(Jakarta, 24/1/2018) Tunggal putra andalan Indonesia, Jonatan Christie langsung terhenti di babak pertama Indonesia Masters 2018 setelah dikalahkan Son Wan-ho (Korea Selatan) yang merupakan unggulan keempat dengan skor 21-15, 21-10.
Jonatan yang menempati peringkat 13 dunia itu harus mengakui keunggulan lawannya dengan menyerah dalam dua gim. Dia mengaku hal ini dikarenakan faktor angin yang tidak tepat untuknya.
“Sebelum bermain di sini, Saya sudah mencoba lapangan dua kali. Anginnya selalu berubah. Tadi anginnya tidak seperti sesi latihan, jadi tadi bola mati beberapa kali dan itu mengganggu Saya,” ungkap Jonatan.
Selain itu, Jonatan juga mengungkapkan bahwa bermain di negeri sendiri membuat hasrat ingin menang menjadi sangat besar. Hal ini yang juga mempengaruhi penampilannya hari ini (24/1/2018).
“Emang karena main di rumah sendiri, jadi hasrat ingin menang tuh besar. Tapi itu juga yang buat kita terkadang lupa sama stragegi main yang kita sudah kita rancang,” kata pemain kelahiran 1997 itu.
Ketika ditanya mengenai permainan sang lawan, Jonatan membeberkan bahwa Son Wan-ho seperti tidak ingin bermain. Tetapi, Jonatan tidak bisa memaksimalkan kesempatan tersebut.
Peraih medali emas SEA Games 2017 ini akan berusaha mengevaluasi segala permainannya pada hari ini bersama pelatih sebelum berangkat ke Kualifikasi Thomas dan Uber Cup 2108.
“Sebenernya saya kurang memaksimalkan kesempatan, tadi saya merasa Son Wan-ho cukup lambat. Tapi saya merasa juga bukan karena main saya yang jelek, tapi karena pikiran saya yang mungkin kurang fokus karena angin itu,” ujar Jonatan.
Sementara itu, tunggal putra Indonesia lainnya, Ihsan Maulana Mustofa juga harus menghentikan langkah di babak pertama setelah kalah dari Rasmus Gemke (Denmark) dengan tiga gim 17-21, 23-21, 21-16.
Deby Dahlia
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.