Ahsan/Hendra Kalah, Ganda Putra Tanpa Wakil

(Jakarta, 02/06/2016)DSC_0749

Juara dunia ganda putra 2013 dan 2015, Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan, harus mengakhiri langkahnya di babak enam belas besar kejuaraan BCA Indonesia Open 2016. Ahsan/Hendra harus takluk di tangan wakil Denmark, Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding dalam tiga game dengan skor 21-19, 13-21, dan 18-21.

Ahsan/Hendra gagal mengulang kemenangannya di laga final Thomas Cup kemarin, di mana saat itu Ahsan/Hendra menang dalam dua game langsung dengan skor 21-18 dan 21-13. Ahsan/Hendra mengakui kalau hari ini mereka memang melakukan banyak kesalahan dalam pertandingan melawan Mads/Mads.

“Hari ini ga sesuai harapan, ya. Tapi kita tetap positif, masih ada satu lagi di Australia menjelang Olimpiade. Hari ini banyak mati sendiri, merekanya (Mads/Mads) juga bagus,” ucap Hendra.

“Hari ini mereka lebih berani, berani dahuluin bola. Kalau di Thomas Cup kita kendalikan permainan, kali ini mereka yang kendalikan kita,” lanjut Ahsan.

Pencapaian ini memperpanjang catatan kurang baik Ahsan/Hendra selama 2016. Ahsan/Hendra belum pernah meraih satu gelar Super Series pun sejak awal tahun lalu. Pada Indonesia Open 2015, Ahsan/Hendra berhasil mencapai babak semifinal, dan ini merupakan penurunan yang cukup drastis dari pasangan nomor dua dunia ini.

“Target sih juara, ya. Kita ga selamanya ada di top performance. Masih ada tunggal putra muda kita juga, kan, mungkin ini waktunya mereka juara,” imbuh Hendra.

Dengan kekalahan Ahsan/Hendra berarti sektor ganda putra Indonesia tanpa wakil di babak delapan besar. Kekalahan ini juga menambah daftar unggulan Indonesia yang tumbang di babak kedua setelah Greysia/Nitya dan Tontowi/Liliyana juga ikut tersingkir di babak kedua.

 

(RF/DD)

 

 

Leave a Reply