(Surabaya, 25/02/17) Perebutan posisi ketiga beregu putra pada gelaran Djarum Superliga 2017 , kali ini mempertemukan tim Mutiara Cardinal Bandung dan Berkat Abadi Banjarmasin. Pertandingan yang digelar di DBL Arena Surabaya ini cukup menegangkan. Pasalnya, kali ini kedua tim sama-sama mengeluarkan pemain-pemain terbaik mereka.
Pertandingan terjadi hingga partai kelima, usai kedua tim tersebut meraih angka seri 2-2. Tunggal putra ketiga yang turun adalah Panji Ahmad Maulana (Mutiara Cardinal) yang berhadapan dengan Kenichi Tago (Berkat Abadi).
Sebagai partai penentuan, kedua pemain ini bermain sangat baik dan mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. Pertandingan berlanjut hingga tiga set dengan angka yang begitu ketat. Namun sayang, Panji dan timnya harus menelan kekalahan dengan skor akhir 2-3.
“Tadi agak terlalu nafsu tapi juga ragu-ragu. Udah unggul nafsu pengen menangin. Set ketiga agak kendor juga temponya, saya ga siap sama serangan lawan. Liat hasil ini sih ya puas tapi nyesek juga gabisa menang,” ujar Panji.
Pemain kelahiran 1997 ini pun mengaku banyak mengambil pelajaran ketika melawan Kenichi Tago. Menurutnya, ini adalah pengalaman agar ia bisa lebih fokus dan memperbaiki cara bermainnya.
“Lawan Kenichi tentu jadi pengalaman , jadi lawan senior harus jaga cara main, pikiran dan fokusnya. Nggak kaya pertandingan nasional, beda jauh,” komentar Panji.
Berbicara mengenai target, Panji mengaku ingin sekali bisa menyusul tiga rekannya yang sudah lebih dulu dikenal dan mampu bersaing dengan atlet-atlet dunia.
“Target sampai akhir tahun ini sih ya kalo bisa nyusul yang bertiga itu, Ihsan Jonatan, Anthony. Target ranking juga pengennya masuk 20 besar akhir tahun ini, liat Ihsan, Jonatan, Anthony jadi lebih termotivasi juga,” pungkas Panji.
(red/DD)
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.