Magelang, 26 Agustus 2015 – Pebulutangkis Victory So Nice, Renna Suwarno sukses membuat kejutan di Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Jawa Tengah Open 2015. Di turnamen yang digelar di GOR Djarum, Magelang ini, Renna melangkah ke perempat final usai menjegal unggulan teratas, Aprilia Yuswandari dari Semen Gresik.
Renna membutuhkan tiga game untuk bisa menekuk finalis Djarum Sirnas Yogyakarta itu. Kalah 18-21 di game pembuka, Renna berhasil mendominasi laga di sisa pertandingan. Ia menang tipis 21-18 di game kedua, dan menutup pertandingan dengan 21-15.
“Alhamdulillah bisa menang, padahal dia berada di atas saya (lebih diunggulkan dan lebih senior – red),” ujar Renna usai laga.
“Di game pertama saya masih belum siap meladeni permainan April, tetapi di game kedua setelah diingatkan pelatih saya lebih siap untuk menerima dan mengarahkan bola,” lanjutnya.
Kemenangannya di game kedua pun diakui Renna turut menambah kepercayaan dirinya untuk menghadapi game ketiga. “Kemenangan di game kedua menambah rasa percaya diri saya, jadi saya semakin yakin di game ketiga,” ujar atlet yang juga pernah menjadi bagian dari Pelatnas, Cipayung ini.
Sementara itu, Aprilia mengaku memang permainannya tidak seperti biasanya. “Sebenarnya kemenangan saya di game pertama juga karena lawan yang cukup banyak melakukan kesalahan, sementara saya sendiri tidak bisa memaksakan diri saya untuk bisa mengikuti ritme permainan Renna. Di game kedua, lawan sudah lebih siap,” ujar April usai laga.
Kemenangan ini membawanya untuk berjumpa dengan atlet Pelita Bakrie, Jauza Fahila Sugiarto. Putri dari Icuk Sugiarto ini berhasil menang 21-6 dan 21-18 atas wakil Mutiara Cardinal, Linda Mutiara Pertiwi dengan 21-6 dan 21-18.
“Untuk lawan Jauza, yang penting harus siap mental di lapangan. Saya sendiri tidak mau menjadikannya beban karena dia lebih muda dari saya. Pokoknya main maksimal saja,” pungkasnya.
Pelatnas Sisakan Gregoria di Tunggal Putri
Di partai lainnya, wakil Pelatnas Priskila Siahaya masih harus mengakui keunggulan Ganis Nur Rahmadhani dari Pertamina Fastron. Priskila harus kalah 18-21 dan 19-21. “Saya masih kalah pengalaman di poin-poin kritis,” ujar Priskila.
Di sepanjang game pertama, Priskila memang sempat terus tertinggal, sempat menyamakan kedudukan diangka 18, Priskila melakukan kesalahan tiga kali beruntun, hingga membuatnya kehilangan game pembuka ini. Sedangkan di game kedua, Priskila yang sempat unggul 11-8, dan terus memimpin sampai kedudukan 19-18 juga harus merelakan kemenangan atas unggulan tiga itu.
“Hari ini juga Ganis bermain bagus, pukulan-pukulannya selalu pas di garis,” pungkasnya.
Dengan kekalahan yang dialami oleh Priskila ini, maka Pelatnas tinggal menyisakan Gregoria Mariska Tunjung Sari. Ia berhasil melangkah ke perempat final tanpa harus bertanding, setelah lawannya batal hadir di GOR Djarum, Magelang.
Mereka ke perempat final bersama Ana Rovita (Pertamina Fastron), Febby Angguni (Tjakrindo Masters), Hera Desi Ana Rachmawati (Mutiara Cardinal), dan Elizabeth Purwaningtyas (SGS PLN).
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.