(BCA Indonesia Open Super Series Premier 2015) Langkah Owi/Butet Dihentikan Unggulan Pertama

IMG_6797(Jakarta, 6/6/15) Semakin hari pertandingan semakin panas, terbukti di babak Semifinal Indonesia Open Super Series Premier 2015 semakin menggelora dan partai yang dipertandingkan juga semakin seru dan menarik.
Siang tadi, lagi dan lagi pasangan ganda campuran kebanggaan Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir[3] berhadapan dengan unggulan pertama asal Tiongkok, Zhang Nan/Zhao Yunlei.

Pertandingan berjalan begitu menarik untuk disaksikan, di game pertama pasangan Indonesia mampu unggul  11-9. Didukung ribuan penonton yang hadir, betul-betul membakar semangat atlet andalan Indonesia ini.
Pasangan Tiongkok seperti mati kutu di poin kritis pada game pertama. Owi/Butet mampu melesat dan mengamankan set pertama  dengan skor 21-16. Pasangan Indonesia ini mampu membuat Zhang/Zhao kehabisan akal  untuk menerobos pertahanan mereka.

Pada awal game kedua, pertandingan cukup menegangkan, kejar mengejar angka terus terjadi. Kali ini, pasangan Tiongkok mampu mengungguli dan balik menekan serta berhasil mengambil alih game kedua 21-15.
Tak kalah sengit, kedua pasangan ini terus melanjutkan di game ketiga. Game penentuan ini semakin mendebarkan bagi kedua pasangan dan tentunya bagi masyarakat Indonesia. Tak bisa mengakhiri tekanan pasangan Tiongkok, Owi/Butet kembali menyerah dengan skor ,16-21, 21-15, 21-18.

Bagi Zhang Nan sendiri tertinggal di game pertama adalah hal yang normal.

“Sangat normal kalau di game pertama kita kalah. Menurut saya pertandingan berjalan dengan baik,” komentarnya.
Penonton yang mendukung rupanya sama sekali tidak mengganggu konsentrasi dari pasangan Tiongkok ini.

“Supporter sekitar sangat berisik, namun kami hanya fokus untuk pertandingan saja,” tambah Zhang Nan.

Sementara itu, Owi/Butet juga mengaku bahwa mereka sudah tampil maksimal. Hanya saja kemampuan lawan lebih bagus dan lebih siap.

“Hari ini di set pertama kita udah buka dengan baik udah bisa menang, saya juga yakin dan percaya diri , tapi di set ketiga udah lengah dipoin poin kedudukan sama. Saat kita mengejar kita udah tertekan, kita sedikit goyang. Tapi untuk hari ini saya cukup puas dengan permainan. Untuk kejuaraan dunia, mungkin saya bisa evaluasi,” imbuh Liliyana.

Leave a Reply