<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jurnal Bulutangkis &#187; &#187; BCAIndonesiaOpen2016</title>
	<atom:link href="http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;tag=bcaindonesiaopen2016" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jurnalbulutangkis.com/home</link>
	<description>Rumah Bersama Bulutangkis Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jan 2026 06:57:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=4.1.41</generator>
	<item>
		<title>(BCA Indonesia Open 2016) Dihadang Pasangan Denmark, Tontowi/Liliyana Gagal ke Perempat Final</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=2581</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=2581#respond</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Jun 2016 11:11:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Ronald Savalas]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>
		<category><![CDATA[BCAIndonesiaOpen2016]]></category>
		<category><![CDATA[liliyana natsir]]></category>
		<category><![CDATA[Tontowi Ahmad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=2581</guid>
		<description><![CDATA[(Jakarta, 2/6/16) Ganda campuran andalan Indonesia yang juga merupakan unggulan kedua dalam turnamen BCA Indonesia Open Super Series Premier 2016, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir harus menghentikan langkahnya di babak kedua usai dikalahkan oleh pasangan non unggulan Denmark, Kim Astrup/Line Kjaersfeldt dengan skor 21-19, 21-17. Pertandingan yang terjadi pada game pertama cukup ketat. Poin dari kedua pasangan [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2016/06/OWI-BUTET_RBD.jpg"><img class="alignright  wp-image-2586" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2016/06/OWI-BUTET_RBD-300x178.jpg" alt="" width="356" height="211" /></a>(Jakarta, 2/6/16) Ganda campuran andalan Indonesia yang juga merupakan unggulan kedua dalam turnamen BCA Indonesia Open Super Series Premier 2016, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir harus menghentikan langkahnya di babak kedua usai dikalahkan oleh pasangan non unggulan Denmark, Kim Astrup/Line Kjaersfeldt dengan skor 21-19, 21-17.</p>
<p>Pertandingan yang terjadi pada game pertama cukup ketat. Poin dari kedua pasangan ini saling menyusul satu sama lain. Owi/Butet seperti tampil di bawah tekanan. Owi/Butet mengaku bahwa mereka memang tidak tampil dalam performa terbaik.</p>
<p>“Penampilan kali ini <em>under performance</em> banget ya kita ini. Kita liat sendiri pasangan Denmark ini baru main <em>mix</em> juga. Ya memang mereka bukan pemain <em>mix</em>, mereka <em>nothing to lose</em>. Jadi lebih <em>enjoy</em>, kita sendiri kurang tenang,” ujar Liliyana usai pertandingan.</p>
<p>“Kalo melihat hasil ini saya kecewa ya. Saya jujur akui di bawah <em>performance.</em> Mungkin karena tekanan juga, terlalu pengen menang jadi berpengaruh,” tambah Tontowi.</p>
<p>Pada game kedua, sempat terjadi insiden, dimana ketika poin 16-17 bola yang seharusnya keluar dinyatakan masuk oleh wasit. Hal ini tentu membuat kecewa Owi/Butet serta pelatih Richard Mainaky. Pasangan Indonesia ini juga mengaku itu adalah poin kritis dan mereka tidak ingin kehilangan poin.</p>
<p>“Di 16-17 ya itu kan posisi kritis juga. Dari kitanya sendiri sih ya maksudnya itu kan bola tepat jatuh  di belakang deket pelatih ya dan mereka liat sendiri juga. Memang<em> out</em>, itu kan angin. Pas mukul gitu ke dorong angin, keliatan banget <em>out</em>-nya,” jelas Liliyana.</p>
<p>Sampai berita ini diturunkan, Indonesia hanya baru meloloskan dua wakilnya ke babak perempat final melalui tunggal putra pelatnas, Jonatan Christie usai kalahkan unggulan ketiga asal China, Lin Dan dengan dua game langsung 21-12, 21-12 dan Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika setelah membungkam Jacco Arends/Selena Piek asal Belanda dengan skor 21-17, 21-8.</p>
