<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jurnal Bulutangkis</title>
	<atom:link href="http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jurnalbulutangkis.com/home</link>
	<description>Rumah Bersama Bulutangkis Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jan 2026 06:57:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=4.1.41</generator>
	<item>
		<title>Perkuat Pembinaan Menuju Olimpiade LA 2028, PBSI Terima Dukungan Gymnasium dan Sport Science dari Kemenpora</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4851</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4851#respond</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2026 06:57:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4851</guid>
		<description><![CDATA[Cipayung, Jakarta, 28 Januari 2026 — Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menerima dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) berupa peralatan Gymnasium dan Sport Science untuk Pelatnas PBSI Cipayung. Dukungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem pembinaan prestasi bulutangkis nasional yang terstruktur, terukur, dan berkelanjutan menuju Olimpiade Los [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2026/01/WhatsApp-Image-2026-01-28-at-14.28.30.jpeg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4852" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2026/01/WhatsApp-Image-2026-01-28-at-14.28.30-300x202.jpeg" alt="WhatsApp Image 2026-01-28 at 14.28.30" width="300" height="202" /></a>Cipayung, Jakarta, 28 Januari 2026 — Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menerima dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) berupa peralatan Gymnasium dan Sport Science untuk Pelatnas PBSI Cipayung. Dukungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem pembinaan prestasi bulutangkis nasional yang terstruktur, terukur, dan berkelanjutan menuju Olimpiade Los Angeles 2028.</p>
<p>Ketua Umum PP PBSI, Fadil Imran, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Kemenpora RI beserta seluruh jajaran atas perhatian, dukungan, dan kepercayaan yang diberikan kepada PBSI. Kehadiran Kemenpora RI dalam kegiatan serah terima ini dinilai sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan olahraga prestasi, khususnya bulutangkis Indonesia.</p>
<p>“Atas nama Pengurus Pusat PBSI, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan. Bantuan ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam mendukung pembinaan prestasi bulutangkis nasional menuju Olimpiade Los Angeles 2028,” ujar Fadil Imran.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, PBSI menerima bantuan peralatan Gymnasium dengan nilai kurang lebih Rp7,96 miliar, yang meliputi berbagai perangkat latihan fisik seperti skill run live, dumbbell, barbell, serta peralatan pendukung lainnya. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas latihan fisik atlet Pelatnas PBSI secara menyeluruh dan berkesinambungan.</p>
<p>Selain itu, pada aspek Sport Science, Kemenpora RI juga memberikan bantuan senilai kurang lebih Rp2,48 miliar untuk pengadaan perangkat Catapult dan Cardiopulmonary Exercise Test. Perangkat tersebut memungkinkan pemantauan dan evaluasi performa atlet secara ilmiah, berbasis data, dan terukur, sehingga program latihan dapat disusun secara lebih presisi dan efektif.</p>
<p>Fadil menegaskan bahwa dukungan ini tidak hanya dimaknai sebagai pengadaan sarana dan prasarana, tetapi merupakan bagian dari transformasi sistem pembinaan prestasi nasional.</p>
<p>“Bantuan ini bukan sekadar pengadaan alat, melainkan bagian dari transformasi sistem pembinaan prestasi. PBSI terus bergerak dari pendekatan konvensional menuju pendekatan yang semakin ilmiah, terukur, dan berorientasi pada long-term athlete development,” tambah Fadil.</p>
<p>Seluruh peralatan yang diserahkan akan dikelola dan dimanfaatkan secara optimal, profesional, dan bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan yang berlaku. PBSI memastikan bahwa setiap dukungan negara benar-benar bermuara pada peningkatan kualitas latihan, kesehatan atlet, serta daya saing Indonesia di tingkat internasional.</p>
<p>PBSI memandang sinergi antara pemerintah dan induk organisasi olahraga sebagai fondasi penting dalam menjaga tradisi prestasi bulutangkis Indonesia, sekaligus mempersiapkan generasi atlet yang mampu berprestasi secara berkelanjutan, termasuk dalam menghadapi Olimpiade Los Angeles 2028 dan berbagai ajang internasional lainnya</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4851</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>(Daihatsu Indonesia Masters 2026) Alwi Farhan Raih Juara Tunggal Putra</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4848</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4848#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2026 13:38:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4848</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, 25 Januari 2026 Indonesia berhasil menyabet satu gelar pada ajang Daihatsu Indonesia Masters 2026 melalui sektor tunggal putra. Alwi Farhan tampil gemilang dan keluar sebagai juara setelah menaklukkan wakil Thailand, Panitchapon Teeraratsakul, pada partai final yang digelar di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (25/1) sore WIB. Pada laga puncak tersebut, Alwi menunjukkan [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2026/01/WhatsApp-Image-2026-01-27-at-05.37.25.jpeg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4849" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2026/01/WhatsApp-Image-2026-01-27-at-05.37.25-300x200.jpeg" alt="WhatsApp Image 2026-01-27 at 05.37.25" width="300" height="200" /></a>Jakarta, 25 Januari 2026</p>
<p>Indonesia berhasil menyabet satu gelar pada ajang Daihatsu Indonesia Masters 2026 melalui sektor tunggal putra. Alwi Farhan tampil gemilang dan keluar sebagai juara setelah menaklukkan wakil Thailand, Panitchapon Teeraratsakul, pada partai final yang digelar di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (25/1) sore WIB.</p>
<p>Pada laga puncak tersebut, Alwi menunjukkan dominasi penuh dan memastikan kemenangan dua gim langsung dengan skor telak 21-5, 21-6. Gelar ini menjadi pencapaian istimewa bagi Alwi.</p>
<p>Usai pertandingan, Alwi mengungkapkan bahwa dirinya berusaha memaksimalkan seluruh kemampuan yang dimiliki, terlebih karena laga final dimainkan di Istora GBK yang memiliki nilai historis bagi dunia bulu tangkis Indonesia.</p>
<p>“Strateginya tidak jauh berbeda. Saya hanya memaksimalkan apa yang saya mampu. Lawan terlihat bermain di bawah tekanan, terutama karena atmosfer pertandingan yang sangat seru. Saya beruntung memiliki dukungan penonton Indonesia yang luar biasa,” ujar Alwi.</p>
<p>Menurut Alwi, atmosfer Istora dan dukungan penuh dari publik menjadi suntikan semangat tersendiri. Semakin hari, jumlah penonton yang memadati arena membuat dirinya semakin termotivasi dan tampil lebih bertenaga.</p>
<p>“Saya merasa penonton semakin ramai dari hari ke hari, atmosfer semakin bagus, dan itu membuat tenaga saya seperti tidak ada habisnya. Meski mungkin kondisi fisik saya tidak 100 persen, tetapi ambisi dan semangat saya selalu penuh,” katanya.</p>
<p>Setelah meraih gelar Daihatsu Indonesia Masters 2026, Alwi menegaskan tekadnya untuk terus mengejar prestasi di level yang lebih tinggi. Ia menargetkan turnamen-turnamen bergengsi dunia serta berambisi membela Indonesia di ajang multievent.</p>
<p>“Ke depan tentu kami mengejar turnamen level 750 dan 1000, seperti All England, Kejuaraan Dunia, Asian Games, hingga Olimpiade. Target jangka pendek sudah mulai dibidik dari sekarang agar bisa memantaskan diri tampil di Olimpiade,” ucap Alwi.</p>
<p>Alwi juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan kariernya. Ia menyebut orang tua menjadi sosok pertama yang ingin ia hubungi setelah memastikan gelar juara.</p>
<p>“Alhamdulillah, saya bisa berada di sini atas izin Allah. Banyak perjuangan, rasa sakit, darah, dan air mata yang saya lalui untuk berdiri di podium tertinggi hari ini. Terima kasih kepada pelatih saya, Pak Hary, Koh Indra, Pak Agus, teman-teman, psikolog, serta PBSI dan seluruh tim pendukung yang membantu selama persiapan hingga turnamen ini. Gelar ini saya persembahkan untuk semuanya, terutama kedua orang tua saya,” pungkasnya.</p>
<p>Keberhasilan Alwi menjadikannya sebagai satu-satunya wakil Indonesia yang meraih gelar juara di Daihatsu Indonesia Masters 2026. Ia juga menjadi pebulutangkis tunggal putra Indonesia pertama yang menjuarai turnamen ini sejak terakhir kali gelar diraih oleh Jonatan Christie pada edisi 2023.</p>
<p>Sementara itu, dari sektor ganda putra, pasangan Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin harus puas menjadi runner-up Daihatsu Indonesia Masters 2026 setelah takluk dari duet Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, dua gim langsung dengan skor 19-21, 13-21.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4848</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>(Daihatsu Indonesia Masters 2026) Pulangkan Wakil India, Ubed Melangkah ke Babak Kedua</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4844</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4844#respond</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2026 07:24:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4844</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, 21 Januari 2026 Tunggal putra muda Indonesia, Moh. Zaki Ubaidillah, sukses mengamankan tiket ke babak kedua Daihatsu Indonesia Masters 2026. Pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed itu menghentikan langkah wakil India, Kiran George, lewat kemenangan dua gim langsung 21-17, 21-14 pada babak pertama. Ubed sempat mengalami tekanan di awal pertandingan dan tertinggal dalam perolehan [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p data-start="228" data-end="252"><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2026/01/ZakiUbaidillah_R32_DaihatsuIndonesiaMasters2026_PBSI_20260120_2.JPG.jpeg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4846" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2026/01/ZakiUbaidillah_R32_DaihatsuIndonesiaMasters2026_PBSI_20260120_2.JPG-300x200.jpeg" alt="ZakiUbaidillah_R32_DaihatsuIndonesiaMasters2026_PBSI_20260120_2.JPG" width="300" height="200" /></a>Jakarta, 21 Januari 2026</p>
<p data-start="254" data-end="547">Tunggal putra muda Indonesia, Moh. Zaki Ubaidillah, sukses mengamankan tiket ke babak kedua Daihatsu Indonesia Masters 2026. Pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed itu menghentikan langkah wakil India, Kiran George, lewat kemenangan dua gim langsung 21-17, 21-14 pada babak pertama.</p>
<p data-start="549" data-end="796">Ubed sempat mengalami tekanan di awal pertandingan dan tertinggal dalam perolehan angka. Namun juara Asia Junior Championships 2025 tersebut mampu bangkit, tampil lebih tenang, dan perlahan menguasai jalannya laga hingga memastikan kemenangan.</p>
<p data-start="798" data-end="1033">“Pertama saya mengucap syukur, alhamdulillah bisa diberi kemenangan tanpa cedera. Di gim pertama memang sempat tertinggal, tapi saya berusaha lebih tenang. Beban pasti ada, alhamdulillah bisa saya atasi,” ujar Ubed seusai pertandingan.</p>
<p data-start="1035" data-end="1227">Meski menang tanpa kehilangan gim, Ubed menilai performanya masih perlu ditingkatkan. Pasalnya, di babak kedua ia sudah ditunggu lawan berat, Juara Dunia 2021 asal Singapura, Loh Kean Yew.</p>
<p data-start="1229" data-end="1428">Secara rekor pertemuan, Ubed saat ini unggul 1-0 atas Loh. Kemenangan tersebut diraih pada ajang SEA Games 2025 dengan skor 21-19, 21-10. Meski demikian, Ubed menegaskan dirinya tak ingin lengah.</p>
<p data-start="1430" data-end="1562">“Walaupun sebelumnya sudah pernah menang, saya tidak boleh lengah,” ujar pemain yang kini menempati peringkat 46 dunia tersebut.</p>
<p data-start="1564" data-end="1819">Ubed juga menyoroti aspek fisik sebagai fokus utama jelang laga berikutnya. “Untuk babak kedua besok, yang harus diperbaiki dari segi recovery dan pemulihan badan,” tambah Ubed, yang tahun lalu juga meraih gelar juara di BNI Indonesia Masters II 2025.</p>
<p data-start="1821" data-end="2102">Pada turnamen level Super 500 ini, Ubed memasang target realistis dengan harapan bisa melangkah hingga babak perempat final. “Target dari saya pribadi ingin lolos ke delapan besar. Sudah diskusi juga dengan pelatih, semoga bisa tercapai, bahkan bisa melewati target,” tuturnya.</p>
<p data-start="2104" data-end="2375">Sementara itu, perjuangan wakil Indonesia di sektor tunggal putra masih berlanjut. Tiga nama lain, yakni Anthony Sinisuka Ginting, Alwi Farhan, dan Muhamad Yusuf, dijadwalkan bertanding untuk memperebutkan tiket ke babak kedua Daihatsu Indonesia Masters 2026.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4844</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>(Daihatsu Indonesia Masters 2026) Fajar/Fikri Bidik Gelar Juara di Istora</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4841</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4841#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2026 11:00:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4841</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, 20 Januari 2026 Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lewati rintangan pertama di Daihatsu Indonesia Masters 2026 usai menyingkirkan wakil Chinese Taipei, Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh, dengan skor 21-16, 21-10 dalam waktu 30 menit. Dua pekan lalu di Malaysia Open 2026, Fajar/Fikri juga berjumpa dengan Chen/Lin, pertandingan dimenangkan oleh Fajar/Fikri namun berlangsung sengit [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2026/01/FajarFikri_R32_DaihatsuIndonesiaMasters2026_PBSI_20260120_5.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4842" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2026/01/FajarFikri_R32_DaihatsuIndonesiaMasters2026_PBSI_20260120_5-300x200.jpg" alt="FajarFikri_R32_DaihatsuIndonesiaMasters2026_PBSI_20260120_5" width="300" height="200" /></a>Jakarta, 20 Januari 2026</p>
