(Kunshan, 19/05/2015)
Capaian berbeda didapatkan oleh Tim Piala Thomas Indonesia, Hendra Setiawan dan kawan-kawan berhasil melangkah ke babak semifinal setelah berhasil tumbangkan Hong Kong dengan skor 3-1 pada Kamis (19/05) sore.
Pencapaian ini jauh lebih baik dibandingkan dengan ajang Thomas Cup 2012, di mana baik tim Thomas mau pun Uber harus sama-sama kandas di babak perempat final. Kali ini, hanya tim Uber sajalah yang harus mengakhiri langkahnya dalam pergelaran Thomas Uber Cup 2016.
Tommy Sugiarto menjadi pahlawan pertama untuk Indonesia. Anak dari Icuk Sugiarto ini berhasil membuka keunggulan dengan mengalahkan NG Ka Long Angus dalam laga tiga game dengan skor 11-21, 21-19, dan 21-15.
Kemenangan Tommy tentunya memiliki pengaruh besar kepada Tim Thomas Indonesia. Berhasil unggul 1-0 atas Hong Kong membuat Indonesia kian percaya diri untuk bisa memenagkan laga di babak perempat final ini.
Di partai kedua, pemain andalan Indonesia yang sekaligus juara dunia 2013 dan 2015 pun turun. Pasangan Hendra Setiawan/Muhammad Ahsan mencoba untuk menggandakan keunggulan dengan melawan OR Chin Chung/Tang Chun Man.
Pada babak kualifikasi sebelumnya, Hendra/Ahsan berhasil mengalahkan pasangan Hong Kong ini dengan skor 22-20 dan 22-20. Namun, pada babak perempat final kali ini sebuah kejutan pun terjadi. Hendra/Ahsan justru kalah dari pasangan Hong Kong tersebut dengan skor 17-21 dan 19-21.
Kekalahan Hendra/Ahsan ini terbilang mengejutkan. Akhir-akhir ini memang penampilan dari pasangan nomor dua dunia ini cukup mengkhawatirkan. Namun, kekalahan ini belum sampai memupuskan harapan Indonesia untuk bisa mencapai babak semifinal.
Pemain tunggal putra berusia 18 tahun, Jonatan Christie, dipercaya untuk turun melawan pemain senior Hong Kong, Hu Yun. Dalam beberapa pertemuan terakhir melawan Hu Yun, Jonatan memiliki catatan positif.
Jonatan sempat membuat Indonesia bisa bernafas cukup lega, ia berhasil mengalahkan Hu Yun dalam game pertama dengan skor 21-14. Situasi berbeda terlihat di game kedua, di mana Hu Yun mulai menemukan format permainan terbaiknya.
Kemenangan di game pertama pun tidak berarti Jonatan bisa menaklukan Hu Yun dengan mudah di game kedua. Justru Hu Yun sanggup membungkam Jonatan dengan kor tipis 18-21.
Laga terpaksa diperpanjang hingga game ketiga, saat awal game, Jonatan sempat dibuat kewalahan oleh Hu Yun. Skor 8-11 menjadi penutup interval game ketiga. Saat berpindah lapangan, Jonatan nampak memiliki motivasi lebih, ia ingin kembali mengalahkan pemain senior Hong Kong ini.
Pola permainan yang sama dengan game pertama pun diterapkan. Jonatan akhirnya mampu menyamakan kedudukan bahkan langsung berbalik unggul menjadi 17-12 sebelum akhirnya bisa memenangkan game ketiga dengan skor 21-16.
Kembali memimpin dengan skor 2-1 membuat Indonesia tinggal membutuhkan satu kemenangan lagi untuk bisa mencapai babak semifinal. Pemain lapis kedua Angga Pratama/Ricky Karanda pun turun untuk melawan pasangan Law Cheuk Him/Yeung Shing Choi.
Angga/Ricky membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk bisa menyelesaikan permainan melawan ganda kedua Hong Kong ini. Dengan skor akhir 21-16 dan 21-14, Angga/Ricky menjadi penentu kemenangan Indonesia atas Hong Kong dan berhasil membawa Tim Thomas Indonesia ke babak semifinal. Lawan Indonesia di babak semifinal nanti adalah antara Korea atau China.
(Rizaldy Fry)
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.