<p>(DD)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=2581</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>(BCA INDONESIA OPEN 2016) Kevin/Gideon Bungkam Pasangan Inggris</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=2563</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=2563#respond</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jun 2016 05:14:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Ronald Savalas]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>
		<category><![CDATA[BCAIndonesiaOpen2016]]></category>
		<category><![CDATA[KevinSanjaya]]></category>
		<category><![CDATA[MarcusFernaldiGideon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=2563</guid>
		<description><![CDATA[(Jakarta, 1/6/16) Di babak pertama BCA Indonesia Open 2016, pasangan ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berhasil membungkam pasangan asal Inggris, Marcus Ellis/Chris Langridge dengan skor 22-20, 21-15. Sempat memimpin perolehan poin di awal game pertama membuat pasangan Indonesia ini percaya diri. Namun,  mendekati akhir game pertama, Kevin/Gideon mulai tertinggal dan perolehan poin [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left"><strong>(Jakarta, 1/6/16)</strong> <a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2016/06/DSC_0261.jpg"><img class="alignright  wp-image-2564" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2016/06/DSC_0261-300x200.jpg" alt="" width="335" height="223" /></a>Di babak pertama BCA Indonesia Open 2016, pasangan ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berhasil membungkam pasangan asal Inggris, Marcus Ellis/Chris Langridge dengan skor 22-20, 21-15.</p>
<p style="text-align: left">Sempat memimpin perolehan poin di awal game pertama membuat pasangan Indonesia ini percaya diri. Namun,  mendekati akhir game pertama, Kevin/Gideon mulai tertinggal dan perolehan poin pun semakin ketat. Setelah terjadi <em>deuce</em> , pasangan Indonesia ini mampu memanfaatkan kesempatan dengan baik dan berhasil mencuri kemenangan di game pertama.</p>
<p style="text-align: left"><em>“Game</em> pertama awal-awalnya sempet<em> leading </em>juga ya, terus abis itu kaya hilang fokus. Tapi pelan-pelan kita lebih fokus lagi lah, terus akhirnya bisa ngejar,” ujar Kevin Sanjaya.</p>
<p style="text-align: left">Berbeda dengan game pertama, pada game kedua pasangan Indonesia ini semakin percaya diri dan terus menekan pasangan Inggris. Perolehan poin untuk Kevin/Gideon terus melaju hingga ganda putra pelatnas ini dapat menutup game kedua dengan skor 21-15.</p>
<p style="text-align: left">Di babak selanjutnya, Kevin/Gideon akan menghadapi pemenang antara Ricky Karanda Suwardi/Angga Pratama atau Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong yang merupakan unggulan pertama pada turnamen ini. Namun tampaknya pasangan lapis ketiga pelatnas ini lebih memprioritaskan pasangan Korea yang akan menjadi lawan mereka selanjutnya.</p>
<p style="text-align: left">“ya <em>step by step</em> aja lah, gak ditargetin soalnya setelah itu juga ketemu Lee Yong Dae. Gak ada target khusus, jadi lakuin yang terbaik ajalah,” ungkap Kevin ketika ditanya mengenai target dan pertandingan selanjutnya.</p>
<p style="text-align: left">Mengenai mental dari pasangan Indonesia ini, Kevin/Gideon mengaku bahwa mental bertandingnya lebih baik setelah mengikuti Thomas dan Uber Cup 2016 pekan lalu. Kevin/Gideon juga telah belajar banyak tentang kekurangan permainan mereka.</p>
<p style="text-align: left">“Ya udah mendingan sih, dari kemaren kan hasil-hasilnya lumayan. Cuma pas Thomas Cup aja sih, kan belum pernah main kan. Banyak belajar juga masih banyak kekurangan, masih evaluasi terus kan,” tutup Gideon.</p>
<p style="text-align: left">(DD)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=2563</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
