Zhao Yunlei/ Tian Qing: Kami Sempat Tertekan

semifinalis ganda putri(Jakarta, 16/08/2015)
Final ganda putrid kejuaraan dunia 2015 terlihat begitu menarik.
Pasalnya, kali ini tersaji bukan hanya pasangan ganda putrid Asia,
namun, pertarungan terjadi antara pasangan China dan Denmark,
Christina Pedersen/ Kamila Rytter Juhl. Pasangan China ini menang
dalam laga tiga game, dengan skor 23-25, 21-8, dan 21-14.

Pasangan China ini mengungkapkan bahwa mereka sempat tertekan di game
pertama. Pasangan China ini merasa tertekan dengan serangan yang luar
biasa dari pasangan Denmark. Namun, akhirnya mereka bisa bangkit
bahkan bisa memenangkan pertandingan dan menjadi juara.
Berbekal percaya diri yang semakin bertambah, pasangan China ini
melaju dengan cepat, bahkan mereka dapat mengakhiri game kedua dengan
sangat mudah. Menurut Christina, pertandingan kali ini sangat
mengecewakan baginya, karena seharusnya ia bisa memenangkan
pertandingan ini.

Rasa percaya diri yang bangkit dari pasangan China membuat pasangan
Denmark ini menjadi berbalik tertekan , ia merasa pasangan China
semakin baik bermain setelah mereka mampu menyusul ketertinggalan di
babak pertama.

“Saya merasa sangat kecewa dengan hasil ini. Tetapi, saya pun
sekaligus merasa bangga dengan hasil ini,” ucap Christina.
Dengan hasil ini, pasangan China ini berhasil mengulang kesuksesannya
tahun lalu. Mereka mengucapkan kebahagiaannya karena mereka berhasil
mengulang kesuksesannya ini.

Dengan hasil ini juga, China menjadi juara umum di kejuaraan dunia
kali ini, karena mereka sudah mengumpulkan tiga buah medali emas dari
sektor tunggal putra, ganda campuran, dan juga ganda putrid. Namun,
China bisa menambah pundi-pundi medali emas mereka karena masih ada
satu wakil China yang akan bertanding menghadapi pasangan Indonesia.
Yaitu, Liu Xiaolong/ Qiu Zihan.

(Rizaldy. F)

Leave a Reply