(Sirnas Jakarta) Krisna Dipaksa Bertarung Tiga Game

Krisna_3Jakarta, 11 Mei 2015 – Seri ketiga Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Open 2015 digelar di GOR Asia Afrika Jakarta bertabur atlet Pelatnas. Salah satu diantarnya adalah Krisna Adi Nugraha atlet asal Jaya Raya yang bergabung dengan Pelatnas awal tahun 2015 lalu.

Di pertandingan babak pertama yang digelar Senin (11/5) sore, Krisna sudah dipaksa kerja keras selama tiga game oleh sang rival Fahmi Mubarok dari Candra Wijaya Badminton Club. Menang 21-16 di game pertama, Krisna justru tertinggal 15-20 di game kedua, sempat mengejar sampai kedudukang 19-20, Krisna kembali melakukan kesalahan sendiri saat ia gagal melakukan pukulan backhand dengan sempurna. Ia pun kalah tipis 19-21.

“Di game kedua saya lengah, saya pun banyak melakukan kesalahan sendiri dan tidak sadar kalau skor saya ketinggalan jauh,” ujar Krisna.

Memasuki game ketiga, Krisna langsung menggebrak dan memimpin 8-4. Tetapi Fahmi tak tinggal diam, ia pun berhasil memberikan perlawanan dan menjadikan pertandingan ini kembali ketat dengan hanya selisih satu angka. Jelang akhir pertandingan, Krisna berhasil memegang kendali permainan dan akhirnya meraih tiket ke babak kedua dengan 21-18.

“Di game ketiga saya mencoba untuk fokus lagi seperti di game pertama dan coba untuk ngga kalah start di awal game,” lanjutnya.

Di babak kedua, Krisna sudah dinanti oleh atlet Tangkas Jakarta, Fikri Ihsandi Hatmadi yang menang 21-15 dan 21-18 atas Rizky Ariandi dari Pelita Bakrie. Ini pun akan menjadi perjumpaan pertama antara Krisna dan Firki yang juga pernah menempa kemampuannya di Pelatnas.

“Untuk pertandingan lawan fikri pertemuan pertama kali, sejauh ini fikri mainnya bagus, saya akan berusaha semaksimal mungkin dan tidak banyak melakukan kesalahan sendiri,” lanjutnya.

Selama bergabung bersama Pelatnas, Djarum Sirnas DKI Jakarta Open ini menjadi turnamen ketiga bagi Krisna. Ia berhasil melangkah hingga babak kedua di Flypower Single Open Badminton 2015. Sementara itu di USM International Series 2015, ia harus terhenti di babak perempat final.

“Semoga di turnamen ini saya bisa mencatatkan hasil lebih baik,” pungkasnya.

Tahun lalu, Krisna berhasil menjadi kampiun di nomor tunggal taruna putra Djarum Sirnas seri terakhir di Surabaya, dan ia pun sukses menyabet gelar juara Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PP PBSI 2014 nomor tunggal taruna putra di Cirebon.

Sumber : Media Centre Sirnas

Leave a Reply