Marcus Fernaldi Gideon dikenal sebagai sosok pebulutangkis yang tangguh dan pantang menyerah. Duetnya dengan Kevin Sanjaya di sektor ganda putra, telah mengantarkannya merebut berbagai gelar juara bergengsi internasional. Kesuksesannya menjuarai All England 2017, menaikkan peringkatnya menjadi ganda peringkat satu dunia.
Marcus lahir di Jakarta, 9 Maret 1991 anak dari pasangan Kurniahu dan Sujati Iskandar. Ia tumbuh didalam keluarga yang akrab dengan bulu tangkis. Ayahnya merupakan mantan atlet bulutangkis Indonesia dan kemudian menjadi pelatih di klub PB Tangkas. Sang ayah pulalah yang membentuk Marcus kecil menjadi seorang pebulutangkis.
Marcus terpilih sebagai pemain Pelatnas tahun 2010 sebagai pemain tunggal putra. Namun tahun 2011, ia pindah ke nomor ganda putra berpasangan dengan Agripinna Prima Rahmanto Putra. Duet ini berhasil meraih gelar juara Singapore Internasional Series 2011 setelah mengalahkan Kevin Sanjaya/Lukhi Apri Nugroho di babak final. Marcus/Agripinna mencatatkan prestasi lainnya, juara Iran Fajr International 2012, runner up Vietnam International Challenge 2012 dan Osaka International Challenge 2012 serta semifinalis India Terbuka Grand Prix Gold 2012. Di India, mereka dihentikan pasangan kuat asal Korea Lee Yong Dae/Ko Sung Hyun, 17-21, 23-21, 18-21.
Tahun 2013, Marcus menyatakan mundur dari Pelatnas. Hal itu terjadi karena polemik karena tidak dikirimnya Marcus/Agripinna ke ajang All England. Sementara rekan-rekan Pelatnasnya yang dikirim, terdapat yang berperingkat dibawah mereka. Meskipun sudah tidak menjadi atlet Pelatnas, Marcus tetap giat berlatih dan mengikuti turnamen secara mandiri.
Nasib baik memayungi Marcus. Ia digandeng oleh salah seorang pemain ganda terbaik Indonesia Markis Kido. Bersama sang peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 tersebut, sinar Marcus semakin memancar. Marcus berhasil meraih gelar superseriesnya pertama di turnamen French Open 2013. Di babak final Marcus/Kido menundukkan pasangan kuat asal negeri jiran Tan Boon Heong/Koo Kean Keat, 21-16 dan 21-18.
Tahun 2014, Markus/Kido menjuarai turnamen Indonesia Masters Grand Prix Gold setelah mengalahkan Selvanus Geh/Kevin Sanjaya Sukomuljo di partai puncak dengan 21-17, 20-22 dan 21-14. Pasangan Markus/Kido juga mampu menembus babak semifinal Malaysia Grand Prix Gold dan All England. Di turnamen tertua di dunia, All England, mereka kalah dari Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.
Tahun 2015, tim pelatih Pelatnas ganda putra memanggil kembali Marcus untuk bergabung. Hal ini disebabkan pemain Pelatnas Selvanus Geh harus istirahat panjang karena sakit. Marcus lalu menjadi pengganti Selvanus sebagai tandemnya Kevin Sanjaya. Diawal berpasangan, mereka sudah menunjukkan potensi walaupun sering terjegal di babak-babak akhir. Sepanjang 2015, Marcus/Kevin mencatatkan prestasi antara lain semifinalis Swiss Open GPG, Vietnam Terbuka GP, Chinese Open GPG, Medali perak SEA Games, runner up Chinese Taipei Open GPG dan juara Chinese Taipei GP.
Tahun 2016, Marcus/Kevin menggebrak dengan raihan gelar juara Malaysia Master GPG. Kemudian gelar superseries pertama diraih di India dan mendapatkan gelar superseries tambahan di Australia Terbuka. Namun, Marcus sempat mengalami cedera sehingga Kevin tampil di Indonesia Master GPG bersama Wahyu Nayaka.
Setelah Gideon sembuh dari cedera, Gideon/Kevin kembali membuat prestasi besar. Mereka meraih gelar superseries premier pertama di China Open. Dibabak final, mereka mengalahkan pasangan Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen21-18 dan 22-20.
Maret 2017, Marcus/Kevin mencatatkan prestasi dengan tinta emas. Mereka menjuarai turnamen tertua di dunia All England. Di babak final, Marcus /Kevin mengalahkan wakil China Liu Yuchen/Li Junhui, 21-19 dan 21-14. Kemenangan ini sekaligus mengantarkan mereka menempati peringkat ganda putra nomor satu dunia. Kesuksesan semakin lengkap dengan keberhasilan pasangan yang dijuluki “the minions” ini berhasil mencetak hattrick di turnamen superseries. Setelah sukses di All England, mereka menjuarai India Open Superseries dengan mengalahkan rekannya Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi dan Malaysia Open Superseries setelah menundukkan Fu Haifeng/Zheng Siwei (Tiongkok) di babak final. Namun karena kelelahan Kevin/Gideon tak berhasil membuat rekor empat kali berturut-turut. Di turnamen Singapore Open, mereka kalah di babak semifinal dari Mathias Boe/Carsten Mogensen.