<p>Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lewati rintangan pertama di Daihatsu Indonesia Masters 2026 usai menyingkirkan wakil Chinese Taipei, Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh, dengan skor 21-16, 21-10 dalam waktu 30 menit.</p>
<p>Dua pekan lalu di Malaysia Open 2026, Fajar/Fikri juga berjumpa dengan Chen/Lin, pertandingan dimenangkan oleh Fajar/Fikri namun berlangsung sengit dengan skor 21-19, 21-19.</p>
<p>“Kami sudah sering bertemu mereka, terakhir dua minggu lalu di Malaysia Open. Tidak mudah memang melawan mereka yang memiliki speed dan power yang luar biasa. Kami terus mempelajari permainannya, karena di Malaysia, pertemuan kami cukup sengit,” kata Fajar.</p>
<p>Fajar/Fikri yang kini menduduki peringkat empat dunia, membidik gelar juara di Daihatsu Indonesia Masters 2026. Sejak dipasangkan di pertengahan tahun lalu, Fajar/Fikri sudah merebut satu gelar juara di China Open dan menjadi runner up di Korea Open, Denmark Open, French Open dan Australian Open 2025.</p>
<p>“Target pasti ada ya, tidak hanya di Daihatsu Indonesia Masters, tapi di semua kejuaraan pasti target buat kami berdua selalu ada. PBSI juga menargetkan kami untuk bisa juara di sini, karena kami adalah tuan rumah.  Kami juga sudah lama tidak dapat gelar setelah di China Open tahun lalu,” jelas Fajar.</p>
<p>“Sudah lama juga tidak juara di Indonesia. Terakhir ya saya pribadi di 2022 ya (bersama M. Rian Ardianto), jadi memang sudah tiga tahun lamanya tidak juara di Istora. Sekarang saya bersama Fikri ingin menjadi juara di sini,” imbuhnya.</p>
<p>Di babak kedua, Fajar/Fikri berharap bisa jumpa dengan rekan senegara, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana. Dengan catatan, Leo/Bagas harus memenangkan laga melawan wakil Chinese Taipei, Zhi-Wei He/Huang Jui-Hsuan, di babak pertama.</p>
<p>Jika kedua pasangan ini bertemu, maka ganda putra Indonesia sudah mengamankan satu tiket perempat final.</p>
<p>“Semoga berhadapan dengan Leo/Bagas ya. Pasti ada untung dan ruginya kalau ketemu teman sendiri. Ruginya karena salah satu wakil Indonesia pasti gugur. Tapi untungnya, sudah ada wakil yang pasti masuk ke babak delapan besar,” kata Fajar.</p>
<p>Soal aturan baru Time Clock yang sudah diterapkan di Daihatsu Indonesia Masters 2026, Fajar/Fikri merasa aturan ini tidak terlalu mereka rasakan dampaknya.</p>
<p>“Mungkin di ganda putra ini (tempo permainannya) cepat ya. Cepat permainannya dan jarang reli. Jadi memang nggak sampai 25 detik juga pasti sudah siap lagi. Kecuali sektor lain, ganda putri misalnya yang sampai 200 pukulan,” kata Fajar.<br />
Bertanding di Istora dan didukung oleh supporter yang sudah mulai ramai di hari pertama, Fajar/Fikri merasa bersyukur karena bisa menambah motivasi mereka.</p>
<p>“Saya sangat mengucapkan terima kasih banyak untuk supporter Indonesia yang telah hadir di stadion. Berkat mereka semua, kami lebih semangat lagi tadi. Capek pun jadi tidak berasa dan semoga untuk ke depannya, hari-hari esoknya bisa semakin lebih full lagi di dalam stadionnya karena membawa aura yang sangat positif untuk kami sebagai atlet,” pungkas Fikri.</p>
<p>Sebelumnya, ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga melaju ke babak kedua setelah menundukkan Eloi Adam/Leo Rossi (Prancis) dengan skor 22-20, 15-21, 21-10.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4841</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>(Malaysia Open 2026) Pecah Telur di Negeri Lawan, Febriana/Meilysa: “Rasa Sakit SEA Games Jadi Motivasi”</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4838</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4838#respond</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jan 2026 11:58:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4838</guid>
		<description><![CDATA[Kuala Lumpur, 8 Januari 2026 Pasangan ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, sukses mencetak kemenangan penting pada babak 16 besar Malaysia Open 2026. Mereka menyingkirkan unggulan kedua tuan rumah, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, lewat pertarungan dua gim ketat 26-24, 21-17. Febriana mengungkapkan bahwa kesiapan mental menjadi kunci utama menghadapi tekanan bermain di depan publik [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2026/01/AnaTrias4_R16_MalaysiaOpen2026_PBSI_20260108.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4839" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2026/01/AnaTrias4_R16_MalaysiaOpen2026_PBSI_20260108-300x200.jpg" alt="AnaTrias4_R16_MalaysiaOpen2026_PBSI_20260108" width="300" height="200" /></a>Kuala Lumpur, 8 Januari 2026</p>
<p>Pasangan ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, sukses mencetak kemenangan penting pada babak 16 besar Malaysia Open 2026. Mereka menyingkirkan unggulan kedua tuan rumah, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, lewat pertarungan dua gim ketat 26-24, 21-17.</p>
<p>Febriana mengungkapkan bahwa kesiapan mental menjadi kunci utama menghadapi tekanan bermain di depan publik Malaysia. Sejak awal laga, mereka sudah bertekad fokus pada permainan sendiri dan tidak terpengaruh atmosfer arena.</p>
<p>“Alhamdulillah kami bisa bermain dengan baik hari ini. Dari awal sudah siap akan bermain seperti apa, dengan segala tekanan karena mereka main di depan publik sendiri, tapi kami fokus ke main kami saja,” ujar Febriana.</p>
<p>Pertarungan sengit terjadi terutama pada gim pertama. Setelah sempat terkejar, Febriana/Meilysa memilih bermain lebih berani di poin-poin krusial.</p>
<p>“Setelah mereka bisa mengejar, kami coba lebih nekat lagi. Saling mengingatkan untuk terus main berani karena di poin-poin kritis tidak boleh terlalu hati-hati,” tambahnya.</p>
<p>Memasuki gim kedua, keuntungan kondisi lapangan dimanfaatkan dengan maksimal.</p>
<p>“Di gim kedua posisi kami menang angin jadi lebih nyaman untuk terus menekan,” jelas Febriana.</p>
<p>Kemenangan ini juga memiliki makna emosional tersendiri. Kekalahan dari pasangan yang sama di final SEA Games sebelumnya masih membekas dan menjadi bahan bakar motivasi tambahan.</p>
<p>“Kami masih ingat rasanya di final SEA Games kemarin. Sudah unggul di gim ketiga tapi tersusul dan akhirnya kalah. Rasa sakitnya kami ingat dan jadi tambahan motivasi supaya tidak terulang lagi hari ini,” ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Meilysa menyoroti pentingnya menjaga fokus setelah sempat unggul jauh di gim pertama.</p>
<p>“Setelah unggul 11-1 di interval gim pertama, kami sempat mengendurkan tempo. Tapi coach Karel terus mengingatkan kami untuk menjaga fokus,” kata Meilysa.</p>
<p>Dalam situasi kejar-kejaran poin hingga setting, pasangan Indonesia memilih bermain tanpa beban.</p>
<p>“Di poin-poin setting itu kami hanya berpikir untuk terus mengejar bola. Selama belum jatuh harus terus lanjut,” lanjutnya.</p>
<p>Kemenangan ini menjadi kemenangan perdana (pecah telur) Febriana/Meilysa atas Pearly/Thinaah, sekaligus membuka peluang besar untuk melangkah lebih jauh di turnamen pembuka BWF World Tour musim 2026 tersebut.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4838</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>“Tidak Gampang Mati Sendiri dan Fokus Poin demi Poin”: Isyana/Rinjani Juara Guwahati Masters 2025</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4835</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4835#respond</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Dec 2025 13:17:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4835</guid>
		<description><![CDATA[Guwahati, 7 Desember 2025 — Pasangan ganda putri Indonesia, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine, sukses meraih gelar juara Guwahati Masters 2025 usai menundukkan unggulan kedua asal Malaysia, Ong Xin Yee/Carmen Ting, dalam partai final dengan skor 21-17, 23-21. Kemenangan ini menjadi gelar BWF Super 100 yang sangat berarti bagi Isyana/Rinjani, sekaligus menandai langkah penting mereka [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-07-at-19.35.21.jpeg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4836" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-07-at-19.35.21-300x203.jpeg" alt="WhatsApp Image 2025-12-07 at 19.35.21" width="300" height="203" /></a>Guwahati, 7 Desember 2025 — Pasangan ganda putri Indonesia, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine, sukses meraih gelar juara Guwahati Masters 2025 usai menundukkan unggulan kedua asal Malaysia, Ong Xin Yee/Carmen Ting, dalam partai final dengan skor 21-17, 23-21.</p>
<p>Kemenangan ini menjadi gelar BWF Super 100 yang sangat berarti bagi Isyana/Rinjani, sekaligus menandai langkah penting mereka untuk naik ke sektor ganda putri utama.</p>
<p>Isyana Syahira Meida mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian tersebut.<br />
“Rasanya bangga akhirnya bisa juara BWF Super 100. Lawan akan bermain satu-satu karena kami sudah sering ketemu dan sudah hafal pola permainan masing-masing,” ujar Isyana.<br />
Ia menambahkan bahwa kerapian permainan menjadi kunci kemenangan.<br />
“Antisipasinya saya dan Jani bermain lebih rapi, tidak gampang mati sendiri dan tidak bermain lambat.”</p>
<p>Sementara itu, Rinjani Kwinnara Nastine menyoroti momen krusial di gim kedua yang berjalan sangat ketat.<br />
“Di game kedua saat poin-poin akhir, kami kurang tenang dan maunya buru-buru, akhirnya poin demi poin tersusul dan itu membuat kami agak panik,” ungkapnya.</p>
<p>Meski demikian, mereka mampu bangkit dan mengunci kemenangan di saat-saat genting. Rinjani menegaskan bahwa gelar ini menjadi pemicu semangat ke depan.<br />
“Karena naik ke ganda putri utama harus juara BWF Super 100, jadi kami menjadikan ini sebagai motivasi,” katanya.<br />
Ia juga menyebutkan aspek yang masih perlu diperbaiki.<br />
“Yang perlu kami tingkatkan lagi adalah mengurangi kesalahan sendiri dan harus lebih fokus poin demi poin saat bermain.”</p>
<p>Gelar juara Guwahati Masters 2025 ini menjadi bukti progres positif Isyana/Rinjani dan diharapkan menjadi pijakan kuat untuk bersaing di turnamen level yang lebih tinggi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4835</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>“Kami Tidak Mau Cukup Sampai Sini”: Marwan Faza/Aisyah Salsabila Tatap Level Lebih Tinggi Usai Juara Guwahati Masters 2025</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4832</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4832#respond</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Dec 2025 13:06:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4832</guid>
		<description><![CDATA[Guwahati, 7 Desember 2025 — Pasangan ganda campuran Indonesia, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, sukses menutup kiprah mereka di Guwahati Masters 2025 dengan manis setelah meraih gelar juara. Tampil percaya diri di partai final, unggulan kedua ini menundukkan wakil Thailand, Tanadon Punpanich/Fungfa Korpthammakit, dengan skor meyakinkan 21-14, 21-16. Sejak awal pertandingan, Marwan/Aisyah tampil agresif dan [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-07-at-19.12.51.jpeg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4833" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-07-at-19.12.51-300x203.jpeg" alt="WhatsApp Image 2025-12-07 at 19.12.51" width="300" height="203" /></a>Guwahati, 7 Desember 2025 — Pasangan ganda campuran Indonesia, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, sukses menutup kiprah mereka di Guwahati Masters 2025 dengan manis setelah meraih gelar juara. Tampil percaya diri di partai final, unggulan kedua ini menundukkan wakil Thailand, Tanadon Punpanich/Fungfa Korpthammakit, dengan skor meyakinkan 21-14, 21-16.</p>
<p>Sejak awal pertandingan, Marwan/Aisyah tampil agresif dan mampu mengontrol jalannya laga. Strategi menyerang lebih dulu membuat mereka tampil dominan dan terus menekan pertahanan lawan.</p>
<p>Marwan Faza mengungkapkan rasa syukur sekaligus ambisi besarnya ke depan.<br />
“Alhamdulillah dapet gelar juara, perasaannya pasti senang. Tapi kami enggak mau cukup sampai sini, kami mau juara di level yang lebih tinggi lagi,” ujarnya.<br />
Ia menambahkan bahwa pola permainan agresif menjadi kunci kemenangan.<br />
“Tadi mainnya langsung agresif menyerang, karena memang di situ kelebihan kami,” kata Marwan.<br />
Meski meraih gelar, ia menilai masih ada aspek yang perlu dibenahi.<br />
“Ke depannya kami perlu meningkatkan lagi dari segi ketenangan saat bermain.”</p>
<p>Sementara itu, Aisyah Salsabila Putri Pranata juga menegaskan pentingnya menjaga fokus meski meraih gelar juara.<br />
“Alhamdulillah sangat bersyukur karena diberi gelar juara lagi dan pastinya kami senang banget, tetapi tidak boleh puas terlalu dini karena masih ada level yang lebih atas lagi untuk ditargetkan,” tuturnya.</p>
<p>Aisyah menjelaskan bahwa inisiatif menyerang sejak awal membuat mereka lebih nyaman di lapangan.<br />
“Dari awal kami mencoba untuk menekan lebih dulu agar lebih nyaman di lapangan dan lebih fokus,” jelasnya.<br />
Ia juga menilai lawan memberikan perlawanan yang tidak mudah.<br />
“Lawan permainannya cukup cepat dan defence lawan juga lumayan kuat.”</p>
<p>Menutup pernyataannya, Aisyah berharap gelar ini menjadi pemacu semangat.<br />
“Semoga gelar ini menjadi motivasi untuk terus berproses dan belajar, dan semoga bisa juara di level yang lebih atas lagi.”</p>
<p>Gelar juara Guwahati Masters 2025 ini menjadi bukti konsistensi dan progres positif Marwan/Aisyah, sekaligus mempertegas ambisi mereka untuk terus bersaing dan menembus level turnamen yang lebih tinggi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4832</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indonesia Masters 2026 Siap Digelar, Indonesia Turunkan Skuad Terbaik</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4829</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4829#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 01:38:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4829</guid>
