Turnamen Osaka International Challenge 2015, berakhir kemarin (05/04). Gelar juara menjadi milik tiga negara Asia Timur. Tuan rumah Jepang dan Korea, sama-sama mengoleksi dua gelar juara, sementara sisanya jatuh ke tangan atlet negeri tirai bambu, Tiongkok.
Dua gelar tuan rumah, diraih lewat pertarungan final sesama pemainnya. Sayaka Takahashi merebut juara tunggal putri setelah unggul atas rekannya Sayaka Sato dengan, 21-11, 15-21 dan 29-27. Di nomor ganda putra Kenta Kazuno/Kazushi Yamada, menjadi juara dengan mengalahkan Takuto Inoue/Yuki Kaneko, 21-9, 21-9. Korea memenangkan gelar juara tunggal putra dan ganda campuran melalui Jeon Hyeok Jin dan pasangan Kim Duck Young/Eom Hye Won. Pasangan asal Tiongkok Chen Qingchen/Jia Yi Fan menjadi kampiun di nomor ganda putri.
Sementara langkah pasangan ganda campuran Indonesia, Alfian Eko Prasetya/Shela Devi Aulia, terhenti di semifinal setelah kalah dari pasangan Tiongkok, Liu Yuchen/Huang Dongping. Ini menjadi capaian terbaik wakil Indonesia di turnamen yang digelar di Moriguchi City Gymnasium, Osaka, Jepang. Sedangkan wakil lainnya, Firman Abdul Kholik dan Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti hanya sampai babak perempat final.
“Secara target kita gagal. Dua tahun lalu kita kirim ke Osaka, dapat satu gelar lewat Lukhi/Annisa. Tapi jika dilihat materi pemain yang turun kali ini dari Tiongkok, Korea, dan Taiwan, memang semuanya kuat-kuat yang hadir. Ini levelnya Challenge tapi sudah seperti GPG,” ujar Nova Widianto, pelatih ganda campuran.
“Kita tetap menargetkan juara sejak awal walaupun musuh-musuh berat,” imbuh mantan pasangan Liliyana Natsir ini.
Nova pun mengomentari penampilan Alfian/Shela yang mampu menembus babak semifinal. “Alfian dan Shela walaupun belum menunjukkan prestasi yang bagus, tapi di sini saya liat penampilan mereka sudah lumayan baik. Mereka baru dipasangkan dan baru ikut dua turnamen. Di babak 16 besar kemarin mereka mampu mengalahkan pasangan Tiongkok dua game langsung,” kata Nova.
“Untuk Ronald dan Melati sendiri, penampilan mereka di perempat final, kalo saya liat, kurang baik. Mereka masih belum stabil dan ini jadi pr untuk diperbaiki. Terutama di pertahanan dan placing bola,” tambahnya.
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.