(India Open Super Series 2015) Petik Pelajaran Dari Semifinal Pertama

edi subaktiar-gloria emanuelle widjaja 1Tiga wakil Indonesia di India Open Superseries 2015 akhirnya harus terhenti di semifinal, Sabtu kemarin (28/3). Pasangan ganda campuran Edi Subaktiar/Gloria Emmanuelle Widjaja harus mengakui keunggulan pasangan Tiongkok yang merupakan unggulan kedua Liu Cheng/ Bao Yixin. Mereka kalah dua game langsung, 13-21 dan 10-21.

“Permainan kami tadi masih kalah cepat, permainan mereka jauh di atas kami. Tapi ini menjadi pelajaran bagi kami untuk terus lebih baik, latihan lebih banyak lagi,” kata Gloria.

Capaian semifinalis di India Open Super Series merupakan yang pertama bagi Edi/Gloria di ajang sekelas super series.

“Ini semifinal pertama kami di tingkat super series. Kami berdua bersyukur bisa sampai ke semifinal. Kami bisa merasakan lawan pemain-pemain top dunia, kedepannya kami harus berusaha lebih baik lagi,” tambah Gloria.

Pasangan ganda campuran lainnya, Praveen/Debby rupanya belum berhasil menaklukkan duet Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen, Denmark. Pasangan Indonesia tersebut kalah dua game langsung, 16-21 dan 14-21.

“Kendala mendasar untuk melawan pasangan Denmark ini sebenarnya tidak ada. Cuma tadi kami terbawa permainan lawan. Pasangan Denmark ini memang lebih matang dalam pola permainannya,” kata Praveen

“Pola permainan mereka sangat matang, cukup sulit untuk menghadapinya. Kami sempat ingin membawa mereka ke pola permainan kami, tetapi mereka juga terus memaksakan pola mereka kepada kami,” kata Praveen lagi.

Hasil ini secara otomatis menambah dominasi Joachim/Christinna atas Praveen/Debby. Rekor pertemuan keduanya pun semakin jauh berjarak, dengan 5-0 untuk pasangan Denmark tersebut.

Sementara Tommy Sugiarto yang menjadi wakil tunggal putra harus mengakhiri langkahnya usai berhadapan dengan Viktor Axelsen, Denmark. Tommy kalah usai memutuskan mundur di game kedua, 24-22 dan 11-17. Sebelumnya di babak perempat final, Tommy membuat kejutan dengan mengalahkan legenda bulutangkis asal Tiongkok, Lin Dan.

 

Leave a Reply