		<description><![CDATA[Turnamen bulu tangkis internasional BWF World Tour Super 500 Daihatsu Indonesia Masters 2026 siap bergulir pada 20–25 Januari 2026 di Istora Senayan, Jakarta. Ajang prestisius ini kembali menghadirkan persaingan sengit dari para pemain kelas dunia yang datang dari lebih dari 20 negara. Sebagai tuan rumah, Indonesia menyiapkan kekuatan penuh dengan menurunkan para atlet terbaiknya. Nama-nama [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-28-at-08.33.07.jpeg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4830" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-28-at-08.33.07-300x169.jpeg" alt="WhatsApp Image 2025-11-28 at 08.33.07" width="300" height="169" /></a>Turnamen bulu tangkis internasional BWF World Tour Super 500 Daihatsu Indonesia Masters 2026 siap bergulir pada 20–25 Januari 2026 di Istora Senayan, Jakarta. Ajang prestisius ini kembali menghadirkan persaingan sengit dari para pemain kelas dunia yang datang dari lebih dari 20 negara.</p>
<p>Sebagai tuan rumah, Indonesia menyiapkan kekuatan penuh dengan menurunkan para atlet terbaiknya. Nama-nama seperti Jonathan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Alwi Farhan, Gregoria Mariska Tunjung, dan Putri Kusuma Wardani siap mengibarkan bendera Merah Putih dan mempertahankan tradisi prestasi di kandang sendiri.</p>
<p>PBSI Tegaskan Komitmen Lewat Jumpa Pers Resmi</p>
<p>Komitmen PBSI dalam menghadirkan turnamen berkelas dunia disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Subagja, yang mewakili Ketua Umum PBSI. Pernyataan tersebut disampaikan pada Jumpa Pers Daihatsu Indonesia Masters 2026 yang digelar di Hotel Pullman Jakarta, 27 November 2025 siang.</p>
<p>Jumpa pers ini turut dihadiri oleh perwakilan sponsor Daihatsu, Ketua Panitia Ahmad Budiharto, serta para atlet Indonesia yang akan berlaga, yaitu Putri Kusuma Wardani, Anthony Sinisuka Ginting, Muhammad Shohibul Fikri, dan Apriyani Rahayu.</p>
<p>“Indonesia menempati posisi sangat penting dalam dunia bulu tangkis, dan Indonesia Masters menjadi panggung utama bagi atlet top dunia untuk memulai musim kompetisi mereka,” ujar Ricky.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa PBSI berkomitmen menjaga kualitas dan profesionalitas penyelenggaraan.</p>
<p>“Kami ingin memastikan turnamen ini tidak hanya menghadirkan persaingan berkualitas, tetapi juga memberi inspirasi dan kebanggaan bagi masyarakat Indonesia. Dengan kolaborasi dan persiapan menyeluruh, kami optimistis dapat terus menghadirkan turnamen berkelas dunia sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat bulu tangkis dunia,” jelasnya.</p>
<p>Putri KW Antusias Tampil di Depan Publik Tanah Air</p>
<p>Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, mengaku sangat antusias menyambut kesempatan tampil di hadapan publik sendiri. Ia menilai turnamen ini menjadi momentum penting untuk menguji peningkatan kualitas permainannya.</p>
<p>“Saya sangat bersemangat menyambut Daihatsu Indonesia Masters 2026. Persiapan saya berjalan dengan baik dan saya ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk menguji kemampuan,” kata Putri.</p>
<p>Ia berharap dapat menampilkan permainan yang lebih matang.</p>
<p>“Saya ingin memperbaiki detail permainan dan tampil lebih percaya diri. Semoga saya bisa memberikan yang terbaik dan membawa hasil yang membanggakan,” ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4829</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Raymond/Joaquin Pecahkan Kejutan Terbesar: “Ini Pembuktian Kami Bisa Bersaing di Level Atas”</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4823</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4823#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2025 05:36:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>
		<category><![CDATA[head]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4823</guid>
		<description><![CDATA[Sydney, 23 November 2025 — Pasangan muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, resmi mencatatkan pencapaian terbesar dalam karier mereka setelah menaklukkan senior sekaligus unggulan kelima, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, dalam laga final dramatis Australian Open 2025. Skor 22-20, 10-21, 21-18 memastikan gelar perdana Super 500 bagi duo pratama yang sedang melejit ini. Raymond Indra menyampaikan rasa [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p data-start="100" data-end="495"><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-23-at-13.10.26.jpeg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4824" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-23-at-13.10.26-300x200.jpeg" alt="WhatsApp Image 2025-11-23 at 13.10.26" width="300" height="200" /></a>Sydney, 23 November 2025 — Pasangan muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, resmi mencatatkan pencapaian terbesar dalam karier mereka setelah menaklukkan senior sekaligus unggulan kelima, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, dalam laga final dramatis Australian Open 2025. Skor 22-20, 10-21, 21-18 memastikan gelar perdana Super 500 bagi duo pratama yang sedang melejit ini.</p>
<p data-start="497" data-end="949">Raymond Indra menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya.<br data-start="554" data-end="557" /> <em data-start="557" data-end="637">“Puji Tuhan, ini pembuktian buat kami kalau kami bisa bersaing di level atas,”</em> ujarnya.<br data-start="646" data-end="649" /> Ia menegaskan bahwa perjalanan mereka baru dimulai.<br data-start="700" data-end="703" /> <em data-start="703" data-end="949" data-is-only-node="">“Target masih banyak yang mau kami ambil di depan, semoga kami bisa konsisten memberikan permainan yang terbaik seperti di sini. Kami akan berusaha agar gelar ini tidak menjadi beban, kami tetap mau main tanpa beban di pertandingan berikutnya.”</em></p>
<p data-start="951" data-end="1371">Nikolaus Joaquin menjelaskan bahwa kedekatan dan pengalaman berlatih bersama menjadi modal penting dalam menghadapi seniornya.<br data-start="1077" data-end="1080" /> <em data-start="1080" data-end="1371">“Kami sudah tahu bumbu special masing-masing, kami sudah latihan bersama sangat lama jadi tadi terus fokus untuk menggunakan strategi yang disiapkan, tidak kendur karena a Fajar dan a Fikri adalah senior yang punya ratusan pengalaman. Sekali saja kendur, kami bisa kehilangan banyak poin.”</em></p>
<p data-start="1373" data-end="1643">Ia juga mempersembahkan gelar ini kepada banyak pihak.<br data-start="1427" data-end="1430" /> <em data-start="1430" data-end="1643">“Gelar ini kami dedikasikan untuk ganda putra pratama, ini sebuah pencapaian yang besar dan semoga bisa jadi inspirasi yang lain untuk terus mengejar ke atas. Selain itu pastinya untuk PBSI dan untuk Indonesia.”</em></p>
<p data-start="1645" data-end="1801" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Kemenangan monumental ini menandai munculnya kekuatan baru di sektor ganda putra Indonesia dan menjadi sinyal bahwa regenerasi berjalan semakin menjanjikan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4823</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rachel/Febi Juara Australian Open 2025: “Ternyata Dalam Kondisi Apa Pun Kami Masih Punya Kesempatan Jadi Juara”</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4820</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4820#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2025 05:34:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4820</guid>
		<description><![CDATA[Sydney, 23 November 2025 — Pasangan muda Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, resmi menorehkan sejarah baru dalam karier mereka setelah keluar sebagai juara ganda putri Australian Open 2025. Dalam laga All-Indonesian Final yang berlangsung sengit, mereka menundukkan rekan senegara Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari dengan skor dramatis 18-21, 21-19, 23-21. Kemenangan ini menjadi gelar terbesar [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p data-start="119" data-end="522"><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-23-at-12.33.55.jpeg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4821" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-23-at-12.33.55-300x200.jpeg" alt="WhatsApp Image 2025-11-23 at 12.33.55" width="300" height="200" /></a>Sydney, 23 November 2025 — Pasangan muda Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, resmi menorehkan sejarah baru dalam karier mereka setelah keluar sebagai juara ganda putri Australian Open 2025. Dalam laga All-Indonesian Final yang berlangsung sengit, mereka menundukkan rekan senegara Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari dengan skor dramatis 18-21, 21-19, 23-21.</p>
<p data-start="524" data-end="664">Kemenangan ini menjadi gelar terbesar Rachel/Febi sejak mereka dipasangkan, sekaligus bukti perkembangan pesat sektor ganda putri Indonesia.</p>
<p data-start="666" data-end="1444">Rachel Allessya Rose tak kuasa menahan haru setelah memastikan gelar juara.<br data-start="741" data-end="744" /> <em data-start="744" data-end="938">“Puji Tuhan kami bisa juara, kami bisa membuktikan hasil latihan-latihan, hasil usaha kami semenjak dipasangkan. Kami pastinya senang dapat titel ini, buat diri sendiri dan buat partner juga,”</em> ujarnya.</p>
<p data-start="666" data-end="1444">Ia menggambarkan betapa beratnya pertandingan hari ini.<br data-start="1005" data-end="1008" /> <em data-start="1008" data-end="1217" data-is-only-node="">“Kami selalu tertinggal poin, kami terus tertekan tapi akhirnya bisa balik dan menang. Ternyata dalam kondisi apa pun kami masih punya kesempatan yang sama untuk jadi juara. Tidak kuasa menahan tangis tadi.”</em><br data-start="1217" data-end="1220" /> Untuk ke depan, Rachel menegaskan ambisi mereka.</p>
<p data-start="666" data-end="1444"><em data-start="1271" data-end="1444">“Kami mau mempertahankan performa yang sudah baik. Tetap belajar karena banyak pelajaran dari pertandingan sejauh ini. Mau improve juga pastinya, mau tembus di top level.”</em></p>
<p data-start="1446" data-end="1959">Sementara itu, Febi Setianingrum menegaskan bahwa gelar ini adalah hasil dari perjuangan panjang.<br data-start="1543" data-end="1546" /> <em data-start="1546" data-end="1680">“Gelar juara ini menjadi sesuatu yang saya inginkan, sangat sulit mencapainya karena perlu perjuangan, kerja keras dan pengorbanan,”</em> ujarnya.</p>
<p data-start="1446" data-end="1959">Ia kemudian mempersembahkan kemenangan ini kepada banyak pihak.<br data-start="1755" data-end="1758" /> <em data-start="1758" data-end="1959" data-is-only-node="">“Gelar ini kami persembahkan untuk keluarga, pelatih, PBSI, sektor ganda putri, rekan-rekan dan kakak-kakak kami yang sudah berlatih bersama serta seluruh masyarakat Indonesia yang selalu mendukung.”</em></p>
<p data-start="1961" data-end="2129" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Gelar ini mengukuhkan Rachel/Febi sebagai salah satu kekuatan baru di ganda putri dunia, sekaligus membuka babak baru dalam perjalanan karier mereka menuju level elite.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4820</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indonesia Penuhi Target Juara Umum di Polytron Indonesia Para Badminton International 2025</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4815</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4815#respond</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2025 12:00:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4815</guid>
		<description><![CDATA[SOLO &#8211; Tim para bulu tangkis Indonesia sukses memenuhi target untuk menjadi juara umum dalam ajang Polytron Indonesia Para Badminton International 2025 yang digelar di GOR Indoor Manahan, Kota Solo, mulai tanggal 29 Oktober hingga 2 November 2025. Indonesia meraih enam medali emas, tiga medali perak dan enam medali perunggu. Leani Ratri Oktila mengambil peranan [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/11/WAK_8145.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4816" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/11/WAK_8145-300x200.jpg" alt="WAK_8145" width="300" height="200" /></a>SOLO &#8211; Tim para bulu tangkis Indonesia sukses memenuhi target untuk menjadi juara umum dalam ajang Polytron Indonesia Para Badminton International 2025 yang digelar di GOR Indoor Manahan, Kota Solo, mulai tanggal 29 Oktober hingga 2 November 2025.</p>
<p>Indonesia meraih enam medali emas, tiga medali perak dan enam medali perunggu. Leani Ratri Oktila mengambil peranan penting dalam keberhasilan Indonesia menjadi juara umum.</p>
<p>Ratri masih menjadi ratu di nomor tunggal putri klasifikasi SL4. Ratri kemudian kembali menyumbang medali emas dari nomor ganda putri klasifikasi SL3-SU5 saat berpasangan dengan Khalimatus Sadiyah. Keperkasaan Ratri kemudian dilengkapi dengan gelar di nomor ganda campuran SL3-SU5 bersama Hikmat Ramdani.</p>
<p>Selain dari tiga nomor tersebut, Indonesia juga meraih medali emas dari nomor tunggal putri klasifikasi SL3 lewat Qonitah Ikhtiar Syakuroh serta nomor ganda campuran klasifikasi SH6 lewat pasangan Subhan/Rina Marlina. Emas keenam datang dari nomor ganda putra klasifikasi SH6 lewat pasangan Subhan/Dimas Tri Aji</p>
<p>Raihan enam medali emas membuat Indonesia mengungguli India yang hanya mengumpulkan lima emas plus satu emas lagi yang hanya bernilai setengah karena atlet India meraihnya ketika berpasangan dengan atlet dari negara lain. India juga mengumpulkan delapan medali perak dan 14 medali perunggu.</p>
<p>Ketua Umum National Paralympic Committee Indonesia (NPC Indonesia), Senny Marbun, memuji perjuangan para atlet dalam mempersembahkan prestasi terbaik.</p>
<p>&#8220;Ini prestasi yang luar biasa karena melalui turnamen ini kita juga berjuang untuk mendapatkan tiket sebanyak mungkin menuju Paralimpiade Los Angeles 2028,&#8221; kata Senny Marbun, Minggu (2/11/25).</p>
<p>Senny menuturkan, gelar juara ini membuat tim Indonesia percaya diri dalam pertarungan menuju Paralimpiade Los Angeles 2028. Namun, Senny memberi catatan khusus pada atlet-atlet para bulu tangkis dari India.</p>
<p>&#8220;Kita lihat India memang hebat. Atlet-atletnya yang dibawa ke Solo ini hebat-hebat,&#8221; tutur Senny.</p>
<p>Sementara itu, Leani Ratri Oktila mengungkapkan kegembiraannya bisa membawa Indonesia menjadi juara umum dalam turnamen level satu dunia.</p>
<p>&#8220;Pastinya saya bangga dan senang. Kita bisa menjadi tuan rumah di level satu, pemain top-top dunia pada datang ke sini, tetapi Indonesia tetap bisa menjadi juara umum,&#8221; ucap Leani Ratri.</p>
