Praveen: “Kita masih belum setara Owi/Butet.”

(Jakarta, 11/05/2016)

 

Salah satu pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto, siap menerima tantangan untuk memberikan hasil terbaik dalam kejuaraan BCA Indonesia Open Superseries Premier 2016.

Dalam acara jumpa pers yang dilakukan di Hotel Kempinski, Jakarta, pada Rabu (11/05) siang ini, Praveen dan Debby yang didampingi oleh sang pelatih, Rexy Mainaky, mengutarakan kesiapannya untuk bermain maksimal dalam kejuaraan yang akan digelar akhir Mei mendatang ini.

“Untuk tantangan hasil maksimal di Indonesia Open pasti berani. Kami minta dukungan, semoga bisa maksimal,” ujar Debby.

“Kami pengen kasih yang terbaik supaya bisa memuaskan semua yang mendukung kami,” lanjut Praveen.

Sejak menjuarai All England 2016, Praveen/Debby memang digadang-gadang menjadi salah satu pemain yang sanggup menggantikan kejayaan pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Banyak juga yang mengungkapkan bahwa Praveen/Debby kini sudah sejajar dengan pasangan terbaik Indonesia tersebut.

Mengomentari hal itu, baik Praveen mau pun Debby menyatakan ketidak sepakatannya dengan statement yang diberikan oleh beberapa pihak, khususnya para pencinta bulutangkis tanah air. Praveen mengungkapkan bahwa mereka masih belum bisa dikatakan sejajar dengan pasangan Owi/Butet (sebutan untuk Tontowi/Liliyana).

“Kita disetarain sama Owi/Butet itu masih belum banget. Prestasi mereka sudah banyak banget. Kita hanya pelapis dan berharap membuat kejutan,” tutur Praveen.

Pasangan peringkat delapan dunia ini akhirnya dinyatakan lolos setelah berhasil finis di posisi ke-8 ketika perhitungan akhir poin untuk olimpiade beberapa pekan lalu. Dan ajang BCA Indonesia Open 2016 ini juga akan menjadi salah satu turnamen yang akan dijadikan bahan evaluasi menjelang Olimpiade Rio 2016.

 

 

(Rizaldy Fry)

Leave a Reply