Tontowi/Liliyana Susul Greysia/Nitya ke Semifinal

20150604PBSI_BIOSSP_OwiButet5Jakarta, (5/6/15) Menginjak partai perempat final BCA Indonesia Open Super Series Premier 2015, pasangan ganda campuran andalan Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir ditantang oleh pasangan ganda campuran Tiongkok, Liu Cheng/Bao Yixin.

Ditempatkan sebagai unggulan ketiga dalam turnamen ini, membuat Owi/Butet nampaknya percaya diri menghadapi sang lawan yang merupakan unggulan kelima. Tak bisa dipungkiri, pertahanan kedua pasangan ini sangat rapat dan tampil sangat agresif.

Di game pertama, pasangan Indonesia ini berhasil menekuk Liu/Bao dengan skor 21-15. Tak seapik di game pertama, di awal game kedua Owi/Butet mulai error sehingga tertinggal 7-11. Ganda Tiongkok tampil semakin cemerlang membuat pasangan Indonesia tidak bisa berkutik. Namun setelah interval game kedua, Owi/Butet mampu menyusul bahkan membalikkan keadaan.

Ketika ditanya mengenai poin di game kedua yang terpaut jauh, Liliyana mengaku mereka memang terburu-buru.

“Kalo di game kedua gak ada perubahan, emang kitanya yang error. Saya error jadi agak ketinggalan tiga sampai empat poin, mulai dari situ kita rapet lagi. Di game kedua emang kita yang terburu-buru,” ungkapnya.

Tak pantang menyerahnya ganda campuran Indonesia ini, membuat mereka akhirnya berhasil mengamankan tiket ke semifinal BCA Indonesia Open 2015 dengan skor 21-15, 21-18. Owi/Butet mengaku mereka tampil relax dan enjoy dari awal game sehingga siap menghadapi lawan.

“Kita dari pertama udah siap, kita tampil lebih relax dan enjoy. Dari awal kita gak lengah, kita gak mikirin menang kalah. Yang saya pikirin gimana saya dapet poin demi poin,” imbuh Tontowi.

Dengan hasil ini, Owi/Butet berhak melaju ke babak semifinal Indonesia Open 2015 menyusul Greysia/Nitya yang terlebih dulu lolos. Ganda campuran Indonesia ini akan menghadapi pemenang antara Zhang Nan/Zhao Yunlei [1] dan Chris Adcock/Gabrielle Adcock[7].

“Kalo mau pilih pengennya sih lawan Adcock, tapi apapun hasilnya kita siap dan fokus bagaimana caranya kita cari poin. Seperti tadi kita main lebih relax dan enjoy. Bisa buang bola ditempat yang kosong dan bisa mengontrol permainan China,” tutup Liliyana.

(Deby Dahlia)

Leave a Reply