<p>Ratri menyebut perjuangan mempersembahkan tiga medali emas berjalan dengan cukup sulit. Ia menilai ada banyak pesaing baru yang terus berkembang dari tahun ke tahun.</p>
<p>&#8220;Tantangan di semua nomor hampir sama karena persaingannya sangat ketat semenjak bulu tangkis dipertandingkan di Paralimpiade. Saya mengatasinya dengan lebih maksimal lagi di latihan,&#8221; papar Leani Ratri.</p>
<p>Hal yang sama juga diungkapkan Qonitah Ikhtiar Syakuroh. Ia bersyukur masih bisa berkontribusi dalam ajang Polytron Indonesia Para Badminton International 2025.</p>
<p>Di partai final, Qonitah hanya perlu berjuang dalam satu set saja. Ketika ia hanya butuh tiga poin lagi untuk mengamankan set pertama, sang lawan dari Nigeria, Miriam Eniola Bolaji, pilih mengundurkan diri karena mengalami cedera.</p>
<p>&#8220;Saya cukup tegang juga di awal pertandingan, tetapi kemudian tidak menyangka jika pertandingan harus berakhir seperti ini. Buat lawan saya, semoga segera diberi kesembuhan,&#8221; jelas Qonitah.</p>
<p>Keberhasilan meraih medali emas plus bertahan di posisi pertama dunia untuk nomor tunggal putri klasifikasi SL3 menjadi motivasi menuju ASEAN Para Games 2025 yang akan digelar bulan Januari 2026 mendatang.</p>
<p>&#8220;Saya berharap bisa memberikan medali emas bagi Indonesia di ajang ASEAN Para Games 2025,&#8221; tegas Qonitah.</p>
<p>Berikut Ini Daftar Peraih Medali Indonesia di Polytron Indonesia Para Badminton International 2025</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Emas:</p>
<p>Qonitah Ikhtiar Syakuroh (tunggal putri SL3)</p>
<p>Leani Ratri Oktila (tunggal putri SL4)</p>
<p>Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah (ganda putri SL3-SL4)</p>
<p>Hikmat Ramdani/Leani Ratri Oktila (ganda campuran SL3-SU5)</p>
<p>Subhan/Rina Marlina (ganda campuran SH6)</p>
<p>Dimas Tri Aji/Subhan (ganda putra SH6)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perak:</p>
<p>Fredy Setiawan/Khalimatus Sadiyah (ganda campuran SL3-SU5)</p>
<p>Khalimatus Sadiyah (tunggal putri SL4)</p>
<p>Dwiyoko/Fredy Setiawan (ganda putra SL3-SL4)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perunggu:</p>
<p>Muh Al Imran/Hikmat Ramdani (ganda putra SL3-SL4)</p>
<p>Supriadi/Agung Widodo (ganda putra WH1-WH2)</p>
<p>Muhammad Al Imran (tunggal putra SL3)</p>
<p>Hikmat Ramdani (tunggal putra SL4)</p>
<p>Subhan (tunggal putra SH6)</p>
<p>Wiwin Andri (tunggal putra WH2)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>(Bidang Humas dan Media NPC Indonesia)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4815</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dominasi Sempurna Indonesia di Medan: Empat Gelar Diraih di wondr by BNI Indonesia Masters 2025</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4808</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4808#respond</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2025 12:18:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4808</guid>
		<description><![CDATA[Medan, 26 Oktober 2025 — Ajang wondr by BNI Indonesia Masters 2025 di GOR Pancing Medan menjadi panggung supremasi bagi para pebulutangkis muda Indonesia. Dari lima nomor yang dipertandingkan, empat gelar berhasil diamankan tuan rumah, menegaskan kekuatan Indonesia di level Super 100. Indonesia meraih kemenangan di nomor tunggal putra, ganda putri, ganda putra, dan ganda [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p data-start="288" data-end="587"><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-26-at-17.37.24.jpeg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4809" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-26-at-17.37.24-300x200.jpeg" alt="WhatsApp Image 2025-10-26 at 17.37.24" width="300" height="200" /></a>Medan, 26 Oktober 2025 — Ajang wondr by BNI Indonesia Masters 2025 di GOR Pancing Medan menjadi panggung supremasi bagi para pebulutangkis muda Indonesia. Dari lima nomor yang dipertandingkan, empat gelar berhasil diamankan tuan rumah, menegaskan kekuatan Indonesia di level Super 100.</p>
<p data-start="589" data-end="743">Indonesia meraih kemenangan di nomor tunggal putra, ganda putri, ganda putra, dan ganda campuran, sementara satu gelar lainnya lepas ke luar negeri.</p>
<hr data-start="745" data-end="748" />
<h3 data-start="750" data-end="828"> Ganda Campuran: Marwan/Aisyah Persembahkan Gelar di Rumah Sendiri</h3>
<p data-start="829" data-end="1009"><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-26-at-14.29.42-1.jpeg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4810" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-26-at-14.29.42-1-300x200.jpeg" alt="WhatsApp Image 2025-10-26 at 14.29.42 (1)" width="300" height="200" /></a>Pasangan Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata tampil tangguh untuk menuntaskan perlawanan wakil Malaysia Jimmy Wong/Lai Pei Jing dengan skor 16-21, 21-19, 21-3.</p>
<blockquote data-start="1010" data-end="1228">
<p data-start="1012" data-end="1228">“Rasanya puas sekali bisa juara di rumah sendiri. Tahun lalu hanya sampai final, tahun ini akhirnya juara,” ungkap Marwan.<br data-start="1134" data-end="1137" /> Aisyah menambahkan, “Dukungan penonton luar biasa, kami tidak mau mengecewakan mereka.”</p>
</blockquote>
<p data-start="1230" data-end="1378">Kemenangan ini menjadi gelar Super 100 pertama bagi pasangan pelatnas pratama tersebut, sekaligus modal berharga menatap turnamen level Super 300.</p>
<hr data-start="1380" data-end="1383" />
<h3 data-start="1385" data-end="1457"> Ganda Putra: Raymond/Joaquin Menang Dramatis di Final Panas</h3>
<p data-start="1458" data-end="1666"><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-26-at-17.27.42-1.jpeg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4811" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-26-at-17.27.42-1-300x200.jpeg" alt="WhatsApp Image 2025-10-26 at 17.27.42 (1)" width="300" height="200" /></a>Pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin memastikan gelar juara setelah menang dramatis melawan duet senior lintas negara Choi Sol Gyu/Goh V Shem (Korea/Malaysia) dengan skor 21-18, 17-21, 24-22.</p>
<blockquote data-start="1667" data-end="1864">
<p data-start="1669" data-end="1864">“Game ketiga sangat menegangkan, tangan sampai gemetar waktu servis di poin kritis,” ucap Joaquin.<br data-start="1767" data-end="1770" /> “Akhirnya lega bisa juara Super 100 setelah beberapa kali gagal di final,” timpal Raymond.</p>
</blockquote>
<p data-start="1866" data-end="1999">Kemenangan ini menjadi sejarah kecil bagi sektor ganda putra pratama PBSI karena merupakan gelar perdana Super 100 bagi mereka.</p>
<hr data-start="2001" data-end="2004" />
<h3 data-start="2006" data-end="2075"> Ganda Putri: All Indonesian Final Dimenangkan Apri/Fadia</h3>
<p data-start="2076" data-end="2366"><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-26-at-17.59.17-1.jpeg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4812" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-26-at-17.59.17-1-300x200.jpeg" alt="WhatsApp Image 2025-10-26 at 17.59.17 (1)" width="300" height="200" /></a>Partai puncak ganda putri mempertemukan dua pasangan Indonesia — Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine.<br data-start="2243" data-end="2246" /> Apri/Fadia tampil dominan untuk menang 21-11, 21-17, sekaligus menandai kebangkitan mereka sebagai pasangan elite.</p>
<blockquote data-start="2367" data-end="2575">
<p data-start="2369" data-end="2575">“Target kami memang All Indonesian Final, dan Alhamdulillah bisa terwujud,” ujar Apriyani.<br data-start="2459" data-end="2462" /> Fadia menambahkan, “Hira/Jani bermain bagus, tapi kami coba tetap fokus dan gunakan pengalaman untuk menang.”</p>
</blockquote>
<hr data-start="2577" data-end="2580" />
<h3 data-start="2582" data-end="2653"> Tunggal Putra: Zaki Ubaidillah Pecah Telur Gelar Super 100</h3>
<p data-start="2654" data-end="2824"><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-26-at-17.37.24-1.jpeg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4813" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-26-at-17.37.24-1-300x200.jpeg" alt="WhatsApp Image 2025-10-26 at 17.37.24 (1)" width="300" height="200" /></a>Pebulutangkis muda Moh. Zaki Ubaidillah tampil luar biasa di partai final tunggal putra. Ia menaklukkan Dong Tian Yao (China) dua gim langsung, 21-11, 21-8.</p>
<blockquote data-start="2825" data-end="2985">
<p data-start="2827" data-end="2985">“Setelah dua kali dapat perak di Kejuaraan Dunia Junior, akhirnya bisa juara di sini. Dukungan penonton membuat saya makin semangat,” ujar Zaki penuh emosi.</p>
</blockquote>
<p data-start="2987" data-end="3108">Kemenangan ini mengukuhkan Zaki sebagai bintang baru tunggal putra Indonesia yang siap menembus level lebih tinggi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4808</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>“Strateginya Sangat Berpengaruh”: Jonatan Christie Juara Denmark Open 2025</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4804</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4804#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2025 04:13:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4804</guid>
		<description><![CDATA[Odense, 19 Oktober 2025 – Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, sukses menorehkan prestasi gemilang dengan menjuarai Denmark Open 2025. Dalam laga final yang berlangsung di Jyske Bank Arena, Odense, Minggu (19/10), Jonatan menundukkan unggulan pertama asal Tiongkok, Shi Yu Qi, melalui pertarungan tiga gim: 13-21, 21-15, 21-15. “Puji Tuhan bisa kembali juara di super [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/10/jojo.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4805" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/10/jojo-300x200.jpg" alt="jojo" width="300" height="200" /></a>Odense, 19 Oktober 2025 – Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, sukses menorehkan prestasi gemilang dengan menjuarai Denmark Open 2025. Dalam laga final yang berlangsung di Jyske Bank Arena, Odense, Minggu (19/10), Jonatan menundukkan unggulan pertama asal Tiongkok, Shi Yu Qi, melalui pertarungan tiga gim: 13-21, 21-15, 21-15.</p>
<p>“Puji Tuhan bisa kembali juara di super 750 dan lawan Shi Yuqi selalu tidak mudah karena dia pemain yang sangat matang,” ujar Jonatan usai pertandingan. “Saya melakukan semaksimal yang saya bisa karena di sini kondisinya menang angin, kalah angin juga, jadi ya strateginya sangat berpengaruh.”</p>
<p>Jonatan mengakui sempat kesulitan di gim pertama karena gagal menyesuaikan diri dengan arah angin yang cukup kuat di arena pertandingan. “Game 1 yang bikin kalah karena kondisi anginnya dari semifinal kemarin itu cukup kencang, strategi saya kurang tepat jadi saya kalah,” jelasnya.</p>
<p>Namun, perubahan strategi di gim kedua dan ketiga menjadi kunci kemenangan Jonatan. “Yang menjadi penentu kemenangan sebenarnya di game 3 awal, di mana saya berada di sisi lapangan yang sama, jadi itu titik poin pentingnya,” tambahnya.</p>
<p>Bagi Jonatan, gelar juara di Denmark ini memiliki makna lebih dari sekadar trofi. Ia menyebut kemenangan tersebut merupakan hasil dari proses panjang pemulihan kondisi fisik dan mental setelah sempat mengalami gangguan. “Gelar juara Denmark pastinya bukan hanya sekedar juara, tetapi ini adalah hasil dari proses beberapa bulan belakangan ini yang nggak mudah buat saya. Ada beberapa problem di badan saya yang pelan-pelan harus saya balikkin kondisinya dulu, balikkin sakit-sakitnya dulu, dan sampai akhirnya hasilnya bisa mengikuti di dua pertandingan belakang ini,” ungkapnya.</p>
<p>Dengan kemenangan ini, Jonatan kembali menegaskan konsistensinya sebagai salah satu tunggal putra elite dunia. Gelar Denmark Open 2025 menjadi bukti bahwa kerja keras dan proses panjang yang ia jalani membuahkan hasil manis.<br />
Foto: PBSI</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4804</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>“Membangkitkan Semangat Bulutangkis dari Semua Lapisan” — 16 Perusahaan dan Instansi Ikuti Polytron Badminton Challenge 2025</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4801</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4801#respond</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Oct 2025 13:37:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4801</guid>
		<description><![CDATA[Semarang — Sebanyak 16 tim dari berbagai perusahaan dan instansi turut memeriahkan Polytron Badminton Challenge – Kejuaraan Bulutangkis Antar Korporasi &#38; Instansi 2025 yang digelar di Polytron Stadium, Universitas Diponegoro, Semarang, pada Sabtu dan Minggu (11–12 Oktober). Ajang ini diikuti oleh deretan peserta dari berbagai lembaga ternama seperti BRI, Bank Mandiri, BCA, Pegadaian, Polda Jateng, [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p data-start="168" data-end="477"><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-11-at-22.13.25.jpeg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4802" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-11-at-22.13.25-300x200.jpeg" alt="WhatsApp Image 2025-10-11 at 22.13.25" width="300" height="200" /></a>Semarang — Sebanyak 16 tim dari berbagai perusahaan dan instansi turut memeriahkan Polytron Badminton Challenge – Kejuaraan Bulutangkis Antar Korporasi &amp; Instansi 2025 yang digelar di Polytron Stadium, Universitas Diponegoro, Semarang, pada Sabtu dan Minggu (11–12 Oktober).</p>
<p data-start="479" data-end="809">Ajang ini diikuti oleh deretan peserta dari berbagai lembaga ternama seperti BRI, Bank Mandiri, BCA, Pegadaian, Polda Jateng, TVRI Jateng, RRI Jateng, KONI Kota Semarang, Dinas Pendidikan Kota Semarang, Polytron, RS Roemani Semarang, RS Muhammadiyah Kendal, hingga Universitas Diponegoro yang menurunkan dua tim andalan.</p>
<p data-start="811" data-end="1271">Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, mengungkapkan rasa bangganya atas semangat dan partisipasi yang ditunjukkan oleh para peserta.<br data-start="979" data-end="982" /> “Ini adalah event bulutangkis pertama di Indonesia yang mempertemukan para karyawan untuk membela nama perusahaannya masing-masing. Kami ingin menumbuhkan kembali kecintaan masyarakat terhadap bulutangkis, agar semangat bermain dan berprestasi tetap hidup di setiap lapisan,” ujar Yoppy.</p>
