Fran Kurniawan yang memang sudah berharap cukup lama untuk bisa tampil
bersama sang adik, Fernando Kurniawan akhirnya bisa mewujudkan hal
ini. Tak tanggung, pasangan kakak beradik ini sukses menjadi kampiun
di debut perdana mereka tampil bersama.
Di arena Djarum Sirkuit Nasional (Djarum SIrnas) Li Ning Yogyakarta
Open 2015, ganda binaan PB Djarum ini berhasil keluar sebagai juara
setelah berhasil menang di partai puncak. Berjumpa dengan wakil dari
Jaya Raya Suryanaga, Tri Kusumawardhana/Christoper Rusdianto,
Fran/Fernando berhasil mendominasi laga pada Sabtu (22/8) siang.
Dengan persiapan yang terhitung singkat, Fran/Fernando mampu tampil
meyakinkan sejak turnamen yang menggelontorkan hadiah total Rp 220
juta ini dimulai. “Persiapannya terhitung pendek, karena Edo
(panggilan Fernando – red) baru kembali dari Hong Kong hari Senin
lalu,” ujar Fran.
Dengan waktu persiapan yang pendek ini, Fran/Fernando justru berhasil
memanfaatkan keadaan, di final mereka berhasil menang dengan dua game
langsung 21-14 di kedua game.
“Yang pasti kami tidak menyangka akhirnya bisa juara, apalagi
persiapan memang cuma empat hari ternyata kita sudah bisa kompak di
lapangan,” ujar Edo.
“Kuncinya ya saya di lapangan benar-benar menganggap dia partner saya,
bukan adik. Dan saya sih berharap Edo juga begitu, jadi kami sama-sama
tidak canggung di lapangan. Lebih enak untuk saling mengingatkan saat
bertanding. Yang pasti senang bisa akhirnya pasangan dan juara sama
adik sendiri,” tambah Fran yang saat ini sudah dikaruniai dua orang
anak itu.
Usai Djarum Sirnas Yogyakarta dan menuai sukses, Fran/Fernando
berencana untuk terus berpasangan. Hanya saja mereka harus absen di
Djarum Sirnas seri ke enam di Magelang, hal ini terkait Fran yang
harus bertolak ke Vietnam Grand Prix 2015 yang akan digelar pekan
depan untuk turun di ganda campuran bersama Komala Dewi.
“Kami berharap untuk bisa terus berpasangan, tetapi tergantung
bagaimana kebijakan klub juga. Saya ingin mencoba bermain bersama Edo
di turnamen internasional,” pungkas Fran.
Sementara itu, raihan medali emas terbanyak berhasil dicatatkan oleh
PB Djarum. Mereka membawa pulang total tujuh gelar juara, disusul oleh
Exist yang mengoleksi empat gelar juara. Sementara itu, sisa gelar
juara berhasil diraih oleh Jaya Raya, Mutiara Cardinal, CWIBC/Tangkas,
JR Enkei, Tjakrindo Masters, Taurus Kudus dan CWIBC
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.