(Chinese Taipei GP 2015) Ihsan Terhenti, Masih Ada Sony dan Simon  

2015_TaipeiGP_PBSI_Ihsan4(Taipei, 17/10/2015)

 Ihsan Maulana Mustofa mau tak mau mesti mengakui kehebatan lawannya, Wang Tzu Wei (Taiwan), di babak semifinal tunggal putra kejuaraan Chinese Taipei Open Grand Prix 2015. Ihsan ditaklukkan peraih medali perak BWF World Junior Championships 2013 tersebut dengan skor 10-21, 21-8, 15-21.

Kekuatan Ihsan dan Wang sebetulnya cukup imbang. Dilihat dari peringkat dunia, selisihnya pun tidak jauh. Ihsan kini menduduki peringkat 43 dunia, sedangkan Wang ada di rangking 49 dunia. Tak heran jika partai semifinal turnamen berhadiah total 50 ribu Dollar AS ini berlangsung hingga tiga game.

“Saya merasa kurang fokus di pertandingan ini, permainan net saya kurang bagus, banyak ragu-ragu. Sedangkan Wang memang terkenal dengan permainan net yang rapi. Soal stamina, sebetulnya Wang sudah habis, dan saya masih lebih kuat, tetapi saya merasa permainan saya kurang greget,” jelas Ihsan soal pertandingan.

Pada kedudukan 8-13 di game penentuan, Ihsan melayangkan protes atas keputusan hakim garis yang menyatakan bola pengembalian Wang di sudut belakang lapangan masuk, padahal menurut Ihsan bola jatuhnya jauh di luar garis.

“Saya kecewa sekali dengan keputusan hakim garis, sudah beberapa kali terjadi di pertandingan ini. Namun yang digame ketiga paling parah, sejak saat itu saya merasa kesal dan kehilangan fokus,” ungkap Ihsan.

“Sebetulnya Ihsan banyak mendapat pelajaran dari pertandingan ini, kalau dia bisa menjaga emosi saat game ketiga, mungkin ada peluang ke final. Namun sebagai pemain muda, Ihsan masih belum bisa mengontrol emosi saat merasa dicurangi oleh hakim garis, padahal tadi bisa meraih berapa poin sekaligus,” jelas Marlev Mainaky, pelatih tunggal putra yang mendampingi Ihsan.

Walaupun Ihsan gagal menembus partai puncak, namun Indonesia tetap berpeluang untuk membawa pulang gelar juara. Pada laga semifinal di pool atas, dua pemain senior akan bertemu. Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso akan saling berhadapan memperebutkan tiket final. Ini adalah pertemuan ketiga buat keduanya setelah terakhir berjumpa di Japan Open Super Series 2009.

 

Leave a Reply