(Malaysia Masters 2016) Marcus/Kevin Tembus Final

(Jakarta, 23/1/2016)

Usai menumbangkan unggulan di laga semifinal Malaysia Masters 2016, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo tak lantas puas. Keduanya terus melesat ke babak final dengan menekuk wakil Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, lewat pertarungan dua game, dengan skor 21-7, 21-17, dalam waktu 29 menit saja. Kemenangan ini membuat Marcus/Kevin unggul 1-0 dalam catatan pertemuan dengan Kamura/Sonoda.

 

Sebelumnya di babak semifinal, Marcus/Kevin yang tak diunggulkan ini meruntuhkan pertahanan ganda putra terbaik Taiwan, Tsai Chia Hsin/Lee Sheng Mu, 15-21, 22-20, 21-13.

 

Lolosnya Marcus/Kevin ke partai puncak tentunya menjadi sebuah sinyal positif dalam perkembangan prestasi pasangan peraih medali perak SEA Games Singapura 2015 ini. Keduanya mampu membuktikan dapat bersaing di kejuaraan level grand prix gold bahkan di level yang lebih tinggi yaitu super series.

 

Perpaduan kedua pasangan ini memang cukup unik. Kevin merupakan pemain muda yang terkenal akan pukulan-pukulannya yang ‘ajaib’, sedangkan Marcus yang lebih senior, adalah pemain yang gesit dan punya kecepatan. Kombinasi ini seringkali menyulitkan buat lawan.

 

“Kami rasa kunci kemenangan kami di semifinal adalah bermain sabar dan fokus di lapangan. Kami juga tidak mau adu pukulan kencang sama lawan karena bisa berbahaya, mereka pukulannya juga kencang, jadi kami lebih banyak mengatur dulu,” jelas Marcus yang dihubungi dari Jakarta.

 

“Di game pertama, kami menang dengan skor telak, karena lawan kesulitan mengembangkan permainan dan tidak menemukan ritme permainan mereka. Sedangkan kami tampil lebih percaya diri karena di perempat final berhasil mengalahkan pasangan unggulan,”tambah Marcus kepada Badmintonindonesia.org.

 

Dikatakan oleh Aryono Miranat, asisten pelatih ganda putra PBSI yang mendampingi Marcus/Kevin saat bertanding, di game pertama anak-anak didiknya memperlambat permainan hingga membuat lawan kewalahan. Namun di game kedua, justru Marcus/Kevin yang sempat terbawa pola permainan lawan yang kencang dan cepat hingga poin kedua pasangan hanya selisih sedikit.

 

Pada laga final yang akan dilangsungkan besok, Minggu (24/1), Marcus/Kevin akan ditantang ganda senior Malaysia, Koo Kean Keat/Tan Boon Heong. Skor pertemuan sementara diungguli Marcus/Kevin dengan kedudukan 1-0.

 

“Lawan di final lebih senior dan lebih berpengalaman. Marcus/Kevin tampaknya harus mengubah tempo permainan menjadi lebih cepat dan sebisa mungkin menyerang duluan,” ujar Aryono.

 

Sementara itu di sektor tunggal putra, Tommy Sugiarto belum berhasil menaklukkan Lee Chong Wei yang merupakan salah satu pemain tunggal putra terbaik dunia yang berasal dari Negeri Jiran. Tommy ditundukkan Chong Wei dalam laga di Spice Stadium dengan skor 19-21, 15-21.

Leave a Reply