(Indonesia International Challenge 2022) Perjuangan Masih Berlanjut, Diprediksi Lebih Ketat

WhatsApp Image 2022-09-26 at 21.26.33Yogyakarta, 26 September 2022

Setelah sukses dengan gelaran Kapal Api Indonesia International Series 2022 pekan lalu, kini giliran turnamen bulutangkis Mansion Sports Indonesia International Challenge 2022 yang siap bergulir pada 27 September – 2 Oktober mendatang.

Masih akan bertempat di GOR Among Raga, Yogyakarta, persaingan di ajang ini diprediksi lebih ketat.

Selain karena kelas dan level turnamen yang lebih tinggi sehingga prize money dan poin ranking yang ditawarkan lebih besar, juga karena peserta yang ikut tidak jauh berbeda dengan turnamen Kapal Api Indonesia International Series 2022.

“Turnamen Mansion Sports Indonesia International Challenge 2022 siap digelar pekan ini. Secara level ada di level lebih tinggi dari Indonesia International Series,” ucap Armand Darmadji, Ketua Panitia Penyelenggara dalam konferensi pers di Hotel Victoria, Sleman, DI Yogyakarta, Senin (26/9) siang.

“Ini berarti hadiah yang diperebutkan lebih besar dan poin ranking yang didapat juga lebih besar. Prize money meningkat dari total USD 5.000 menjadi USD 15.000. Sementara dari sisi poin ranking, juara International Series mendapat poin 2500, sedangkan di International Challenge diganjar 4000 poin. Tentunya ini menjadikan persaingan akan semakin ketat dan menarik untuk disaksikan. Apalagi peserta yang ikut tidak jauh berbeda dari pekan lalu. Jadi dari sisi kekuatan, kurang lebih sudah saling tahu satu sama lain,” terang Armand.

Armand menambahkan bahwa kesuksesan prestasi tim Indonesia yang sukses memborong semua gelar minggu lalu diiringi catatan para pemain pelapis yang belum unjuk gigi.

Ia berharap di turnamen ini mereka bisa lebih baik dan menunjukkan perjuangan maksimal.

“Kesuksesan prestasi kita¬† kemarin dengan memborong semua gelar dari lima sektor, masih diiringi catatan. Bahwa para pemain pelapis, pratama dan junior kita belum semua mendapatkan hasil terbaik,” tutur Armand.

“Semoga di turnamen ini, dengan prize money dan poin ranking yang lebih besar, mereka bisa lebih termotivasi menunjukkan performa yang maksimal,” harapnya.

Dari sisi peserta, Mansion Sports Indonesia International Challenge 2022 berjumlah 211 atlet dari 12 negara. Yaitu Australia, Inggris, Estonia, Hong Kong China, India, Jepang, Malaysia, Singapura, Thailand, Chinese Taipei, Amerika Serikat, dan tuan rumah Indonesia.

Tim Indonesia sendiri menurunkan 137 atlet.

Sementara Ketua Umum Pengurus Provinsi PBSI Daerah Istimewa Yogyakarta, Suhartono mengaturkan terima kasih kepada masyarakat Yogyakarta yang sudah ikut memeriahkan gelaran turnamen bulutangkis internasional dengan menonton langsung di GOR Among Raga.

Ia berharap, di pekan kedua ini animo masyarakat tidak turun bahkan harus meningkat.

“Yogyakarta saat ini siap menyambut turnamen kedua Mansion Sports Indonesia International Challenge 2022 di GOR Among Raga,” sahut Suhartono.

“Terima kasih untuk masyakarat Yogyakarta dan sekitarnya yang sudah memeriahkan pagelaran turnamen bulutangkis Internasional. Dengan kelas dan level turnamen yang naik dari pekan lalu, kami berharap animo masyarakat untuk menyaksikan langsung Mansion Sports Indonesia International Challenge 2022 tidak turun, bahkan kalau bisa lebih meningkat,” katanya.

Kesiapan jelang Mansion Sports Indonesia International Challenge 2022 juga disampaikan pebulutangkis tunggal putra, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay. Juara Kapal Api Indonesia International Series 2022 itu mengaku siap kembali tampil maksimal.

“Saya masih ingin hasil yang terbaik di turnamen kali ini. Poin rangkingnya juga lebih besar, lumayan untuk memperbaiki peringkat dunia saya,” ujar Ikhsan yang akan kembali menempati unggulan pertama.

“Kemenangan di Kapal Api Indonesia International Series 2022 menambah kepercayaan diri dan motivasi saya. Semoga saya bisa bermain dengan maksimal,” tutup Ikhsan.

Dan untuk memeriahkan perhelatan Mansion Sports Indonesia International Challenge 2022, pada hari Minggu (2/10) mendatang akan digelar partai eksebisi antara atlet pelatnas asal Yogyakarta M. Rian Ardianto yang berpasangan dengan Fajar Alfian melawan peraih medali perunggu Olimpiade Athena 2004, Flandy Limpele/Eng Hian.

Leave a Reply