Ahsan/ Hendra Menjadi Tumpuan Indonesia

(Jakarta, 15/08/2015)
Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan, pasangan ganda putra nomor satu
Indonesia, menjaga asa untuk meraih kesuksesannya menjadi juara dunia
2013 lalu. Mereka berhasil lolos ke babak final setelah mengandaskan
unggulan satu, Lee Yong Dae/ Yoo Yeon Seong, dengan dua game langsung.
Skor akhir pertandingan adalah 21-17 dan 21-19.

Ahsan/ Hendra bermain sangat luar biasa, mengingat bahwa tiga wakil
sebelumnya harus kandas di babak perempat final. Mereka memberikan
tekanan yang sangat besar kepada pasangan Korea ini. Ahsan mau pun
Hendra terus melancarkan serangan sampai akhirnya mampu
meluluh-lantahkan pertahanan pasangan Korea Ini.

“Pertama syukur Alhamdulillah bisa masuk final. Untuk pertandingan
tadi, kita ga mikir final dulu, kita mikir gimana caranya dapet poin
satu per satu,” ucap Ahsan.

Hendra setiawan pun mengungkapkan kunci keberhasilannya dalam
mengalahkan unggulan pertama ini. Menurut Hendra, dengan fokus dan
yakin untuk menang adalah kunci kesuksesan mereka.

Mereka sudah sangat sering bertemu, sebanyak sembilan kali bertemu dan
enam kemenangan sudah diraih oleh pasangan Korea. Dengan kemenangan
ini, head to head kedua pasangan ini menjadi 4-6, pasangan Korea masih
unggul dalam jumlah kemenangan.

“Kita nothing to lose aja, mereka kan peringkat satu, kita lakuin aja
yang terbaik. Mereka sering juara, track record kita juga kalah, jadi
main aja lakuin yang terbaik,” ucap Ahsan/ Hendra.

Menurut Hendra, kekalahan tiga rekannya di laga sebelumnya itu tidak
memengaruhi permainannya hari ini. Menurutnya, ia hanya fokus dan siap
kepada permainan yang akan ia jalani saja.

Untuk besok, Ahsan/ Hendra akan bertemu dengan unggulan sembilan asal
China, Liu Xiaolong/ Qiu Zihan. Mereka sudah empat kali bertemu dengan
head to head, 2-2. Dua pertemuan terakhir dimenangkan oleh Ahsan/
Hendra, yaitu di Hongkong terbuka 2014 dan kejuaraan Asia april lalu.

“Sudah sering ketemu, tapi belum ada strategi khusus,” jelas Hendra.
Dengan kemenangan ini, Ahsan/ Hendra sudah memastikan setidaknya
medali perak untuk Indonesia. Dan sampai saat ini Indonesia sudah
mengantongi tiga medali perunggu lewat ganda putri, tunggal putri, dan
ganda campuran.

Leave a Reply