Andrei Adistia berhasil lolos di dua nomor semifinal Canada Open Grand Prix 2015. Ia memenangkan babak perempat final ganda putra dan ganda campuran pada hari Jumat (26/06) waktu setempat. Kemenangan pertama dimulai dari ganda putra bersama Hendra Aprida Gunawan.
Andrei/Hendra tanpa kesulitan menghentikan ganda asal Taipei Liao Min Chun/Tseng Min Hao dalam waktu 29 menit. Unggulan pertama ini menang straight game, 21-16, 21-17. Kemenangan ini, sekaligus memperbesar rekor pertemuan Andrei/Hendra atas ganda Taipei berperingkat 48 dunia menjadi 2-0. Kemenangan pertama di raih Andrei/Hendra pada saat mengikuti kejuaraan Malaysia Open Grand Prix Gold 2014.
Di babak semifinal, Andrei Adistia/Hendra akan menghadapi unggulan ke-5 dari China Li Junhui/liu Yuchen. Sebelumnya ganda Indonesia pernah sekali bertemu dengan Li/Liu pada kejuaraan Chinese Taipei Open Grand Prix Gold 2014. Ketika itu, ganda Indonesia mampu memetik kemenangan meski harus dijalani dengan rubber game.
Kemudian, Andrei juga raih tiket ke semifinal ganda campuran berpasangan dengan Vita Marissa menang rubber dari pasangan Taipei, Liao Min Chen/Chen Hsiao. Andrei/Vita harus bertarung tiga game selama 46 menit untuk menang dengan skor, 21-14, 18-21 dan 21-14.
“Game kedua, kami banyak melakukan kesalahan. Tapi di game ketiga kami mengubah pola bermain dan akhirnya bisa mengatur permainan lawan,” ungkap Andrei
“Iya kami tidak konsentrasi tadi. Tapi intinya sih kami harus tetap waspada dan siaga, dalam menghadapi serangan lawan. Itu kunci kemenangan kami,” tambah Vita.
Di semifinal, pasangan Indonesia ini akan bertanding dengan unggulan pertama asal Jerman, Micheal Fuchs/Brigit Michels.
“Saya ingin bermain semaksimal mungkin dan lepas tanpa ada beban. Memang pasangan Jerman lebih diunggulkan, tetapi tidak ada yang tidak mungkin. Jika ada kemauan dan terus berusaha,” tutur Andrei untuk pertandingan semifinal nanti.
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.