Pandemi Covid19 telah meluluhlantakan berbagai sektor. Demikian pula dari bidang olah raga. Banyak ajang-ajang besar ditunda, termasuk Olimpiade yang merupakan ajang pesta Olah raga terbesar di dunia. Bahkan beberapa ajang bukan hanya ditunda melainkan dibatalkan.
Bagi atlet bulutangkis, banyaknya turnamen yang batal berimbas pula terhadap turunnya penghasilan. Perolehan hadaiah yang didapat pebulutangkis Indonesia menurun drastis dari tahun-tahun sebelumnya.
Pasangan ganda campuran Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti mengukuhkan diri sebagai peraih hadiah terbanyak diantara atlet Indonesia lainnya. Mereka mengumpulkan hadiah sebesar US$ 84300 atau sekitar 1,18 Milyar rupiah. Bila dibagi dua maka masing-masing memperoleh sekitar 590 juta. Tentu saja, nilai ini jauh dibawah perolehan mereka ditahun 2019 yang mengumpulkan US$ 104.009 atau sekitar 2,9 Milyar rupiah. Bila dibagi dua, masing-masing memperoleh 1,45 milyar rupiah. Padahal saat itu Praveen dan Melati hanya menempati urutan 7-8 sebagai atlet Indonesia yang mendapat hadiah terbanyak.
Beruntungnya, Praveen/Melati mendapat perhatian besar dari klubnya PB Djarum Kudus. Atas prestasinya sebagai juara All England 2020, kedua diganjar bonus sebesar 450 juta rupiah.
Pasangan ganda putra nomor satu dunia, Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon yang selalu menempati urutan pertama beberapa tahun sebelumnya harus mengalami kemerosotan drastis. Tahun ini, mereka menempati peringkat ketiga dan empat dengan masing-masing memperoleh hadiah sekitar 511 juta rupiah. Sangat jauh dibandingkan dengan tahun 2019 dimana masing-masing mengantongi 3,5 Milyar. Demikian pula dibandingkan dengan tahun 2018 ketika masing-masing meraih 3,2 Milyar rupiah.
Urutan berikutnya, diisi oleh Anthony Sinisuka Ginting dengan total hadiah 435 juta, Apriyani Rahayu 372 juta, Greysia Polii 362 juta, Hendra Setiawan 193 juta dan Mohammad Ahsan 193 juta.
Berbeda dengan tahun 2019 dimana terdapat 8 pemain yang memperoleh hadiah lebih dari 1 Milyar rupiah. Selain Praveen/Melati dan Kevin/Gideon, pemain lainnya yang meraih hadiah diatas angka 1 Milyar adalah Hendra (2,7 M), Ahsan (2,7 M), Anthony (2 M) dan Jonatan (1,8 M).
Awal tahun 2021 mendatang, akan dilaksanakan tiga turnamen beruntun di Bangkok, Thailand. Tak tanggung-tanggung, ketiganya menyediakan hadiah yang besar. Yonex Thailand Open (12-17 Januari 2021) akan menyediakan hadiah total US$ 1.000.000 atau 14 Milyar. Hadiah yang sama juga diperebutkan pada ajang Toyota Thailand Open (19-24 Januari 2021). Disusul dengan BWF World Tour Final 2020 (27-31 Januari 2021) yang menyediakan hadiah total US$ 1.500.000 atau sekitar 21 Milyar rupiah.
Dengan hadiah sebanyak itu, merupakan kesempatan bagi para pebulutangkis untuk meraih hadiah sebesar mungkin. Tentu saja, untuk mendapatkan hadiah yang besar maka harus mencetak prestasi sebaik mungkin. Menarik disimak juga adalah apakah BWF memasukan hadiah ketiga turnamen ini sebagai hadiah untuk tahun 2020 atau 2021? Hal ini mengingat ketiga turnamen berurutan tersebut ditutup dengan BWF World Tour Final 2020, meskipun berlangsung di bulan Januari 2021.


Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.