Marcus /Kevin terus melanjutkan tren kemenangannya dengan menjuarai Japan Open Superseries, mempertahankan gelar China Open Superseries Premier dan Hong Kong Open superseries. Dengan enam gelar, mereka meraih gelar superseries dan superseries terbanyak di tahun 2017, sekaligus menyamai rekor sebelumnya yang dibuat pasangan Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong dari Korea, tahun 2015. Bahkan rekor pasangan Korea tersebut berhasil dilampaui karena Marcus/Kevin menjuarai BWF World Superseries Final 2017 di Dubai. Atas berbagai prestasi tersebut Kevin dan Gideon mendapat penghargaan akhir tahun dari BWF sebagai “Male Player of The Years 2017”
Tahun 2018 terdapat perubahan nama level turnamen dari sebelumnya menggunakan nama superseries premier, super series, grand prix gold dan grand prix menjadi BWF World Tour Super 1000, 750, 500, 300 dan BWF Tour super 100. Di era baru ini, Kevin/Gideon yang berjuluk the minions ini terus merajai gelanggang. Tak tanggung-tanggung, delapan gelar BWF World Tour Super berhasil diraih.
Dimulai dari menjuarai BWF World Tour super 500-Indonesia Masters 2018 dengan mengalahkan Liu Yuchen/Li Junhui (Tiongkok), 11-21, 21-10, 21-16 di babak final. Kemudian memenangkan BWF World Tour Super 500-India Open 2018 setelah menaklukan Kim ASTRUP /Anders Skaarup RASMUSSEN (DEN), 21-14, 21-16 di partandingan pamungkas. Kemenangan ini sekaligus mencetak hattrick dengan menjadi juara tiga tahun berturut-turut di ajang India Open.
Minions juga sukses mempertahankan gelar juara All England 2018 yang menjadi turnamen level BWF World Tour Super 1000. Di pertandingan akhir, mereka menundukan Mathias Boe/Carsten Mogensen (Denmark), 21-17, 21-18. Disusul dengan gelar BWF World Tour Super 1000 yakni Indonesia Open 2018. Tanpa kesulitan yang berarti, minions mengalahkan Takuto Inoue/ Yuki Kaneko (Jepang), 21-13, 21-16 di babak final.
Gelar berikutnya yang diraih adalah juara BWF World Tour Super 750 – Japan Open 2018. Di pertandingan puncak, mereka kembali unggul atas Liu Yuchen/Li Junhui (Tiongkok), 21-11, 21-13. Lalu BWF World Tour Super 750 – Denmark Open 2018 dengan mengalahkan Takeshi KAMURA/ Keigo SONODA (Jepang), 21-15, 21-16. Kemudian BWF World Tour Super 750 – Fuzhou China Open 2018 setelah menuntaskan perlawanan He Jiting/ Tan Qiang (Tiongkok), 25-27, 21-17, 21-15. Dan kedelapan, BWF World Tour Super 500 – Hong Kong Open 2018 dengan menaklukan Takeshi Kamura/ Keigo Sonoda (Jepang), 21-13, 21-12.
Selain itu minions mencatat prestasi gemilang dengan meraih medali emas ganda putra Asian Games 2018. Di hadapan publik Istora Senayan Jakarta, minions mengalahkan rekannya sendiri Fajar Alfian/ Muhammad Rian Ardianto, 13-21, 21-18, 24-22.
Di penghujung tahun 2018, minions harus mundur dari ajang BWF World Tour Finals karena Gideon mengalami cedera di otot leher bagian kanan belakang. Namun mereka kembali meraih penghargaan Male Player of The Year tahun 2018.
Kebangkitan pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan atau yang dijuluki the Daddies menjadi warna tersendiri pada persaingan di tahun 2019. Pertarungan final antara Minions dan Daddies terjadi pada lima turnamen, yakni BWF World Tour Super 500 – Indonesia Masters 2019, BWF World Tour Super 1000 – Indonesia Open 2019, BWF World Tour Super 750 – Japan Open 2019, BWF World Tour Super 1000 – China Open 2019 dan BWF World Tour Super 750 – Denmark Open 2019. Minions memenangkan seluruh pertarungan tersebut sekaligus memastikan gelar juara.
Minions juga meraih tiga gelar juara lainnya BWF World Tour Super 500 – Malaysia Masters 2019 setelah mengalahkan Ong Yew Sin/ Teo Ee Yi (Malaysia), 21-15 dan 21-16. Lalu BWF World Tour Super 750 – French Open 2019 dengan menaklukan Satwiksairaj Rankireddy /Chirag Shetty (India), 21-18, 21-16 dan BWF World Tour Super 750 – Fuzhou China Open 2019 setelah menundukan Takeshi Kamura/ Keigo Sonoda (Jepang), 21-17, 21-19.