<p data-start="1273" data-end="1674">Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Daryadi menjelaskan bahwa kejuaraan ini menggunakan format beregu yang memainkan tiga partai: tunggal, ganda putra, dan ganda campuran. Tiap tim boleh menurunkan 4 hingga 6 pemain. Babak awal digelar dengan sistem setengah kompetisi, membagi 16 tim ke dalam empat grup, dan para juara grup berhak maju ke semifinal sistem gugur.</p>
<p data-start="1676" data-end="1916">Selain Piala Bergilir, turnamen ini juga memperebutkan hadiah pembinaan total Rp16 juta: Rp7 juta untuk juara, Rp5 juta untuk runner-up, Rp2,5 juta untuk peringkat ketiga, dan Rp1,5 juta bagi tim peringkat keempat.</p>
<p data-start="1918" data-end="2333">Dalam sambutannya saat pembukaan, Bambang Roediyanto, selaku advisor Bakti Olahraga Djarum Foundation, menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia usaha dan olahraga.<br data-start="2094" data-end="2097" /> “Melalui kejuaraan seperti ini, perusahaan dan instansi dapat menjadi wadah baru bagi mantan atlet untuk tetap berkiprah. Kami berharap makin banyak pihak yang terlibat demi menghidupkan kembali gairah bulutangkis nasional,” tuturnya.</p>
<p data-start="2335" data-end="2722" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Sebagai bentuk keberlanjutan program, Bakti Olahraga Djarum Foundation juga aktif menggelar kompetisi bulutangkis antar pelajar. Setelah sukses mengadakan Kejuaraan Bulutangkis Antar SD se-Kota Semarang pada 24–27 Juli lalu, berikutnya akan digelar turnamen untuk SMP pada 15–16 November dan SMA pada 22–23 November, seluruhnya di Polytron Stadium Universitas Diponegoro.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4801</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jonatan Balas Axelsen, Blitzers Menang Dramatis di Hari Perdana BXL Jakarta 2025</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4797</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4797#respond</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Oct 2025 23:28:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4797</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, 2 Oktober 2025 – Hari pertama BXL Jakarta 2025 menghadirkan drama seru di Istora Senayan. Jonatan Christie menjadi tuan rumah setelah menaklukkan Viktor Axelsen di babak penentuan Ultimate Shuttle Showdown (USS). Kemenangan tersebut memastikan Blitzers menekuk Lightning dengan skor tipis, sekaligus menutup laga penuh tensi di pembukaan turnamen. Pertarungan dibuka dengan duel Rockets kontra [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p data-start="217" data-end="586"><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/10/BXL-Jakarta-Day-1-Photos-Media-4.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4798" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/10/BXL-Jakarta-Day-1-Photos-Media-4-300x200.jpg" alt="BXL Jakarta Day 1 - Photos (Media) 4" width="300" height="200" /></a>Jakarta, 2 Oktober 2025 – Hari pertama BXL Jakarta 2025 menghadirkan drama seru di Istora Senayan. Jonatan Christie menjadi tuan rumah setelah menaklukkan Viktor Axelsen di babak penentuan <em data-start="415" data-end="442">Ultimate Shuttle Showdown</em> (USS). Kemenangan tersebut memastikan Blitzers menekuk Lightning dengan skor tipis, sekaligus menutup laga penuh tensi di pembukaan turnamen.</p>
<p data-start="588" data-end="1041">Pertarungan dibuka dengan duel Rockets kontra Hurricanes. Rockets tampil dominan sejak awal lewat tiga kemenangan beruntun di nomor 3&#215;3 yang dimainkan M. Rian Ardianto, Teo Ee Yi, dan Melati Daeva Oktavianti. Tambahan angka dari Mia Blichfeldt di tunggal putri serta Kodai Naraoka di tunggal putra membuat Rockets unggul jauh 5–0. Hurricanes hanya mampu memperkecil keadaan di partai 3&#215;3 terakhir, sehingga laga berakhir dengan skor 5–3 untuk Rockets.</p>
<p data-start="1043" data-end="1529">Duel kedua mempertemukan Lightning dengan Blitzers, yang berlangsung jauh lebih ketat. Lightning membuka keunggulan melalui Fajar Alfian, Nur Izzudin Rumsani, dan Shevon Lai di nomor 3&#215;3. Namun Michelle Li membalas lewat kemenangan atas Nguyen Thuy Linh di tunggal putri. Axelsen sempat membawa Lightning kembali unggul setelah mengalahkan Jonatan di tunggal putra, sebelum Blitzers menyamakan kedudukan 4–4 berkat kemenangan trio Chirag Shetty, Misaki Matsutomo, dan Apriyani Rahayu.</p>
<p data-start="1531" data-end="1844">Skor imbang membuat laga harus ditentukan lewat USS, format penentu unik dengan sistem <em data-start="1618" data-end="1630">first-to-5</em>. Lightning memilih kembali menurunkan Axelsen, sementara Blitzers mempercayakan kesempatan pada Jonatan. Dalam duel penuh gengsi itu, Jonatan berhasil menebus kekalahan sebelumnya dengan kemenangan dramatis 5–4.</p>
<p data-start="1846" data-end="2012">Sorak sorai penonton Istora mengiringi keberhasilan Jonatan sekaligus mengantar Blitzers meraih kemenangan pertama di BXL Jakarta 2025 dengan cara yang spektakuler.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4797</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>“Silaturahmi Insan Media, Semangat Bulutangkis Tak Pernah Padam” – KBAM 2025 Jakarta Diramaikan 42 Media</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4794</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4794#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Sep 2025 07:39:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4794</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta – 29 September 2025. Kejuaraan Bulutangkis Antar Media (KBAM) 2025 kembali digelar dengan semangat kebersamaan yang tak pernah surut. Ajang tahunan yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation ini menjadi salah satu agenda paling ditunggu insan media di Indonesia. Seperti tahun sebelumnya, KBAM 2025 diselenggarakan di tiga zona. Zona Barat akan menjadi pembuka di GOR [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p data-start="197" data-end="465"><em data-start="197" data-end="206"><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-14.35.08.jpeg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4795" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-14.35.08-300x200.jpeg" alt="WhatsApp Image 2025-09-29 at 14.35.08" width="300" height="200" /></a>Jakarta</em> – 29 September 2025. Kejuaraan Bulutangkis Antar Media (KBAM) 2025 kembali digelar dengan semangat kebersamaan yang tak pernah surut. Ajang tahunan yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation ini menjadi salah satu agenda paling ditunggu insan media di Indonesia.</p>
<p data-start="467" data-end="809">Seperti tahun sebelumnya, KBAM 2025 diselenggarakan di tiga zona. Zona Barat akan menjadi pembuka di GOR Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada 29 September – 1 Oktober. Zona Tengah berlangsung di Polytron Stadium Universitas Diponegoro, Semarang, pada 7–8 Oktober, dan ditutup di Zona Timur di GOR Marvel, Surabaya, pada 14–15 Oktober.</p>
<p data-start="811" data-end="1120">Kompetisi ini mempertandingkan kategori ganda yang dibagi dalam tiga kelompok usia: 25–35 tahun, 36–45 tahun, dan 45 tahun ke atas. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp45 juta di tiap zona. Juara kelompok usia berhak atas uang pembinaan Rp7,5 juta, runner-up Rp5 juta, dan peringkat ketiga Rp2,5 juta.</p>
<p data-start="1122" data-end="1319">Sebanyak 192 peserta dari 42 media televisi, cetak, dan online siap bersaing di Zona Barat. Antusiasme ini menjadi bukti bahwa olahraga bulutangkis mampu mempererat silaturahmi antar insan media.</p>
<p data-start="1321" data-end="1663">“Generasi wartawan baru yang tampil di kejuaraan ini terus bermunculan menggantikan para wartawan senior yang sudah cukup lama mengikuti event ini. Ini menandakan bulutangkis menjadi sarana yang efektif untuk merekatkan tali silaturahmi di antara rekan-rekan media,” ujar Budi Darmawan, Senior Manager Corporate Communication PT Djarum.</p>
<p data-start="1665" data-end="1893">Budi menambahkan, lewat ajang ini semangat kebangkitan bulutangkis Indonesia juga terus digelorakan. Hal senada disampaikan Ketua Panitia Pelaksana, Daryadi, yang menyebut antusiasme peserta semakin meningkat setiap tahun.</p>
<p data-start="1895" data-end="2149">“Kami mohon maaf harus membatasi peserta maksimal hanya 32 pasangan di tiap kelompok usia, mengingat event ini hanya berlangsung selama tiga hari. Untuk rekan-rekan yang belum berkesempatan tampil tahun ini semoga bisa ikut tahun depan,” tutur Daryadi.</p>
<p data-start="2151" data-end="2388">Pertandingan akan digelar dengan sistem gugur sesuai regulasi BWF. Pada hari pertama seluruh peserta akan bertanding satu kali, dilanjutkan dengan babak kedua dan perempat final di hari kedua, lalu semifinal dan final pada hari ketiga.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4794</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>“Belum untuk Kami, Banyak yang Harus Dievaluasi” – Fajar/Fikri Runner-up Korea Open 2025</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4791</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4791#respond</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Sep 2025 09:29:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4791</guid>
		<description><![CDATA[Suwon – Harapan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, untuk meraih gelar Korea Open 2025 pupus setelah kalah dari pasangan tuan rumah sekaligus unggulan pertama, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, di partai final. Bertanding di Suwon Gymnasium, Minggu (28/9), Fajar/Fikri harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 16-21, 21-23. Fajar Alfian mengaku tetap bersyukur meski [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p data-start="198" data-end="543"><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/PodiumFajarFikri_Final_KoreaOpen2025_PBSI_20250928.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4792" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/PodiumFajarFikri_Final_KoreaOpen2025_PBSI_20250928-300x200.jpg" alt="PodiumFajarFikri_Final_KoreaOpen2025_PBSI_20250928" width="300" height="200" /></a>Suwon – Harapan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, untuk meraih gelar Korea Open 2025 pupus setelah kalah dari pasangan tuan rumah sekaligus unggulan pertama, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, di partai final. Bertanding di Suwon Gymnasium, Minggu (28/9), Fajar/Fikri harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 16-21, 21-23.</p>
<p data-start="545" data-end="896">Fajar Alfian mengaku tetap bersyukur meski hasil belum sesuai harapan. “Walaupun kami belum bisa meraih titel di Korea Open kali ini tapi kami sudah memberikan perlawanan dan tampil semaksimal mungkin. Sayang di gim kedua ada kesempatan untuk memaksa rubber game tapi kami tidak bisa memanfaatkan setelah unggul 20-19 terlebih dahulu,” ungkap Fajar.</p>
<p data-start="898" data-end="1177">Menurutnya, pertahanan lawan menjadi faktor utama yang menyulitkan. “Kim/Seo pertahanannya sangat luar biasa, sangat rapat dan sulit ditembus. Saya juga beberapa kali melakukan kesalahan sendiri di poin kritis. Ini masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diperbaiki,” ujarnya.</p>
<p data-start="1179" data-end="1560">Fajar menambahkan, melawan pasangan top dunia seperti Kim/Seo membutuhkan konsistensi total. “Melawan mereka yang sedang berada di puncak performa memang tidak bisa mengandalkan teknik, fisik, stamina tapi fokus pikiran harus in dari start sampai terakhir. Kami mencoba tadi, bagaimana menjalankan taktik dan strategi dengan fokus prima. Tapi hari ini hasilnya belum untuk kami.”</p>
<p data-start="1562" data-end="1898">Ia juga memberi pujian kepada lawan. “Tahun ini merupakan tahun Kim/Seo, golden age dengan menjuarai turnamen-turnamen penting seperti All England dan Kejuaraan Dunia. Dengan gelar-gelar penting itu pasti menumbuhkan kepercayaan diri yang lebih, selain memang secara kualitas sangat bagus. Pertahanan, variasi permainan dan fokusnya.”</p>
<p data-start="1900" data-end="2220">Sementara itu, Muhammad Shohibul Fikri menilai masih ada banyak yang harus diperbaiki dari performa mereka. “Kami harus menambah tenaga dan stamina, selain itu fokus juga ditambah. Kami tidak buruk-buruk amat di empat turnamen pertama ini tapi banyak yang harus dievaluasi bila ingin konsisten di level top,” jelasnya.</p>
<p data-start="2222" data-end="2380">Meski gagal juara, langkah Fajar/Fikri hingga final Korea Open 2025 tetap menjadi modal penting untuk menghadapi turnamen-turnamen selanjutnya di musim ini.</p>
<p data-start="2222" data-end="2380">Foto: PBSI</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4791</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>“Terbayar, Terima Kasih Tuhan” – Jonatan Christie Raih Gelar Korea Open 2025</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4787</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4787#respond</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Sep 2025 09:21:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4787</guid>
		<description><![CDATA[Suwon – Jonatan Christie menutup perjalanan impresifnya di Korea Open 2025 dengan gelar juara. Pada final tunggal putra yang digelar Minggu (28/9), Jonatan menaklukkan unggulan pertama asal Denmark, Anders Antonsen, lewat pertarungan tiga gim 21-10, 15-21, 21-17 di Suwon Gymnasium. Kemenangan ini menjadi sangat berarti bagi Jonatan. “Memang ini bukan turnamen yang paling besar, yang [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p data-start="179" data-end="463"><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/PodiumJonatan_Final_KoreaOpen2025_PBSI_20250928.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4788" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/PodiumJonatan_Final_KoreaOpen2025_PBSI_20250928-300x200.jpg" alt="PodiumJonatan_Final_KoreaOpen2025_PBSI_20250928" width="300" height="200" /></a>Suwon – Jonatan Christie menutup perjalanan impresifnya di Korea Open 2025 dengan gelar juara. Pada final tunggal putra yang digelar Minggu (28/9), Jonatan menaklukkan unggulan pertama asal Denmark, Anders Antonsen, lewat pertarungan tiga gim 21-10, 15-21, 21-17 di Suwon Gymnasium.</p>
