<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jurnal Bulutangkis &#187; &#187; BerkatAbadi</title>
	<atom:link href="http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;tag=berkatabadi" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jurnalbulutangkis.com/home</link>
	<description>Rumah Bersama Bulutangkis Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jan 2026 06:57:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=4.1.41</generator>
	<item>
		<title>(Djarum Superliga 2017) Ternyata ini Target Panji Ahmad Maulana</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=2858</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=2858#respond</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Feb 2017 00:36:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>
		<category><![CDATA[BerkatAbadi]]></category>
		<category><![CDATA[DJARUMSUPERLIGA2017]]></category>
		<category><![CDATA[Kenichi Tago]]></category>
		<category><![CDATA[MutiaraCardinalBandung]]></category>
		<category><![CDATA[PanjiAhmadMaulana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=2858</guid>
		<description><![CDATA[(Surabaya, 25/02/17) Perebutan posisi ketiga beregu putra pada gelaran Djarum Superliga 2017 , kali ini mempertemukan tim Mutiara Cardinal Bandung dan Berkat Abadi Banjarmasin. Pertandingan yang digelar di DBL Arena Surabaya ini cukup menegangkan.  Pasalnya, kali ini kedua tim sama-sama mengeluarkan pemain-pemain terbaik mereka. Pertandingan terjadi hingga partai kelima, usai kedua tim tersebut meraih angka [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2017/02/DSC_0479.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2859" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2017/02/DSC_0479-300x200.jpg" alt="DSC_0479" width="300" height="200" /></a>(Surabaya, 25/02/17) Perebutan posisi ketiga beregu putra pada gelaran Djarum Superliga 2017 , kali ini mempertemukan tim Mutiara Cardinal Bandung dan Berkat Abadi Banjarmasin. Pertandingan yang digelar di DBL Arena Surabaya ini cukup menegangkan.  Pasalnya, kali ini kedua tim sama-sama mengeluarkan pemain-pemain terbaik mereka.</p>
<p>Pertandingan terjadi hingga partai kelima, usai kedua tim tersebut meraih angka seri 2-2. Tunggal putra ketiga yang turun adalah Panji Ahmad Maulana (Mutiara Cardinal) yang berhadapan dengan Kenichi Tago (Berkat Abadi).</p>
<p>Sebagai partai penentuan, kedua pemain ini bermain sangat baik dan mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. Pertandingan berlanjut hingga tiga set dengan angka yang begitu ketat. Namun sayang, Panji dan timnya harus menelan kekalahan dengan skor akhir 2-3.</p>
<p>“Tadi agak terlalu nafsu tapi juga ragu-ragu. Udah unggul nafsu pengen menangin. Set ketiga agak kendor juga temponya, saya ga siap sama serangan lawan. Liat hasil ini sih ya puas tapi nyesek juga gabisa menang,” ujar Panji.</p>
<p>Pemain kelahiran 1997 ini pun mengaku banyak mengambil pelajaran ketika melawan Kenichi Tago. Menurutnya, ini adalah pengalaman agar ia bisa lebih fokus dan memperbaiki cara bermainnya.</p>
<p>“Lawan Kenichi tentu jadi pengalaman , jadi lawan senior harus jaga cara main,  pikiran dan fokusnya. Nggak kaya pertandingan nasional, beda jauh,” komentar Panji.</p>
<p>Berbicara mengenai target, Panji mengaku ingin sekali bisa menyusul tiga rekannya yang sudah lebih dulu dikenal dan mampu bersaing dengan atlet-atlet dunia.</p>
<p>“Target sampai akhir tahun ini sih ya kalo bisa nyusul yang bertiga itu, Ihsan Jonatan, Anthony. Target ranking juga pengennya masuk 20 besar akhir tahun ini, liat Ihsan, Jonatan, Anthony jadi lebih termotivasi juga,” pungkas Panji.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>(red/DD)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=2858</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>(Djarum Superliga 2017) Mutiara Cardinal Jadi Jawara di Surabaya</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=2852</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=2852#respond</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Feb 2017 08:47:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>
		<category><![CDATA[BerkatAbadi]]></category>
		<category><![CDATA[Djarum Superliga 2017]]></category>
		<category><![CDATA[Mutiara Cardinal Bandung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=2852</guid>
		<description><![CDATA[(Surabaya, 25/02/17) Partai Final beregu putri Djarum Superliga 2017 telah bergulir. Klub Mutiara Cardinal Bandung pun keluar sebagai juara pada perhelatan ini usai mengkandaskan Klub Berkat Abadi Banjarmasin dengan skor akhir 3-0. Pada partai pertama, klub asal Bandung ini menurunkan Hana Ramadhini yang berhadapan dengan Zheng Bewen. Hana menang dengan skor 21-15, 21-10 dan mampu [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2017/02/DSC_0323.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2853" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2017/02/DSC_0323-300x200.jpg" alt="DSC_0323" width="300" height="200" /></a>(Surabaya, 25/02/17) Partai Final beregu putri Djarum Superliga 2017 telah bergulir. Klub Mutiara Cardinal Bandung pun keluar sebagai juara pada perhelatan ini usai mengkandaskan Klub Berkat Abadi Banjarmasin dengan skor akhir 3-0.</p>
<p>Pada partai pertama, klub asal Bandung ini menurunkan Hana Ramadhini yang berhadapan dengan Zheng Bewen. Hana menang dengan skor 21-15, 21-10 dan mampu memberikan keunggulan bagi Mutiara Cardinal 1-0.</p>
<p>Di partai kedua, Mutiara menurunkan Yulfira Barkah/Tiara Rosalia Nuraidah yang berhadapan dengan dengan Greysia Polii/Rizky Amalia Pradipta. Tak disangka, Yulfira/Tiara mampu bermain sangat apik dan dapat membuat margin menjadi 2-0 untuk Mutiara Cardinal.</p>
<p>Tak kalah mengejutkan, tunggal putri kedua Gregoria Mariska berhasil mengandaskan Yip Pui Yin dengan straight set 21-18, 21-18. Hal ini tentu mengandaskan harapan Berkat Abadi untuk bermain di partai selanjutnya.</p>
<p>“Kemenangan ini jelas sangat bermanfaat untuk meningkatkan anak didik kita. Dengan skor 3-0 sangat tidak terduga, barangkali kami mikirnya 3-2,” ujar Umar Djaidi selaku manajer Mutiara Cardinal Bandung.</p>
<p>Selain di luar dugaan , Umar pun menyampaikan bahwa sebetulnya tunggal pertama yang mereka turunkan (Hana Ramadhini) sedang tidak dalam kondisi terbaiknya. Hal itu disebabkan pada partai semifinal lalu Hana mengalami cedera ketika melawan Fitriani (Tjakrindo Masters).</p>
<p>“Tadi malam kita setuju Hana akan diistirahatkan, tapi pagi-pagi dia bilang siap untuk turun. Kapan lagi kan dia bisa bela klubnya di ajang seperti ini,” komentar Umar.</p>
<p>Sementara itu, posisi ketiga dan keempat beregu putri ditempati oleh Hakuto Bank Japan dan Tjakrindo Masters. Hakuto Bank berhasil kalahkan Tjakrindo Masters dengan skor 3-2.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>(red/DD)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=2852</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