Namun pada tiga turnamen bergengsi All England, Kejuaraan Dunia dan BWF World Tour Final 2019, justru dijuarai oleh Daddies. Sepanjang 2019, minions mengalami kesulitan bila bertemu pasangan Jepang Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe. Minion selalu mengalami kekalahan dalam lima kali pertemuan dengan Endo/Watanabe di tahun 2019. Padahal dua pertemuan di tahun 2018 dimenangkan minions. Hal ini berbanding terbalik dengan Daddies yang memenangkan semuanya dari lima kali pertemuan dengan Endo/Watanabe sepanjang tahun 2019.
Memasuki tahun 2020, minions mengikuti turnamen BWF World Tour Super 500 – Malaysia Masters, namun kiprah terhenti di perempat final. Mereka kalah dari rekannya Fajar/Rian. Pekan berikutnya, minions menambah gelar juaranya dengan memenangkan BWF World Tour Super 500 – Indonesia Masters 2020. Mereka kembali unggul atas Daddies di babak final dengan skor, 21-15 dan 21-16. Kemenangan ini sekaligus semakin mengukuhkan Minions dan Daddies sebagai pasangan ganda peringkat satu dan dua dunia.
Sayangnya, minion harus kembali takluk dari Endo/Watanabe di babak final turnamen bergengsi BWF World Tour Super 1000 – All England Open 2020. Mereka kalah dalam bertarungan ketat yang berkahir dengan skor, 18-21, 21-12 dan 19-21. Turnamen All England ini merupakan turnamen terakhir yang diikuti Minons sebelum semua pertandingan ditunda atau dibatalkan karena merebaknya wabah penyakit Covid-19 di seluruh dunia.
Sementara dari luar gelanggang, Gideon melepas masa lajangnya tanggal 14 April 2018. Ia menikahi kekasihnya Agnes Amelia Mulyadi yang merupakan seorang dokter. Resepsi pernikahannya berlangsung di Grand Ballroom Hotel Fairmont, Jakarta. Kebahagian Gideon semakin bertambah setelah tanggal 29 Januari 2019, sang istri melahirkan anak pertamanya yang diberi nama Marcus Fernaldi Gideon Junior. Lalu kemudian menyusul anak keduanya, seorang putri yang lahir tanggal 29 Januari 2021. Anak kedua ini diberi nama Jemima Frederica Gideon.
Profil
Nama : Marcus Fernaldi Gideon
Tanggal Lahir : 9 Maret 1991
Tempat Lahir : Jakarta
Nama Ayah : Kurniahu
Nama Ibu : Sujati Iskandar Bachtiar
Nama Istri : Agnes Amelinda Muljadi
Nama anak : Marcus Fernaldi Gideon Junior & Jemima Frederica Gideon
Pegangan Raket : Kanan
Prestasi
Juara Singapore International Series 2011 (/Agripinna Prima Rahmanto Putra)
Juara Iran Fajr International Challenge 2012 (/Agripinna Prima Rahmanto Putra)
Juara French Open SS 2013 (/Markis Kido)
Juara Indonesia Masters GPG 2014 (/Markis Kido)
Juara Chinese Taipei GP 2015 (/Kevin Sanjaya Sukamuljo)
Juara Malaysia Masters GPG 2016 (/Kevin Sanjaya Sukamuljo)
Juara India Open Superseries 2016 (/Kevin Sanjaya Sukamuljo)
Juara Australian Open SS 2016 (/Kevin Sanjaya Sukamuljo)
Juara China Open SSP 2016 (/Kevin Sanjaya Sukamuljo)
Juara All England SSP 2017 (/Kevin Sanjaya Sukamuljo)
Juara India Open SS 2017 (/Kevin Sanjaya Sukamuljo)
Juara Malaysia Open SS 2017 (/Kevin Sanjaya Sukamuljo)
Juara Japan Open SS 2017 (/Kevin Sanjaya Sukamuljo)
Juara China Open SSP 2017 (/Kevin Sanjaya Sukamuljo)
Juara Hong Kong Open SS 2017 (/Kevin Sanjaya Sukamuljo)
Juara BWF World Tour Super 500 – Indonesia Masters 2018
Juara BWF World Tour Super 500 – India Open 2018
Juara BWF World Tour Super 1000 – All England Open 2018
Juara BWF World Tour Super 1000 – Indonesia Open 2018
Juara Asian Games 2018
Juara BWF World Tour Super 750 – Japan Open 2018
Juara BWF World Tour Super 750 – Denmark Open 2018
Juara BWF World Tour Super 750 – Fuzhou China Open 2018
Juara BWF World Tour Super 500 – Hong Kong Open 2018
Juara BWF World Tour Super 500 – Malaysia Masters 2019
Juara BWF World Tour Super 500 – Indonesia Masters 2019
Juara BWF World Tour Super 1000 – Indonesia Open 2019
Juara BWF World Tour Super 750 – Japan Open 2019
Juara BWF World Tour Super 1000 – China Open 2019
Juara BWF World Tour Super 750 – Denmark Open 2019
Juara BWF World Tour Super 750 – French Open 2019
Juara BWF World Tour Super 750 – Fuzhou China Open 2019
Juara BWF World Tour Super 500 – Indonesia Masters 2020

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.