<p data-start="465" data-end="903">Kemenangan ini menjadi sangat berarti bagi Jonatan. “Memang ini bukan turnamen yang paling besar, yang top tier-nya, tapi bagi saya ini sangat-sangat berarti. Gelar juara Super 500 yang tidak saya bayangkan, setelah beberapa waktu struggle dengan cedera. Banyak waktu tersita untuk pemulihan, lalu sakit lagi, pemulihan lagi, cari percaya dirinya, cari motivasinya. Dan hari ini terbayar, terima kasih Tuhan,” ujarnya penuh rasa syukur.</p>
<p data-start="905" data-end="1229">Di pertandingan, Jonatan mengakui kondisi angin di lapangan cukup menyulitkan. “Memang kondisi menang dan kalah anginnya cukup terasa, cukup deras lalu Antonsen dengan pengalamannya sangat tidak mudah. Di gim penentuan saya sudah unggul satu dua poin, itu membuat pede untuk terus menerapkan strategi yang sama,” jelasnya.</p>
<p data-start="1231" data-end="1561">Dengan gelar ini, Jonatan bertekad melanjutkan momentum untuk mengejar peringkat dunia. “Berikutnya pasti banyak yang mau dikejar tapi sementara mau mengejar poin untuk menaikkan peringkat dulu. Belakangan ini cukup tertinggal karena hasil yang kurang baik. Saya mau mendapat poin sebanyak-banyaknya di sisa tahun ini,” katanya.</p>
<p data-start="1563" data-end="1753">Gelar Korea Open 2025 menandai kebangkitan Jonatan Christie setelah masa-masa sulit akibat cedera, sekaligus menambah semangatnya untuk terus bersaing di level tertinggi bulutangkis dunia.</p>
<p data-start="1563" data-end="1753">Foto: PBSI</p>
<p data-start="1563" data-end="1753">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4787</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>“Saling Support, Menuntaskan dengan Gelar” – Fajar/Fikri ke Final Korea Open 2025</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4784</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4784#respond</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Sep 2025 14:10:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4784</guid>
		<description><![CDATA[Suwon – Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, memastikan tiket ke final Korea Open 2025 usai mengalahkan wakil Chinese Taipei, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan, dengan skor 21-19, 21-16 pada laga semifinal, Sabtu (27/9). Fajar Alfian bersyukur atas kelancaran pertandingan sekaligus kemenangan yang diraih. “Alhamdulillah bersyukur diberikan kelancaran dan kemenangan dalam pertandingan. Tidak ada cedera. Pertandingan [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p data-start="190" data-end="429"><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/FajarFikri12_SF_KoreaOpen2025_PBSI_20250927.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4785" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/FajarFikri12_SF_KoreaOpen2025_PBSI_20250927-300x200.jpg" alt="FajarFikri12_SF_KoreaOpen2025_PBSI_20250927" width="300" height="200" /></a>Suwon – Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, memastikan tiket ke final Korea Open 2025 usai mengalahkan wakil Chinese Taipei, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan, dengan skor 21-19, 21-16 pada laga semifinal, Sabtu (27/9).</p>
<p data-start="431" data-end="743">Fajar Alfian bersyukur atas kelancaran pertandingan sekaligus kemenangan yang diraih. “Alhamdulillah bersyukur diberikan kelancaran dan kemenangan dalam pertandingan. Tidak ada cedera. Pertandingan yang tidak mudah, mereka mempunyai power dan speed yang luar biasa sangat baik dan sangat menyulitkan,” ujarnya.</p>
<p data-start="745" data-end="1163">Meski menang dua gim langsung, Fajar mengakui masih ada catatan yang harus diperbaiki. “Di gim kedua saya banyak sekali melakukan kesalahan sendiri padahal kami sempat unggul jauh lalu mereka berhasil mengejar. Itu tidak boleh terjadi lagi di pertandingan final besok. Besok kami berharap kami bisa menuntaskan Korea Open 2025 dengan gelar juara. Kami ingin mendapat gelar kedua. Mohon doanya dari semua,” tambahnya.</p>
<p data-start="1165" data-end="1479">Sementara itu, Shohibul Fikri menekankan pentingnya kerja sama dan dukungan satu sama lain di lapangan. “Kami saling mengingatkan ketika partner sedang tidak enak mainnya. Tadi juga bukan hanya a Fajar yang banyak mati sendiri, saya juga sama. Tapi bagaimana kami bisa saling support agar bisa bangkit,” ucapnya.</p>
<p data-start="1481" data-end="1644">Fikri juga menegaskan bahwa capaian ke final ini adalah hasil kerja keras. “Perjalanan tidak mudah tapi usaha kami tidak sia-sia. Senang bisa ke final,” katanya.</p>
<p data-start="1646" data-end="1738">Dengan kemenangan ini, Fajar/Fikri berkesempatan merebut gelar kedua mereka di Korea Open.</p>
<p data-start="1646" data-end="1738">Foto: PBSI</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4784</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>“Menikmati Final, Belajar dari Idola” – Jonatan Christie Hadang Alwi Farhan di Korea Open 2025</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4781</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4781#respond</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Sep 2025 12:05:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4781</guid>
		<description><![CDATA[Suwon – Jonatan Christie memastikan tempat di final Korea Open 2025 setelah melewati laga ketat melawan rekan senegara, Alwi Farhan, dalam semifinal tunggal putra, Sabtu (27/9). Jonatan menang 18-21, 21-14, 21-15 dalam duel yang berlangsung intens di Suwon Gymnasium. Bagi Jonatan, keberhasilan ini menjadi final keduanya tahun ini setelah Indonesia Masters pada Januari lalu. “Puji [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p data-start="224" data-end="493"><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/JonatanAlwi2_SF_KoreaOpen2025_PBSI_20250927.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4782" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/JonatanAlwi2_SF_KoreaOpen2025_PBSI_20250927-300x200.jpg" alt="JonatanAlwi2_SF_KoreaOpen2025_PBSI_20250927" width="300" height="200" /></a>Suwon – Jonatan Christie memastikan tempat di final Korea Open 2025 setelah melewati laga ketat melawan rekan senegara, Alwi Farhan, dalam semifinal tunggal putra, Sabtu (27/9). Jonatan menang 18-21, 21-14, 21-15 dalam duel yang berlangsung intens di Suwon Gymnasium.</p>
<p data-start="495" data-end="805">Bagi Jonatan, keberhasilan ini menjadi final keduanya tahun ini setelah Indonesia Masters pada Januari lalu. “Puji Tuhan karena mencapai final kedua tahun ini setelah Indonesia Masters bulan Januari lalu. Penantian yang cukup panjang setelah segala macam hal yang terjadi, banyak lika-likunya,” ujar Jonatan.</p>
<p data-start="807" data-end="1123">Ia mengakui penampilan Alwi cukup mengejutkan dan memberi perlawanan sengit. “Cukup happy, bukan karena bisa masuk final tapi juga melihat penampilan Alwi bermain seperti tadi. Di luar ekspektasi tapi tidak heran dengan beberapa kali dia bisa mengalahkan pemain top. Terlihat improve yang sangat jelas,” tambahnya.</p>
<p data-start="1125" data-end="1543">Jonatan juga mengungkap strategi saat laga berjalan. “Di gim pertama setelah saya unggul lumayan banyak, Alwi mengubah permainan dengan semakin agresif. Mengagetkan. Tapi di gim kedua dan ketiga saya coba lebih sabar dan menggunakan pengalaman saya. Besok saya mau menikmati pertandingan, menikmati final kedua saya. Tapi saya juga akan melakukan yang terbaik, berusaha semaksimal mungkin dengan apa yang saya bisa.”</p>
<p data-start="1545" data-end="1851">Sementara itu, bagi Alwi Farhan, semifinal kali ini menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan kariernya. “Pertandingan ini menjadi titik yang penting di perjalanan karir saya. Tidak selalu mulus, banyak pelajaran yang sangat berharga. Pertama kali merasakan melawan senior sekaligus idola,” kata Alwi.</p>
<p data-start="1853" data-end="2254">Ia mengaku banyak belajar dari duel tersebut. “Saya belajar bagaimana bisa dia lebih bisa membalikkan pikiran ketika tertekan, lebih bisa konsisten jaga fokus, bisa lebih menikmati suasana dan kondisi di lapangan. Cukup senang bisa ke semifinal Super 500 pertama kali tapi belum puas pastinya. Masih banyak target-target yang mau dicapai dan saya akan terus memperbaiki diri, meningkatkan performa.”</p>
<p data-start="2256" data-end="2454">Dengan hasil ini, Jonatan Christie menatap partai puncak Korea Open 2025 dengan penuh motivasi, sementara Alwi Farhan membawa pulang pengalaman berharga untuk menatap turnamen-turnamen berikutnya.</p>
<p data-start="2256" data-end="2454">Foto: PBSI</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4781</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>“Momentum dan Kepercayaan Diri Mulai Pulih” – Jonatan Christie Melaju ke Semifinal Korea Open 2025</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4778</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4778#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 12:46:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4778</guid>
		<description><![CDATA[Suwon – Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, tampil gemilang di babak perempatfinal Korea Open 2025. Unggulan keempat ini sukses menaklukkan wakil Jepang, Kenta Nishimoto, dengan skor telak 21-14, 21-8, Jumat (26/9). Jonatan mengaku kemenangan ini terasa spesial setelah melalui periode sulit akibat cedera. “Puji Tuhan bisa ke semifinal, penantian yang cukup panjang untuk saya. Terlebih [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p data-start="210" data-end="434"><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/Jonatan7_QF_KoreaOpen2025_PBSI_20250926.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4779" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/Jonatan7_QF_KoreaOpen2025_PBSI_20250926-300x200.jpg" alt="Jonatan7_QF_KoreaOpen2025_PBSI_20250926" width="300" height="200" /></a>Suwon – Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, tampil gemilang di babak perempatfinal Korea Open 2025. Unggulan keempat ini sukses menaklukkan wakil Jepang, Kenta Nishimoto, dengan skor telak 21-14, 21-8, Jumat (26/9).</p>
<p data-start="436" data-end="788">Jonatan mengaku kemenangan ini terasa spesial setelah melalui periode sulit akibat cedera.<br data-start="526" data-end="529" /> “Puji Tuhan bisa ke semifinal, penantian yang cukup panjang untuk saya. Terlebih lagi sempat ada cedera yang sangat mengganggu tapi pelan-pelan kondisinya mulai pulih, permainan mulai dapat momentumnya lagi dan kepercayaan diri bisa timbul,” ungkap Jonatan.</p>
<p data-start="790" data-end="1149">Ia menilai fokus dan konsistensi dalam menerapkan strategi menjadi kunci kemenangan hari ini.<br data-start="883" data-end="886" /> “Lebih fokus dari cara bermain, menerapkan apa yang disiapkan. Tarik lawan ke pola permainan yang saya mau. Belajar juga dari pertandingan kemarin dengan tidak mengendurkan tekanan, tidak memberikan satu momentum pun untuk dia bangkit sejak poin 0-0,” jelasnya.</p>
<p data-start="1151" data-end="1313">Menatap laga semifinal, Jonatan memilih untuk menjaga kondisi terlebih dahulu.<br data-start="1229" data-end="1232" /> “Besok kita lihat saja, sekarang mau fokus recovery dulu pastinya,” pungkasnya.</p>
<p data-start="1315" data-end="1473">Dengan kemenangan ini, Jonatan semakin dekat dengan target untuk kembali ke performa terbaiknya sekaligus menjaga harapan Indonesia di sektor tunggal putra.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4778</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>“Fokus dan Penasaran Menang” – Putri KW ke Semifinal Korea Open 2025</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4775</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4775#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 12:34:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4775</guid>
		<description><![CDATA[Suwon – Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, memastikan tiket ke semifinal Korea Open 2025 setelah menundukkan wakil tuan rumah, Kim Ga Eun, dua gim langsung 21-6, 21-15 pada babak perempatfinal. Putri mengaku senang bisa meraih kemenangan di hadapan dukungan publik tuan rumah yang memberikan tekanan tersendiri. “Alhamdulillah, secara keseluruhan cukup senang bisa menang [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p data-start="177" data-end="398"><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/Putri4_QF_KoreaOpen2025_PBSI_20250926.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4776" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/Putri4_QF_KoreaOpen2025_PBSI_20250926-300x200.jpg" alt="Putri4_QF_KoreaOpen2025_PBSI_20250926" width="300" height="200" /></a>Suwon – Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, memastikan tiket ke semifinal Korea Open 2025 setelah menundukkan wakil tuan rumah, Kim Ga Eun, dua gim langsung 21-6, 21-15 pada babak perempatfinal.</p>
<p data-start="400" data-end="807">Putri mengaku senang bisa meraih kemenangan di hadapan dukungan publik tuan rumah yang memberikan tekanan tersendiri.<br data-start="517" data-end="520" /> “Alhamdulillah, secara keseluruhan cukup senang bisa menang dari wakil tuan rumah dan ke semifinal. Tekanan penonton memang ada tapi saya coba fokus dengan pengembalian bola. Kim Ga Eun memiliki bola atas yang cukup menyulitkan jadi bagaimana saya tidak banyak mengangkat,” ujar Putri.</p>
<p data-start="809" data-end="1273">Kemenangan ini mengantarkan Putri kembali bertemu dengan tunggal putri Jepang, Akane Yamaguchi, untuk ketiga kalinya secara beruntun. Ia menyebut ada motivasi besar untuk memperbaiki catatan pertemuan sebelumnya.<br data-start="1021" data-end="1024" /> “Besok ketiga kalinya secara beruntun bakal bertemu Akane Yamaguchi (Jepang), saya ingin memperbaiki permainan dari yang sebelumnya dan pasti ada rasa penasaran ingin menang. Saya harus menguatkan pikiran dan tidak banyak mati sendiri,” tambahnya.</p>
