Tim Piala Thomas Berhasil ke Babak Final

(Khunsan, 20/05/2015)

Tim Piala Thomas Indonesia berhasil melaju ke babak final setelah mengalahkan Korea dengan skor 3-1 pada Jumat (20/05) sore. Hendra Setiawan dan kawan-kawan sukses memperdayai Korea yang sebelumnya berhasil membungkam China.

Indonesia sempat tertinggal 0-1 setelah Jonatan Christie harus mengakui keunggulan Son Wan Ho dalam dua game langsung dengan skor 10-21 dan 16-21. Jonatan gagal membuka poin untuk Indonesia setelah permainannya berhasil dokontrol oleh pemain tunggal putra nomor satu Korea tersebut.

“Kurang puas dengan penampilan hari ini, saya minta maaf karena saya belum bisa menyumbang poin untuk tim Indonesia. Dari sini saya belajar kalau melawan pemain top 10 dunia memang nggak gampang,” ucap Jonatan kepada Badmintonindonesia.org.

Langsung menurunkan ganda terbaik, pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan akan menghadapi rivalnya di berbagai kejuaraan, Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong. Ini menjadi laga paling menarik karena mempertemukan pasangan nomor satu dunia (Lee/Yoo) dan nomor dua dunia (Ahsan/Hendra).

Seolah menjawab semua keraguan masyarakat yang menilai penampilan mereka telah menurun drastis, Ahsan/Hendra langsung bermain apik dan rapi sejak awal game pertama. Pukulan-pukulan “ajaib” Ahsan sanggup mendulang poin demi poin hingga membuat pasangan Korea tidak berdaya di lapangan.

Menang dengan cukup mudah, Ahsan/Hendra berhasil menyamakan kedudukan atas Korea setelah menang dengan skor 21-15 dan 21-12 atas pasangan Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong.

“Kami bersyukur bisa memenangkan pertandingan hari ini dan menyumbang poin untuk tim Thomas Indonesia. Kami yakin akan meraih dua poin lagi, pertandingan belum usai, kami berdoa semoga bisa menang dari Korea dan melaju ke final,” ucap Ahsan.

Partai yang terbilang krusial harus ditanggung oleh pemain berusia 19 tahun, Anthony Sinisuka Ginting. Pemain asal Cimahi itu berhadapan dengan salah satu pemain top dunia, Lee Dong Keun. Di atas kertas, Anthony memang berada di bawah Lee, baik dari sisi jam terbang mau pun peringkat.

Hal mengejutkan terjadi, Anthony memperpanjang kesuksesannya dalam bermain di nomor beregu. Sejak kualifikasi Piala Thomas, Anthony memang belum pernah terkalahkan, bahkan oleh pemain top dunia.

Kali ini, Lee Dong Keun pun menjadi korbannya, Anthony berhasil membawa Indonesia balik unggul setelah berhasil mengalahkan Lee dalam dua game langsung dengan skor 21-18 dan 21-18. Indonesia berada di atas angina setelah akhirnya unggu 2-1 atas Korea.

“Saya tidak terlalu memikirkan mau nyumbang poin banget, nanti jadinya bumerang buat saya, jadinya saya tegang. Kemenangan Hendra/Ahsan membuat saya termotivasi untuk menunjukkan yang terbaik di lapangan,”

Partai keempat dimainkan, laga ini mempertemukan pasangan Angga Pratama/Ricky Karanda dengan pasangan Kim Gi Jung/Kim Sa Rang. Duel ini juga terbilang menarik, sama-sama mempertemukan pasangan terbaik nomor dua di negaranya masing-masing.

Pola yang cukup berbeda dari permainan Ahsan/Hendra, Angga/Ricky cenderung langsung menerapkan pola menyerang. Hal ini membuat pasangan Korea langsung tertekan sejak awal permainan. Smash-smash keras Angga/Ricky terus mendulang poin hingga akhirnya harapan ke final semakin terbuka setelah Angga/Ricky berhasil mengamankan game pertama dengan skor 21-15.

Langsung menutup interval game kedua dengan skor 11-6, Angga/Ricky semakin percaya diri. Pola permainan yang hampir sama terus diterapkan. Sempat unggul 19-12, pasangan Korea langsung mendekat hingga skor 19-16.

Sergapan cepat di depan net oleh Angga Pratama memastikan kemenangan Indonesia atas Korea dengan skor 21-18. Hasil ini juga membawa Tim Piala Thomas Indonesia menuju ke babak final dan menanti lawan antara Denmark atau Malaysia.

 

(Rizaldy Fry)

Sumber: Badmintonindonesia.org

 

Leave a Reply