Bangkok, 18 Mei 2026 – Asisten pelatih ganda putra utama Indonesia, Chafidz Yusuf, mengungkapkan faktor utama di balik keberhasilan pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjuarai Thailand Open 2026. Menurutnya, peningkatan chemistry dan komunikasi menjadi kunci penting dari kebangkitan pasangan tersebut.
Leo/Daniel sukses merebut gelar juara setelah mengalahkan unggulan pertama asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, pada partai final yang berlangsung di Bangkok.
Chafidz mengawali pernyataannya dengan rasa syukur karena seluruh rangkaian turnamen berjalan lancar tanpa kendala cedera. Ia menilai persiapan tim menuju Thailand Open berlangsung maksimal, baik dari sisi teknis maupun nonteknis.
“Syukur alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar dan dijauhkan dari cedera. Secara teknis persiapan ke sini memang maksimal,” ujar Chafidz.
Ia menjelaskan, proses reuni Leo dan Daniel lebih banyak difokuskan pada aspek nonteknis, terutama membangun kembali chemistry dan komunikasi di lapangan.
“Kalau saya lihat kembalinya Leo dengan Daniel ini lebih banyak ke nonteknis secara chemistry, komunikasi itu jauh lebih baik daripada sebelumnya,” katanya.
Dari sisi permainan, tim pelatih telah mempersiapkan pola-pola permainan yang harus diterapkan secara disiplin. Chafidz menekankan pentingnya penguasaan area depan, tengah, hingga belakang lapangan dengan pola menyerang yang konsisten.
“Penguasaan depan, penguasaan tengah, penguasaan belakang, semua harus ada tekanan dan serangannya. Secara persiapan baik dan mereka juga bisa menerapkannya di pertandingan dengan baik,” jelasnya.
Selain faktor teknis, Chafidz juga menyoroti besarnya motivasi Leo/Daniel untuk kembali menjadi juara. Ia menyebut telah membuat komitmen khusus bersama pelatih Antonius agar pasangan tersebut menjaga kondisi dan disiplin selama turnamen berlangsung.
“Alhamdulillah cukup terlihat di turnamen pertama ini bagaimana mereka menjaga kondisi dengan baik yang membuat mereka berhasil jadi juara,” ucapnya.
Meski demikian, Chafidz mengingatkan tantangan terbesar berikutnya adalah menjaga konsistensi performa di berbagai turnamen besar mendatang.
“Yang menjadi masalah kita semua saat ini adalah menjaga konsistensi. Ini juga akan berlaku untuk Leo/Daniel karena kejuaraan-kejuaraan berikutnya kadang lebih berat dan kami tidak mau melihat dari satu kejuaraan saja,” tegasnya.
Menurutnya, peningkatan power dan speed tetap diperlukan, tetapi konsistensi menjadi aspek paling penting agar pasangan Indonesia tersebut terus berprestasi.
Setelah Thailand Open, Leo/Daniel dijadwalkan tampil pada Malaysia Masters 2026 pekan depan sebelum melanjutkan perjuangan di Indonesia Open 2026.
“Mudah-mudahan mereka bisa tetap menjaga konsistensinya dan mendapat hasil yang terbaik,” tutup Chafidz.
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.