<p data-start="1275" data-end="1421">Dengan penampilan solid melawan Kim, Putri menegaskan tekadnya untuk tampil lebih matang di semifinal dan menjaga peluang merebut hasil terbaik.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4775</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>“Bounce Back dan Wujudkan Mimpi” – Alwi Farhan Tembus Semifinal Korea Open 2025</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4772</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4772#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 12:26:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4772</guid>
		<description><![CDATA[Suwon – Pebulutangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan, mencatat pencapaian bersejarah dengan melangkah ke semifinal Korea Open 2025. Alwi secara dramatis menyingkirkan unggulan delapan asal Tiongkok, Weng Hong Yang, lewat pertarungan tiga gim 4-21, 21-16, 21-17 pada babak perempatfinal. Alwi mengakui sempat kesulitan beradaptasi di gim pertama akibat kondisi lapangan yang cukup panas. “Kondisi [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p data-start="189" data-end="488"><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/Alwi2_QF_KoreaOpen2025_PBSI_20250926.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4773" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/Alwi2_QF_KoreaOpen2025_PBSI_20250926-300x200.jpg" alt="Alwi2_QF_KoreaOpen2025_PBSI_20250926" width="300" height="200" /></a>Suwon – Pebulutangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan, mencatat pencapaian bersejarah dengan melangkah ke semifinal Korea Open 2025. Alwi secara dramatis menyingkirkan unggulan delapan asal Tiongkok, Weng Hong Yang, lewat pertarungan tiga gim 4-21, 21-16, 21-17 pada babak perempatfinal.</p>
<p data-start="490" data-end="822">Alwi mengakui sempat kesulitan beradaptasi di gim pertama akibat kondisi lapangan yang cukup panas.<br data-start="589" data-end="592" /> “Kondisi lapangan cukup panas, cukup mengganggu di gim pertama, adaptasinya terlambat. Sementara Weng Hong Yang dari awal sudah memegang kendali permainan. Tapi alhamdulillah bisa bounce back di dua gim berikutnya,” ungkap Alwi.</p>
<p data-start="824" data-end="1317">Kemenangan ini terasa spesial bukan hanya karena Alwi sukses menembus semifinal turnamen level Super 500 untuk pertama kalinya, tetapi juga karena ia akan berhadapan dengan idolanya, Jonatan Christie, di babak berikutnya.<br data-start="1045" data-end="1048" /> “Kemenangan yang sangat berarti, sangat penting, karena selain ini pertama kali semifinal Super 500 untuk saya dan besok akhirnya mimpi saya bertemu idola di pertandingan resmi terwujud. Bertemu koh Jonatan Christie. Siapapun yang menang, untuk Indonesia,” lanjutnya.</p>
<p data-start="1319" data-end="1617">Alwi menyebut titik balik pertandingan terjadi sejak gim kedua ketika dirinya memaksa untuk keluar dari tekanan dan lebih berani mengambil inisiatif.<br data-start="1468" data-end="1471" /> “Di gim kedua awal memang kondisi saya masih tertekan tapi saya mau tidak mau harus berusaha lepas dari itu, menunjukkan yang terbaik,” ujarnya.</p>
<p data-start="1619" data-end="1884">Meski sudah pernah menghadapi Weng sebelumnya, Alwi menilai situasi kali ini sangat berbeda.<br data-start="1711" data-end="1714" /> “Dari pertemuan sebelumnya memang kondisi lapangan yang berbeda jadi pendekatan strateginya juga berubah. Sekali lagi saya bersyukur dan bersiap untuk besok,” tutupnya.</p>
<p data-start="1886" data-end="2017">Dengan hasil ini, Alwi menegaskan statusnya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di sektor tunggal putra Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4772</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>“Tidak Mau Kalah, Konsistensi Jadi Kunci” – Fajar/Fikri Lolos ke Semifinal Korea Open 2025</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4769</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4769#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 12:22:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4769</guid>
		<description><![CDATA[Suwon – Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri berhasil menembus semifinal Korea Open 2025 setelah menaklukkan wakil tuan rumah, Jin Yong/Na Sung Seung, dengan skor meyakinkan 21-13, 21-16 di babak perempatfinal. Fajar mengakui laga ini tidak mudah meski mereka mampu menang straight game. Lawan yang berstatus juara di Pekanbaru pekan lalu disebutnya tampil penuh [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p data-start="213" data-end="448"><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/FajarFikri_QF_KoreaOpen2025_PBSI_20250926.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4770" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/FajarFikri_QF_KoreaOpen2025_PBSI_20250926-300x200.jpg" alt="FajarFikri_QF_KoreaOpen2025_PBSI_20250926" width="300" height="200" /></a>Suwon – Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri berhasil menembus semifinal Korea Open 2025 setelah menaklukkan wakil tuan rumah, Jin Yong/Na Sung Seung, dengan skor meyakinkan 21-13, 21-16 di babak perempatfinal.</p>
<p data-start="450" data-end="902">Fajar mengakui laga ini tidak mudah meski mereka mampu menang straight game. Lawan yang berstatus juara di Pekanbaru pekan lalu disebutnya tampil penuh motivasi.<br data-start="611" data-end="614" /> “Tidak mudah melawan pasangan muda Korea yang sedang naik daun, mereka baru juara di Pekanbaru minggu lalu. Pastinya mereka mempunyai motivasi lebih untuk naik kelas apalagi tampil di depan publik sendiri, tapi kami juga ingin menunjukkan konsistensi, kami tidak mau kalah,” ucap Fajar.</p>
<p data-start="904" data-end="1267">Memasuki gim kedua, Fajar/Fikri sempat mendapat tekanan karena lawan mengubah pola permainan. Namun, antisipasi yang baik membuat mereka tetap mampu mengendalikan pertandingan.<br data-start="1080" data-end="1083" /> “Masuk gim kedua mereka bermain sangat baik, mencoba mengubah pola dengan bertahan dulu baru balik menyerang, tapi kami sudah antisipasi dan alhamdulillah bisa menang,” tambah Fajar.</p>
<p data-start="1269" data-end="1636">Pebulutangkis berusia 30 tahun itu juga menyinggung pentingnya menjaga kondisi fisik di tengah jadwal padat.<br data-start="1377" data-end="1380" /> “Memang di usia yang tidak muda lagi, saya harus pintar menjaga kondisi. Makan dan istirahatnya harus bagus. Tim pelatnas memiliki semua fasilitas pendukung seperti fisioterapis, masseur dan lain-lain yang selalu membantu saya dalam pemulihan,” jelasnya.</p>
<p data-start="1638" data-end="1854">Sementara itu, Fikri menekankan pentingnya fokus menghadapi laga semifinal.<br data-start="1713" data-end="1716" /> “Untuk besok lawan pasti lebih sulit jadi persiapan harus maksimal. Recovery harus dengan baik. Yang terpenting jangan lengah,” katanya.</p>
<p data-start="1856" data-end="2207">Fikri juga mengungkapkan kedekatan dengan Fajar di luar lapangan yang membantu menjaga kekompakan saat bertanding.<br data-start="1970" data-end="1973" /> “Dengan a Fajar kan memang sudah dekat jadi di luar lapangan kemistri dan adaptasinya sudah ok. Di kamar pun tidak ada canggung, malahan kami sering sharing banyak hal, baik tentang bulutangkis atau di luar bulutangkis,” ujar Fikri.</p>
<p data-start="2209" data-end="2358">Dengan kemenangan ini, Fajar/Fikri melangkah ke semifinal dan akan menghadapi tantangan yang lebih berat demi membuka peluang menuju partai puncak.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4769</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>“Berani Fight, Berani Capek”: Amri/Nita ke Semifinal Korea Open 2025</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4766</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4766#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 08:54:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4766</guid>
		<description><![CDATA[Suwon, 26 September 2025 – Pasangan ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, sukses melangkah ke semifinal Korea Open 2025 setelah menyingkirkan unggulan keempat asal Tiongkok, Guo Xin Wa/Chen Fang Hui, dengan skor 11-21, 21-17, 21-16 pada laga perempat final, Jumat (26/9). Amri mengaku bersyukur dengan kemenangan tersebut, meski di gim pertama mereka sempat kehilangan [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/AmriNita5_QF_KoreaOpen2025_PBSI_20250926.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4767" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/AmriNita5_QF_KoreaOpen2025_PBSI_20250926-300x200.jpg" alt="AmriNita5_QF_KoreaOpen2025_PBSI_20250926" width="300" height="200" /></a>Suwon, 26 September 2025 – Pasangan ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, sukses melangkah ke semifinal Korea Open 2025 setelah menyingkirkan unggulan keempat asal Tiongkok, Guo Xin Wa/Chen Fang Hui, dengan skor 11-21, 21-17, 21-16 pada laga perempat final, Jumat (26/9).</p>
<p>Amri mengaku bersyukur dengan kemenangan tersebut, meski di gim pertama mereka sempat kehilangan kendali permainan.<br />
“Alhamdulillah bisa diberikan kemenangan hari ini. Dari speed kami sebenarnya sudah bisa mengikuti lawan, hanya memang banyak bola yang seharusnya jadi poin malah jadi bumerang. Walau secara poin jauh, kami merasa bisa meladeni rally mereka,” ujar Amri.</p>
<p>Bangkit di gim kedua, Amri/Nita tampil lebih nekat dengan menjaga tempo permainan sekaligus meminimalisasi kesalahan sendiri. “Kami tidak mau menurunkan speed, terus jaga tempo, dan berhasil,” lanjutnya.</p>
<p>Pada gim penentuan, meski sempat tertinggal 1-6, pasangan Indonesia itu mampu membalikkan keadaan. “Setelah itu mereka agak mengendur, kami bisa manfaatkan. Second win kami keluar dan percaya diri naik lagi,” jelas Amri.</p>
<p>Nita menambahkan kunci kemenangan mereka datang di momen-momen krusial gim ketiga. “Setelah ketat di pertengahan gim, kami dapat banyak poin beruntun. Secara permainan tidak ada yang diubah, hanya mereka banyak mati sendiri. Saya juga terus diingatkan kak Amri dan pelatih untuk fokus menjaga pembukaan pertama mereka,” kata Nita.</p>
<p>Di semifinal, Amri/Nita akan menghadapi unggulan pertama asal Tiongkok, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping. Nita menyadari lawan berikutnya memiliki kualitas konsentrasi yang sangat kuat.<br />
“Mereka punya fokus yang luar biasa, tidak mudah diganggu. Ini yang harus kami waspadai,” ujarnya.</p>
<p>Amri menutup dengan tekad kuat untuk menatap laga semifinal. “Sekarang fokus dulu pemulihan karena cukup melelahkan buat kami berdua. Besok harus berani fight, berani capek, dan berani adu permainan di lapangan.”</p>
<p>Foto: PBSI</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4766</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>“Energi Istora Tak Tertandingi”: BXL Jakarta 2025 Siap Jadi Pesta Bulutangkis Dunia</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4763</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4763#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 08:53:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4763</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, 26 September 2025 – BDMNTN-XL (BXL) Jakarta 2025 tinggal menghitung hari. Turnamen dengan format unik ini akan berlangsung di Istora Senayan pada 2–5 Oktober mendatang, menghadirkan perpaduan bulutangkis kelas dunia, hiburan, dan budaya dalam satu panggung megah. Empat tim tangguh akan bertarung, yakni Blitzers, Hurricanes, Lightning, dan Rockets, masing-masing diperkuat deretan bintang dunia dan [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p data-start="247" data-end="521"><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/20241103_161031.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4764" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/20241103_161031-300x169.jpg" alt="20241103_161031" width="300" height="169" /></a>Jakarta, 26 September 2025 – BDMNTN-XL (BXL) Jakarta 2025 tinggal menghitung hari. Turnamen dengan format unik ini akan berlangsung di Istora Senayan pada 2–5 Oktober mendatang, menghadirkan perpaduan bulutangkis kelas dunia, hiburan, dan budaya dalam satu panggung megah.</p>
<p data-start="523" data-end="1244">Empat tim tangguh akan bertarung, yakni Blitzers, Hurricanes, Lightning, dan Rockets, masing-masing diperkuat deretan bintang dunia dan pemain top Indonesia. Penonton akan menyaksikan Viktor Axelsen, peraih medali emas Olimpiade asal Denmark dan mantan tunggal putra nomor satu dunia, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting yang menjadi andalan tuan rumah di sektor tunggal, serta Apriyani Rahayu dan Fajar Alfian yang dikenal sebagai spesialis ganda dengan reputasi internasional. Bintang bulutangkis lainnya yang turut ambil bagian meliputi Pornpawee Chochuwong dari Thailand, Kodai Naraoka dan Yuta Watanabe dari Jepang, Michelle Li dari Kanada, Kirsty Gilmour dari Skotlandia, serta Chirag Shetty dari India.</p>
<p data-start="1246" data-end="1507">Setiap skuad akan dipimpin oleh kapten legendaris Indonesia, yaitu Greysia Polii, Vita Marissa, Hendra Setiawan, dan Flandy Limpele. Kehadiran mereka di balik tim akan menambah aroma persaingan, strategi, sekaligus drama yang memperkaya jalannya pertandingan.</p>
<p data-start="1509" data-end="1921">Format pertandingan BXL dirancang berbeda dari turnamen pada umumnya. Pertarungan akan diberi batas waktu, menampilkan nomor tunggal putra dan putri, partai 3 lawan 3 berintensitas tinggi, hingga babak pamungkas Ultimate Shuttle Showdown yang menentukan pemenang jika kedudukan imbang. Dengan 32 pemain kelas dunia yang dibagi rata ke empat tim, setiap laga diharapkan berlangsung penuh ketegangan dan hiburan.</p>
<p data-start="1923" data-end="2393">“Kami memadukan jajaran pemain kelas dunia dengan format yang membuat penonton tak bisa berpaling di setiap menit, di setiap reli. Jakarta adalah rumah spiritual bulutangkis, dan energi Istora tak tertandingi,” ujar CK Lee, CEO SPOTV. Ia menambahkan bahwa tujuan utama BXL adalah merayakan pahlawan bulutangkis Indonesia bersama bintang dunia dalam sebuah ajang yang menyatukan olahraga, musik, dan budaya dengan cara yang memukau, bertempo tinggi, dan tak terlupakan.</p>
<p data-start="2395" data-end="2889">Selain pertarungan di lapangan, BXL Jakarta 2025 juga akan menampilkan nuansa festival yang meriah. Band-band lokal akan tampil setiap malam pada 2–4 Oktober, interaksi khusus bersama penggemar akan dihadirkan pada 3–5 Oktober, dan seluruh arena akan dipenuhi suguhan musik serta konten visual. Semua elemen ini akan mengubah Istora Senayan menjadi sebuah panggung perayaan bulutangkis, hiburan, dan budaya yang menghadirkan pengalaman seharian penuh, melampaui sekadar pertandingan olahraga.</p>
