Pasangan ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, gagal melanjutkan langkahnya dalam kejuaraan BCA Indonesia Open Super Series Premier 2016. Greysia/Nitya kalah dari tangan pebulutangkis Malaysia, Vivian Kah Mun Hoo/Khe Wei Woon dalam dua game langsung dengan skor 17-21 dan 19-21. Hal ini merupakan sebuah penurunan karena pada Indonesia Open 2015, Greysia/Nitya berhasil menjadi runner-up.
Pasangan Malaysia ini mengaku memanfaatkan cedera yang dialami oleh Nitya saat Kejuaraan Asia lalu, sehingga pergerakan Nitya pun belum sebaik biasanya. Selain daripada itu, pasangan Malaysia ini mengaku mereka juga beruntung karena bisa mengatasi tekanan dari penonton Istora.
“Bermain di sini tekanannya sungguh besar. Beruntung tadi kami bisa me-manage tekanan yang ada. Selain itu, Greysia/Nitya juga tidak berada dalam performa terbaik mereka,” ucap Khe Wei Woon.
Bermain fokus menjadi kunci utama kemenangan pasangan Malaysia ini, lalu mereka menilai bahwa gemuruh dan dukungan yang sangat besar dari penonton malah membuat pasangan Greysia/Nitya menjadi tertekan. Sejak awal pertandingan, Greysia/Nitya memang terlihat tidak bermain di dalam performanya. Banyak kesalahan-kesalahan kecil yang terus terjadi sehingga perolehan poin mereka terus tertinggal dari Vivian/Khe.
“Kondisi kami memang tidak seratus persen fit. Bukannya cari alas an, tapi inilah yang kami rasakan,” ucap Greysia.
“Kami tak berada dalam performa terbaik. Paha saya ketarik, Nitya juga belum pulih dari cederanya,” Lnjut Greysia.
Hal ini terlihat di lapangan ketika Greysia/Nitya tidak bermain seperti biasanya. Kondisi di lapangan pun Greysia/Nitya selalu berada di bawah tekanan. Pergerakannya pun tidak seperti biasanya,pun dengan pertahanan mereka yang cukup mudah ditembus oleh pasangan Malaysia.
(RF/DD)

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.