<p data-start="2395" data-end="2889">Foto: BDMXL 2024</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4763</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>“Ruang Lapangan Sangat Sempit” – Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal China Masters 2025</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4759</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4759#respond</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Sep 2025 23:13:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4759</guid>
		<description><![CDATA[Shenzhen – Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, harus menghentikan langkah mereka di babak semifinal China Masters 2025 setelah takluk dari unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, dengan skor 13-21, 17-21 pada pertandingan yang berlangsung semalam, Sabtu (20/9), di Shenzhen. Fajar mengakui permainan lawan jauh lebih rapi dan minim [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Shenzhen –<a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/FajarFikri2_SF_ChinaMasters2025_PBSI_20250920.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4760" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/FajarFikri2_SF_ChinaMasters2025_PBSI_20250920-300x200.jpg" alt="FajarFikri2_SF_ChinaMasters2025_PBSI_20250920" width="300" height="200" /></a> Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, harus menghentikan langkah mereka di babak semifinal China Masters 2025 setelah takluk dari unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, dengan skor 13-21, 17-21 pada pertandingan yang berlangsung semalam, Sabtu (20/9), di Shenzhen.</p>
<p>Fajar mengakui permainan lawan jauh lebih rapi dan minim kesalahan. Sementara dirinya justru banyak melakukan error yang berakibat hilangnya momentum.</p>
<p>“Hari ini saya pribadi banyak melakukan kesalahan. Kim/Seo sebaliknya bermain sangat rapi, tidak mudah mati sendiri. Kami sudah mencoba berbagai cara tapi mereka sudah siap, belajar dari pertemuan sebelumnya. Saya merasa tadi ruang di lapangan mereka sangat sempit, mereka berhasil menutup semua celah yang ada. Dari sana banyak keragu-raguan dari saya,” ujar Fajar.</p>
<p>Dengan hasil ini, Fajar/Fikri langsung mengalihkan fokus untuk persiapan ke turnamen berikutnya.</p>
<p>“Besok pagi kami akan langsung terbang ke Korea. Kami akan menyiapkan lagi untuk Korea Open. Diskusi dengan Fikri dan pelatih, evaluasi pertandingan tadi. Apa kekurangannya dan coba diperbaiki. Namanya pertandingan ada menang atau kalah. Ini jadi pembelajaran untuk kami buat ke depan,” tambah Fajar.</p>
<p>Sementara itu, Fikri menyoroti dominasi lawan dalam mengendalikan tempo sejak bola pertama.</p>
<p>“Mereka berhasil menurunkan bola terlebih dahulu, kami keduluan terus. Di bola pertama dan keduanya juga mereka lebih unggul. Mencoba main no lob mereka juga meladeni dan sangat safe,” kata Fikri.</p>
<p>Kekalahan ini membuat Fajar/Fikri gagal melangkah ke final. Meski begitu, pasangan Indonesia tersebut menilai pengalaman di Shenzhen menjadi bekal penting untuk menghadapi kompetisi berikutnya.</p>
<p>Foto: PBSI</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4759</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>“Menikmati Proses, Siapapun Lawan Harus Siap”: Fajar/Fikri ke Semifinal China Masters 2025</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4756</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4756#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2025 07:46:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4756</guid>
		<description><![CDATA[Shenzhen – Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses melangkah ke babak semifinal China Masters 2025. Mereka tampil meyakinkan dengan mengalahkan unggulan ketiga asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, melalui skor 21-16, 21-11 pada laga perempat final, Jumat (19/9). Fajar mengaku bersyukur atas pencapaian ini dan menilai kunci permainan mereka terletak pada komunikasi yang [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/FajarFikri3_QF_ChinaMasters2025_PBSI_20250919.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4757" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/FajarFikri3_QF_ChinaMasters2025_PBSI_20250919-300x200.jpg" alt="FajarFikri3_QF_ChinaMasters2025_PBSI_20250919" width="300" height="200" /></a>Shenzhen – Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses melangkah ke babak semifinal China Masters 2025. Mereka tampil meyakinkan dengan mengalahkan unggulan ketiga asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, melalui skor 21-16, 21-11 pada laga perempat final, Jumat (19/9).</p>
<p>Fajar mengaku bersyukur atas pencapaian ini dan menilai kunci permainan mereka terletak pada komunikasi yang terjalin baik dengan Fikri serta arahan pelatih.</p>
<p>“Pasti senang bisa kembali ke semifinal. Tidak mudah perjalanan dari babak pertama tapi kami menikmati setiap prosesnya, setiap harinya. Komunikasi saya dengan Fikri serta pelatih terus berjalan lancar sehingga bisa menampilkan yang terbaik, semoga bisa terus lebih baik,” kata Fajar.</p>
<p>Menatap semifinal, pasangan berjuluk Fajri ini bersiap menghadapi lawan berat, yakni Kim Won Ho/Seo Seung Jae (Korea) atau Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang).</p>
<p>“Kim/Seo dengan performa luar biasa tahun ini, dengan juara All England, juara dunia dan sederet gelar lainnya pasti tampil percaya diri. Sementara bila bertemu Hoki/Kobayashi, masih hangat kemarin di Paris, saya dan Rian kalah dari mereka. Cukup penasaran untuk rematch. Siapapun lawannya kami harus siap dan pantang menyerah tapi yang terpenting bisa bermain enjoy,” tambah Fajar.</p>
<p>Sementara itu, Fikri menilai kemenangan kali ini tidak lepas dari strategi yang berhasil dieksekusi dengan baik.</p>
<p>“Kami mempelajari lagi permainan mereka lalu coba dieksekusi hari ini. Ketika kami sudah bisa memimpin beberapa poin itu menaikkan kepercayaan diri dan bisa lebih tenang,” ujar Fikri.</p>
<p>Dengan kemenangan ini, Fajar/Fikri menjaga asa ganda putra Indonesia untuk merebut gelar juara di turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4756</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>China Masters 2025: “Satu Poin Itu Sangat Penting” – Leo/Bagas Lolos ke Perempat Final Usai Singkirkan Unggulan Malaysia</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4753</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4753#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2025 02:14:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4753</guid>
		<description><![CDATA[SHENZHEN – Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, berhasil melangkah ke perempat final China Masters 2025 setelah menyingkirkan unggulan kelima asal Malaysia, Man Wei Chong/Kai Wun Tee, lewat pertarungan tiga gim 21-10, 21-23, 21-14 pada babak 16 besar, Kamis (18/9) malam. Kemenangan ini terasa spesial bagi Leo/Bagas karena menjadi pencapaian terbaik mereka dalam beberapa [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div class="x14z9mp xat24cr x1lziwak x1vvkbs xtlvy1s x126k92a">
<div dir="auto"><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/LeoBagas11_R16_ChinaMasters2025_PBSI_20250918.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4754" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/LeoBagas11_R16_ChinaMasters2025_PBSI_20250918-300x200.jpg" alt="LeoBagas11_R16_ChinaMasters2025_PBSI_20250918" width="300" height="200" /></a>SHENZHEN – Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, berhasil melangkah ke perempat final China Masters 2025 setelah menyingkirkan unggulan kelima asal Malaysia, Man Wei Chong/Kai Wun Tee, lewat pertarungan tiga gim 21-10, 21-23, 21-14 pada babak 16 besar, Kamis (18/9) malam.</div>
<div dir="auto"></div>
</div>
<div class="x14z9mp xat24cr x1lziwak x1vvkbs xtlvy1s x126k92a">
<div dir="auto">Kemenangan ini terasa spesial bagi Leo/Bagas karena menjadi pencapaian terbaik mereka dalam beberapa turnamen terakhir. “Alhamdulillah bisa ke delapan besar, ini pencapaian terbaik kami dari beberapa turnamen ke belakang. Senang tapi tugas belum selesai, pastinya mau lebih lagi besok,” ucap Leo usai pertandingan.</div>
<div dir="auto"></div>
</div>
<div class="x14z9mp xat24cr x1lziwak x1vvkbs xtlvy1s x126k92a">
<div dir="auto">Meski tampil dominan di gim pertama, pasangan Indonesia sempat kehilangan fokus di gim kedua dan harus menyerah 21-23. Leo mengakui rasa tegang sempat memengaruhi permainan. “Setelah unggul di gim kedua, rasanya malah jadi tegang dan kepikiran hasil sebelumnya yang selalu terhenti di babak pertama atau kedua. Dua pertandingan ini jadi benar-benar suatu pembelajaran berharga bahwa satu poin itu sangat penting,” jelasnya.</div>
<div dir="auto"></div>
</div>
<div class="x14z9mp xat24cr x1lziwak x1vvkbs xtlvy1s x126k92a">
<div dir="auto">Senada, Bagas menyoroti kesalahan sendiri di momen akhir gim kedua. “Di gim kedua kami banyak melakukan kesalahan sendiri di akhir-akhir. Kurang fokus dan akhirnya tersusul, sangat disayangkan harusnya bisa menang straight game. Tapi di gim ketiga kami coba melupakan yang terjadi, lebih fokus lagi ke pola permainan karena sudah hafal cara meredam mereka,” ungkapnya.</div>
<div dir="auto"></div>
</div>
<div class="x14z9mp xat24cr x1lziwak x1vvkbs xtlvy1s x126k92a">
<div dir="auto">Pada babak perempat final, Leo/Bagas akan kembali menghadapi wakil Malaysia lainnya, Aaron Chia/Soh Wooi Yik. “Besok akan jadi pertandingan yang seru dan sengit. Semoga kami bisa memberikan yang terbaik,” tutup Bagas penuh optimisme.</div>
<div dir="auto"></div>
</div>
<div class="x14z9mp xat24cr x1lziwak x1vvkbs xtlvy1s x126k92a">
<div dir="auto">Foto: PBSI</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4753</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Evaluasi Tim Indonesia di BWF World Championships 2025: Satu Perunggu, Banyak PR</title>
		<link>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4749</link>
		<comments>http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4749#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2025 01:43:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jurnal Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalbulutangkis.com/home/?p=4749</guid>
		<description><![CDATA[Paris, 31 Agustus 2025 – Tim bulutangkis Indonesia menutup ajang Kejuaraan Dunia BWF 2025 dengan membawa pulang satu medali perunggu dari sektor tunggal putri melalui Putri Kusuma Wardani. Langkah Putri terhenti di semifinal setelah kalah dari Akane Yamaguchi dalam duel ketat tiga gim. Capaian tersebut masih belum memenuhi target PP PBSI yang membidik minimal satu [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p data-start="249" data-end="541"><strong data-start="249" data-end="275"><a href="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-08-30-at-17.39.20.jpeg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4750" src="http://jurnalbulutangkis.com/home/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-08-30-at-17.39.20-300x200.jpeg" alt="WhatsApp Image 2025-08-30 at 17.39.20" width="300" height="200" /></a>Paris, 31 Agustus 2025</strong> – Tim bulutangkis Indonesia menutup ajang Kejuaraan Dunia BWF 2025 dengan membawa pulang satu medali perunggu dari sektor tunggal putri melalui Putri Kusuma Wardani. Langkah Putri terhenti di semifinal setelah kalah dari Akane Yamaguchi dalam duel ketat tiga gim.</p>
<p data-start="543" data-end="855">Capaian tersebut masih belum memenuhi target PP PBSI yang membidik minimal satu emas dari lima sektor. Namun demikian, perkembangan positif terlihat dari para pemain muda yang menjalani debut di ajang ini, seperti Alwi Farhan serta pasangan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.</p>
<p data-start="543" data-end="855">Menurut Kabid Binpres PP PBSI, Eng Hian, para pemain muda tersebut menunjukkan potensi besar meskipun masih butuh jam terbang dan peningkatan aspek teknik maupun fisik.</p>
<blockquote data-start="1028" data-end="1268">
<p data-start="1030" data-end="1268">“Alwi dan Jafar/Felisha sudah memperlihatkan kualitas permainan yang menjanjikan. Mereka bahkan sempat punya peluang menang melawan pemain dunia, hanya saja pengalaman bertanding dan penguatan fisik masih perlu ditambah,” ujar Eng Hian.</p>
</blockquote>
<p data-start="1270" data-end="1504">Sementara itu, penampilan Putri Kusuma Wardani mendapat sorotan positif. Ia dinilai sudah memiliki keyakinan pada pola permainannya, meski tetap perlu memperkaya pengalaman dan menajamkan strategi menghadapi lawan-lawan kelas dunia.</p>
<blockquote data-start="1505" data-end="1713">
<p data-start="1507" data-end="1713">“Putri sudah semakin percaya diri dengan gaya mainnya. Tinggal bagaimana menambah pengalaman, menyiapkan strategi menghadapi perubahan lawan, serta memperkuat fisik dan kualitas pukulan,” tambah Eng Hian.</p>
</blockquote>
<p data-start="1715" data-end="1901">Namun, untuk para pemain senior seperti Anthony Sinisuka Ginting, Gregoria Mariska Tunjung, serta ganda putra Bagas Maulana/Leo Rolly Carnando, performa mereka dianggap belum maksimal.</p>
<blockquote data-start="1902" data-end="2149">
<p data-start="1904" data-end="2149">“Kondisi Ginting dan Grego sudah lebih baik pasca-cedera maupun sakit, jadi tinggal tunggu mereka kembali ke performa terbaik. Untuk Bagas/Leo, kami akan lakukan evaluasi khusus bersama pelatih karena hasil mereka jauh dari harapan,” jelasnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="2151" data-end="2354">Selepas Kejuaraan Dunia, tim Indonesia akan kembali berjuang di tur Asia, dimulai dari <strong data-start="2238" data-end="2273">Hong Kong Open (9–14 September)</strong>, <strong data-start="2275" data-end="2310">China Masters (16–21 September)</strong>, hingga <strong data-start="2319" data-end="2351">Korea Open (23–28 September)</strong>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalbulutangkis.com/home/?feed=rss2&#038;p=4749</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
